Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum
Membiarkan narasumber merendahkan wartawan sama artinya dengan membiarkan publik ditutup matanya.
Baca selengkapnyaDetailsMembiarkan narasumber merendahkan wartawan sama artinya dengan membiarkan publik ditutup matanya.
Baca selengkapnyaDetailsEtik Suryani meneruskan tradisi “minta jatah” pada anak buahnya di Pemkab Sukoharjo. Dugaannya itu warisan dari suaminya.
Baca selengkapnyaDetailsSelama dosen masih diminta hidup dari ketidakpastian dan hidup yang tak aman, akan sulit berharap lahir generasi unggul Indonesia.
Baca selengkapnyaDetailsSekitar 60 ribu calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos seleksi masuk PTN. Salah satu alasannya karena UKT.
Baca selengkapnyaDetailsPeraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2025 rawan disalahgunakan. Aturan internal ini jadi karpet merah bagi polisi untuk menembak demonstran.
Baca selengkapnyaDetailsKapan Jogja punya sirkuit balap permanen? Ini adalah pertanyaan banyak orang di Yogyakarta. Selama ini hanya jadi wacana.
Baca selengkapnyaDetailsSelain dibuang oleh mahasiswa yang baru jadi sarjana, anjing di Jogja terancam jadi menu kuliner sengsu di warung kaki lima.
Baca selengkapnyaDetailsBanyak orang tua yang ambis, ingin anaknya menempuh pendidikan di sekolah favorit di Kota Jogja, mengenyampingkan kesehatan mental anaknya.
Baca selengkapnyaDetailsYogyakarta bangga dengan predikatnya sebagai Kota Pendidikan. Namun, itu terasa getir dengan adanya kekerasan balita dan pelecehan mahasiswa.
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.