Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Nggak Berani Ngaku Jatuh Cinta sama Teman Sendiri karena Takut Merusak Persahabatan

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
3 Desember 2019
A A
jatuh cinta sama teman galau pacaran mojok.co

jatuh cinta sama teman galau pacaran mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Jatuh cinta itu perkara rumit. Lebih rumit lagi jika ternyata kamu jatuh cinta pada sahabatmu sendiri.

Jatuh cinta itu perkara rumit. Kita tidak bisa memilih mau jatuh cinta kapan dan dengan siapa. Tiba-tiba saja perasaan datang. Tak peduli pendapatan kamu sudah dua digit atau masih di bawah UMR, jatuh cinta tetap akan menyerangmu. Tapi ada situasi di mana masalah jatuh cinta menjadi lebih rumit, yaitu saat kamu mencintai sahabatmu sendiri.

Iklan

Pertanyaan “Kok bisa sih jatuh cinta sama teman sendiri?” itu basi dan muspro. Tapi pertanyaan itu menimbulkan masalah-masalah baru yang jauh lebih rumit dari jatuh cinta itu sendiri. Masalahnya biasanya berkutat pada satu hal ini, kalau jatuh cinta terus diungkapkan, apakah itu akan mengubah persahabatan yang sudah dibangun?

YO JELAS LAH, NDADAK TAKON. Kau pikir apa bedanya jatuh cinta sama teman dengan jatuh cinta sama orang asing? Orang yang awalnya asing bisa dekat karena cinta. Orang yang sudah dekat bisa jadi asing juga karena cinta.

Kalau kamu jatuh cinta sama temanmu, lalu kamu takut mengungkapkan perasaanmu karena khawatir banget persahabatan akan hancur, sebenarnya kamu udah menyisipkan ekspektasi. Entah itu dalam arti buruk atau baik.

Kalau ekspektasimu baik, kamu inginnya jadian dan semua tetap baik-baik saja. Kalau kamu sudah memprediksi hubungan kalian memburuk karena kamu mengungkapkan perasaanmu, ya itu salahmu.

Kok salahmu? Woya jelas. Sepayah itukah dirimu sampai nggak bisa menjadi orang yang mencintai sekaligus sahabat baik? Kan bisa tetap bersikap seperti sebelumnya. Kalau yang kamu cintai jadi berubah, ya itu suatu hal pasti. Gini gaes, perubahan itu pasti dan itu di luar kuasamu. Yang bisa kamu kontrol adalah bagaimana kamu bersikap dan menyikapi. Nanti seiring waktu, semua bakal balik jadi baik-baik aja kok. Wong ya ada lho kasus mantan kekasih menjadi sahabat baik. Masak hal-hal kayak gini ditakutkan?

Dan biasanya gini. Ujung-ujungnya kalian memendam perasaan. Kalian mungkin mengkalkulasikan semua kemungkinan, dan kalian tidak sanggup untuk konsekuensinya. Pilihan ini memang lebih wagu aman daripada pilihan satunya.

Saya mau kalian membayangkan ini. Kamu jatuh cinta namun memilih memendam perasaan, lalu memandang sahabat yang kalian cintai jadian sama orang lain. Ternyata mereka langgeng dan berlangsung sampai pernikahan. Di suatu kesempatan sebelum menikah, kalian bertemu dan berbincang banyak hal. Di kesempatan itu ternyata sahabatmu berkata bahwa dulu dia memendam rasa padamu. Dan dia baru bilang ketika mau nikah.

Modyar ra kowe krungune?

Kalian sama-sama bersalah karena sama-sama jatuh cinta namun memendam perasaan, dan kalian pada akhirnya sama-sama melewatkan kesempatan yang kalian inginkan. Padahal bisa jadi keadaannya berbeda kalau kamu tidak terlalu takut untuk mengambil risiko, tapi kamu memilih untuk kalah.  Kalau sudah gitu, botol anggur merah dan ribuan puisi tidak akan bisa memutar waktu.

Dalam percintaan, risiko harus diambil. Nggak semua orang punya kekuatan “kutunggu jandamu” atau “kutunggu dudamu”, dan lebih baik nggak usah berusaha menjadi orang seperti itu. Memendam perasaan itu menyiksa. Itu memang membuatmu jadi puitis dan penyabar, tapi puitis dan penyabar belum tentu menyelamatkanmu dari rendahnya UMR. Berani mengambil risiko juga belum tentu menyelamatkanmu dari UMR. Ha mending ditabrak sekalian tho risikonya?

Harusnya resiko pertemanan berubah karena jatuh cinta itu bisa disikapi dengan membicarakan masalahnya baik-baik kok. Lagian kok menurut saya diem-dieman setelah mengungkapkan rasa itu wagu ya. Kok ya ada yang sepakat tentang hal itu. Prabowo aja bisa baikan sama Jokowi, masak kalian nggak bisa baikan sama sahabat sendiri cuma karena perkara cinta? Ra mashok kowe kabeh.

Kalau paragraf-paragraf di atas belum mampu meyakinkanmu, saya kasih yang lebih simpel. Untuk menjadi kekasih yang baik, harus jadi sahabat yang baik dulu. Kalau berani jatuh cinta, harus berani patah hati.

Iklan

Dan juga kurang-kurangi dengerin The Script – “The Man Who Can’t Be Moved”. 

BACA JUGA Mengapa Kita Masih Mencintai Orang yang Sudah Menolak Kita? dan esai menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2019 oleh

Tags: jatuh cintamenikahpacaranPertemanan
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO
Catatan

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Tidak memberi utang saat teman pinjam uang selalu dicap jahat dan dijauhi dari pertemanan MOJOK.CO
Sehari-hari

Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat

8 Mei 2026
menikah dengan keluarga pasangan yang terlilit utang.MOJOK.CO
Sehari-hari

Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

8 Mei 2026
pertemanan di usia 30.MOJOK.CO
Sehari-hari

Pertemanan di Usia 30 Memuakkan: Transaksional dan Isinya Cuma Adu Nasib, tapi Paling Mengajarkan Arti Ketulusan

7 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
Punya rumah dengan gazebo di halaman: tempat terbaik untuk me time hingga deep talk MOJOK.CO

Punya Gazebo di Halaman: Meski Rumah Tak Megah tapi Bikin Betah karena Jadi Spot Terbaik Relaksasi dan Macam-macam Fungsi

18 Juni 2026
Wisata Plunyon Kalikuning Yogyakarta. MOJOK.CO

Ekspektasi Menikmati “Lantai Dua Jogja” di Plunyon Kalikuning Rusak karena Ulah Jamet dan Beberapa Spot yang Tak Terawat

15 Juni 2026
Suntikan dana investasi dari investor Tiongkok untuk pengembangan industri kendaraan listrik (EV) di Kendal Jawa Tengah (Jateng) MOJOK.CO

Saat Tiongkok Suntik Rp15 T untuk Industri Kendaraan Listrik di Kendal Jateng: Serap 10.000 Tenaga Kerja, Lokal Jadi Prioritas Utama

15 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
Parenting ala orang tua desa sering ngawur di mata orang tua Gen Z MOJOK.CO

Salah Kaprah Parenting Ala Orang Tua Desa di Mata Ortu Gen Z: Malah Hambat Tumbuh Kembang Bayi, Cium Sana-Sini Tanpa Tahu Konsekuensi

16 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.