Tawadhu sebagai Pisau Bermata Dua: Santri Tidak Seharusnya Dibungkam saat Menjadi Korban
Nilai luhur tawadhu di pesantren ibarat pisau bermata dua ketika maknanya bergeser menjadi kepatuhan buta. Bisa melanggengkan feodalisme.
Nilai luhur tawadhu di pesantren ibarat pisau bermata dua ketika maknanya bergeser menjadi kepatuhan buta. Bisa melanggengkan feodalisme.
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.