Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Di Surabaya, Kaos Oblong dan Sendal Japit adalah Simbol Kekayaan: Isi Dompet Cukup untuk Beli Mall dan Segala Isinya

Tiara Uci oleh Tiara Uci
31 Desember 2025
A A
Di Surabaya, Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan MOJOK.CO

Ilustrasi Di Surabaya, Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di Surabaya, penampilan itu belakangan. Pakai kaos oblong dan sandal jepit, tapi isi dompet lebih dari cukup untuk beli mall. 

Saya kurang tahu kapan tepatnya Surabaya menjadi kota yang paling sering dibandingkan dengan Jakarta. Mungkin sejak Tri Risma menjadi walikota dan berhasil mengantarkan Surabaya mendapatkan banyak penghargaan. Banyak netizen yang kemudian menganggap Kota Pahlawan layak dibandingkan dengan Jakarta yang notabene bukan kota, melainkan provinsi. 

Sebagai warga Surabaya, sebenarnya saya tidak masalah dengan perbandingan ini. Apalagi jika perbandingan tersebut menyangkut fasilitas dan layanan publiknya. Siapa tahu, dengan rajin membandingkan kualitas layanan publiknya dengan kota yang lebih maju, para pejabat di Surabaya tergerak untuk membuat kota ini lebih berkilau lagi, seperti slogan “Sparkling Surabaya”. 

Namun, sejak TikTok menguasai kehidupan generasi muda hingga lansia, netizen tidak lagi membandingkan fasilitas dan pelayanan publik saja. Mereka sudah merambah pada hal-hal aneh dan absurd lainnya. Baru-baru ini viral di media sosial ada netizen yang membandingkan cara berpakaian warga Surabaya dengan Jakarta. 

Kebiasaan orang Surabaya menggunakan celana pendek, kaos oblong, dan sendal jepit saat pergi ke mal dinilai aneh. Jelas, sangat berbeda dengan kebiasaan berpakaian orang Jakarta yang rapi dan memakai sepatu saat ngemal. Meminjam istilah netizen di media sosial, warga Jakarta kalau ke mal selalu dress well, warga Surabaya nggembel.

Orang yang jarang ke Surabaya dan tidak paham kultur di sini pasti kaget. Kaos oblong, celana pendek, dan sendal jepit memang terlihat seperti pakaian gembel. Akan tetapi, di sini, outfit yang disebut gembel tersebut justru melambangkan kemapanan dan kesejahteraan. 

Hanya orang kaya yang ngemal dengan sendal japit dan kaos oblong

Surabaya memiliki suhu udara yang panas. Kalau sedang musim kemarau, kamu bisa membuat telur ceplok tanpa kompor. Langsung saja pecahkan telur di atas teflon dan taruh di bawah terik matahari. Saya jamin nggak sampai 10 menit sudah jadi telor ceplok. 

Udaranya panas dan sinar matahari yang langsung menyengat kulit. Nyaris tidak ada orang yang mau menggunakan celana pendek, kaos oblong, dan sandal jepit lalu ngegas sepeda motor menuju mal.  

Artinya, kalau kamu melihat ada orang Surabaya dengan outfit solehot (celana pendek di atas lutut) ke mal, apalagi di siang hari, bisa dipastikan orang tersebut datang ke mal pakai mobil dengan AC dingin sekali.  

Kalau mau lebih teliti lagi, sendal jepit, celana pendek, dan kaos oblong yang dipakai ngemal juga bukan sandal Swallow dan kaos oblong hasil thrifting. Sendalnya minimal merk Birkenstock dan Myfeet yang harganya setara UMR Jogja. Kemungkinan besar lainnya, kaos oblong yang kalian lihat hanya polosan berwarna putih dan hitam tersebut mereknya Loro Piana dengan harga Rp10 juta.

Baca halaman selanjutnya: Para cici dan koko kaya…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2025 oleh

Tags: crazy richcrazy rich surabayagalaxy mall surabayajakartamall surabayapakuwon mall surabayasandal jepitSurabaya
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

Artikel Terkait

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO
Aktual

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Mie ayam bintang di Jakarta. MOJOK.CO
Kuliner

Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

29 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

pasar wiguna.MOJOK.CO

Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

26 April 2026
Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
undangan pernikahan versi cetak atau digital jadi perdebatan di desa. MOJOK.CO

Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi

30 April 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.