Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana
Di Wamena, menjadi sarjana kadang bukan soal menyelesaikan skripsi, tapi soal berhasil sampai ke kampus dalam keadaan selamat.
Baca selengkapnyaDetailsDi Wamena, menjadi sarjana kadang bukan soal menyelesaikan skripsi, tapi soal berhasil sampai ke kampus dalam keadaan selamat.
Baca selengkapnyaDetailsSaat ini Indonesia punya generasi "orang tua hebat" yang menyingkirkan setiap masalah anaknya. Ironisnya, mereka melahirkan generasi rapuh.
Baca selengkapnyaDetailsPenulis akhirnya menyadari, menjadi ibu rumah tangga yang bekerja tanpa slip gaji, bisa bikin negara goyah!
Baca selengkapnyaDetailsHidup di Jogja menyimpan masalah tersembunyi, ritme hidup jadi terlalu santai. Bahkan untuk tagihan yang harus segera dilunasi.
Baca selengkapnyaDetailsPerintah presiden agar sekolah mengajarkan bahasa Prancis adalah cara agar masyarakat Indonesia belajar sejarah negara Prancis.
Baca selengkapnyaDetailsRamai tentang riset palsu yang diduga untuk mendapatkan travel grant. Mereka disebut conference hunter. Apa alasannya, apa patut dijajal?
Baca selengkapnyaDetailsTujuan awal dari meme Mas Bahlil Ganteng mungkin untuk menelanjangi ego Kanda Bahlil, eh malah jadi lucu dan menggemaskan.
Baca selengkapnyaDetailsKadang saya merasa dosen sekarang bukan lagi pekerja akademik, tapi admin yang sesekali mengajar. Melihat harga kopi di kafe saja...
Baca selengkapnyaDetailsPerang "gangster berdaster" ibu-ibu di gang kampung ternyata ngeri. Bukan lagi pamer harta, tapi flexing utang!
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.