MOJOK.CONama Sisca Kohl mulai banyak dibicarakan setelah konten TikTok miliknya tentang bongkar celengan masa kecil viral. Orang kaya memang selalu memikat.

Sisca Kohl bisa disebut sebagai seleb TikTok yang fokus pada topik kuliner dan review makanan. Yang bikin istimewa, Sisca selalu menampilkan makanan-makanan yang bahkan tidak bisa dibeli oleh rata-rata netizen Indonesia. Dari mulai caviar, strawberry Korea, hingga truffle yang harganya jelas bikin minder UMR Jogja.

Namanya mulai banyak dikenal setelah Sisca Kohl dan adiknya Aliyyah Kohl memamerkan celengan masa kecilnya. Meski, mohon maaf, celengannya itu lebih berbentuk brankas mini. Begitu dibuka, Anda bakal terkejut ketika melhat isinya yang ternyata segepok uang ratusan ribu dan lima puluh ribuan. Bahkan ada dua buah ponsel Vertu buatan Inggris yang ditaksir mencapai Rp100 juta per buah. Mbak Sisca memang pandai sekali menciptakan konten memikat. Siapa juga yang tak silau melihat kekayaan yang tampaknya infinity itu? Selepas buka celengan, Kohl bersaudara bisa beli mentraktir Olive Chicken untuk mahasiswa se-Yogyakarta.

Kali ini, pamer-pamer Sisca Kohl kembali viral setelah ia benar-benar membeli gerobak nasi goreng beserta peralatannya untuk memasak. Ia mengolah nasi goreng sosis, berlagak seperti mamang-mamang nasi goreng yang tentunya tanpa walkie talkie lho ya. Ia pun menjual nasi goreng miliknya yang kemudian dibeli oleh adiknya sendiri seharga Rp200 juta per porsi. Amboi, sebagian anak Indonesia saja belum pernah lihat seperti apa uang sebanyak Rp200 juta. Hmmm, apakah jiwa kemiskinan Anda mulai meronta?

Sempat disebut sebagai crazy rich, Sisca Kohl memang dirumorkan sebagai salah satu keponakan salah satu orang terkaya di Asia yang juga seorang bos perusahaan Tencent. Entah rumor ini benar atau tidak, yang jelas kita telah menyaksikan sendiri rumahnya yang begitu luas. Untuk pergi ke dapurnya saja, remaja perempuan ini harus janjian dengan sang adik. Mungkin jaraknya seperti pergi ke ujung gang perumahan bagi rakya jelata.

Konten kekayaan dan flexing harta benda seperti ini adalah jualan yang laris buat netizen Indonesia. Banyak yang fantasinya menjadi orang kaya terfasilitasi oleh bagaimana Sisca Kohl dan adiknya menghabiskan waktu. Meskipun kadang dua bersaudara ini tampak konyol dengan membuat es krim nasi padang dan es krim seblak, rasanya semua itu termaafkan karena mereka orang kaya.

Menyaksikan mereka sekaligus membantah anggapan bahwa harta tidak bisa membeli kebahagiaan. Tentu saja menangis di rumah Sisca Kohl lebih nyaman daripada membusukkan kesedihan di kamar kosan 3×3 tanpa kipas angin. Bahkan kekayaan tidak menghentikan mereka dari ide-ide kreatif. Tidak ada yang menyangka sebelumnya bahwa membeli mesin pembuat es krim bakal dimanfaatkan buat meng-ekstraksi nasi padang lengkap dengan rendang dan daun singkongnya. Mereka bahkan menggiling seblak untuk menciptakan cita rasa es krim baru. Pun dengan urusan beli gerobak nasi goreng. Uang tak terbatas tampak setara dengan kreativitas yang begitu liar dan bebas.

Selain menampilkan makanan yang tidak biasa, Sisca Kohl juga terkenal dengan intonasi narasi TikToknya yang punya nada teratur (untuk tidak mengatakannya membosankan). Beberapa orang tidak akan kesulitan untuk menirukannya. Bahkan Gerald Liu, personel Weird Genius pernah menotasikannya dnegan musik. Setiap kalimat memang punya nada dan ketukan yang sama. Sungguh langkah antimainstream sekaligus antitesis dari dubber profesional yang sebelumnya pernah viral.

Baca juga:  Bu Dendy dan Kekayaannya versus Netizen dan Naluri Detektif Mereka

Asal orang-orang kaya seperti Sisca Kohl merelakan diri untuk mengkomodifikasi gaya hidupnya, netizen Indonesia bakal terus betah. Soal meramaikan konten Sisca karena iri atau cari motivasi, itu urusan nanti. 

BACA JUGA 7 Alasan Orang Perlu Pindah Medsos ke TikTok dan tulisan KILAS lainnya.