Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Redaksi oleh Redaksi
17 Mei 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Generasi Z sering mendapatkan cap macam-macam, mulai dari kebanyakan mengeluh, gampang burnout, lembek sampai terlalu banyak istilah yang terkadang orang banyak tidak mengetahui. Namun, di mata Mbah Sujiwo Tejo, perkara generasi sekarang tidak sesederhana itu.

Dalam Obrolannya bersama Mojok, Mbah Tejo justru melihat sesuatu yang menarik dari generasi muda hari ini. Tentu, generasi saat ini mungkin berbeda pemikiranya dari generasi 1980-an. Tapi menurutnya, mereka juga tumbuh di dunia yang tantangannya jauh lebih keras.

Iklan

Bahkan Menurut Mbah Tejo, anak-anak muda sekarang berani mempertanyakan hal-hal yang dulu dianggap selesai. Salah satunya soal bangsa dan negara.

Penilaian Mbah Tejo

Tak hanya itu ia juga menilai, generasi lama kadang terlalu mudah membandingkan pengalaman masa lalu dengan kondisi anak muda hari ini. Padahal, medan hidupnya sudah jelas berbeda.

Jika dulu satu orang mungkin bersaing dengan ratusan pencari kerja, sekarang kompetisinya bisa berlipat-lipat lebih keras. Dunia kerja juga tidak lagi berhenti pada persaingan antarkota atau antarprovinsi, melainkan global.

Internet membuat dunia semakin tanpa batas. Bisnis, pekerjaan, relasi, bahkan percintaan bisa lintas negara.

Soal Burnout, Insecure, dan Kebiasaan Memberi Nama pada Segalanya

Dalam obrolan ini Mbah Tejo juga menyoroti tentang kebiasaan zaman sekarang yang sering memberi nama pada hampir semua kondisi psikologis.

Bukan berarti istilah psikologis tidak penting. Masalahnya, kadang orang terlalu cepat mengidentifikasi dirinya berdasarkan istilah yang ditemuinya di internet.

Padahal, persoalan psikologis tetap membutuhkan diagnosis profesional. Dari sini Mbah Tejo mengingatkan bahwa ada bahaya ketika manusia terlalu gemar memberi label pada dirinya sendiri

Gen Z Mungkin Lembek, tapi Mereka Juga Kritis

Meski sempat menyebut generasi sekarang “lebih lembek”, Mbah Tejo tidak berhenti pada kritik.

Justru ia melihat keberanian intelektual yang menarik pada anak muda hari ini.

Mereka berani mempertanyakan demokrasi, negara bangsa, religiositas, bahkan konsep-konsep sosial yang selama ini diterima begitu saja.

Bagi Mbah Tejo, itu bukan semata tanda kerusakan generasi. Itu juga tanda bahwa mereka hidup di zaman yang membuat manusia terus bernegosiasi dengan identitas, teknologi, dan perubahan dunia.

Tags: generasi lembekgenerasi zSujiwo Tejo


Terpopuler Sepekan

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.