Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
6 Agustus 2026
A A
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

ilustrasi - Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada satu permintaan orang Surabaya yang bikin saya kaget saat jalan-jalan ke Jogja. Alih-alih ingin mencicipi gudeg atau sate klathak, sebagian dari mereka justru tertarik untuk mencicipi Olive Fried Chicken padahal di Surabaya sudah ada Karen Chicken.

***

Iklan

Suatu hari, teman saya dari Surabaya mengirimkan pesan WhatsApp yang berisi itinerary sebelum dia berkunjung ke Jogja. Dari rentetan tempat yang ingin dia kunjungi, ada salah satu permintaannya yang bikin saya tidak habis pikir, yakni dia ingin pergi ke salah satu gerai Olive Fried Chicken.

Sebetulnya permintaan itu wajar, sebab Olive Chicken memang cukup terkenal di Jogja, baik dari kalangan mahasiswa, warga lokal, hingga wisatawan.

Saya pun tak memungkiri, sebagai orang Surabaya yang sudah hampir 2 tahun merantau di Jogja, salah satu makanan pertama yang saya beli adalah Olive Chicken alih-alih gudeg.

Terlebih, tidak sulit untuk menemukan gerai ayam tersebut ketimbang harus mengantre sate klathek sejak pagi. Setidaknya, sudah ada 115 cabang Olive yang tersebar di Yogyakarta, Kebumen, Solo, dan Semarang. 

Selain itu, selama 15 tahun berdiri, produk ayam goreng yang didirikan oleh pasangan suami istri Kunardi Sastrawijaya dan Aurora Sri Rahayu ini tetap konsisten tidak akan membuka waralaba, sehingga tampak spesial bagi wisatawan luar daerah khususnya orang Surabaya.

Olive Chicken jadi top of mind orang Surabaya saat di Jogja

“Kalau aku ke Jogja lagi, kemungkinan besar akan beli Olive Chicken kembali dan akan merekomendasikannya ke teman-teman, apalagi brand restoran itu sudah terkenal,” kata Nyimas (24), wisatawan asal Surabaya yang tidak kecewa mencicipi ayam goreng tersebut untuk pertama kalinya saat liburan di Jogja pada tahun 2025 lalu.

Nyimas mengaku tahu produk ayam goreng tersebut dari media sosial terutama ulasan dari banyak influencer bahkan artis. Begitu pula Mei Dewi (26), wisatawan asal Surabaya yang liburan ke Jogja bersama suaminya pada tahun 2025 lalu.

“Aku tahu dari suamiku, katanya dia dapat rekomendasi dari media sosial,” ucapnya.

Berkat promosi dari media sosial serta review dari mulut ke mulut itulah Olive kini menjadi top of mind orang Surabaya saat di Jogja.

Bahkan, kata Mei, dia tetap akan membeli Olive saat kembali di Jogja, meskipun di Surabaya sudah ada Karen Chicken milik Karen yang merupakan putri dari pasangan Kunardi dan Aurora, pemilik Olive.

“Karen Chicken bisa mengobati kangenku makan Olive Chicken, tapi kemungkinan aku tetap beli ayam ini kalau ke Jogja lagi karena beberapa alasan,” ujar Mei.

Tetap beli Olive Chicken di Jogja, meski sudah ada Karen Chicken di Surabaya

Di sisi lain, baik Nyimas maupun Mei mengaku puas dengan rasa ayam goreng Olive. Tidak hanya renyah dan enak tapi harganya juga terjangkau. Bagi wisatawan asal Surabaya yang ingin liburan di Jogja selama beberapa hari, Olive bisa menjadi pilihan utama.

“Kalau pun rasanya zonk, aku nggak terlalu masalah sejujurnya, asalkan budgetku lebih-lebih tapi karena budgetku nggak banyak, ya akhirnya aku cari aman. Untung, rasanya enak dan gurih,” kata Nyimas.

Dari awal, Nyimas pun sudah yakin tidak akan terlalu kecewa dengan rasanya. Sebab pada umumnya, ayam goreng adalah lauk yang digemari setiap orang. Terutama bagi lidah orang Surabaya seperti dirinya yang suka rasa gurih ketimbang manis seperti gudeg yang merupakan makanan khas Jogja.

Begitu pula Mei yang tidak terlalu suka gudeg dan malas antre untuk membeli sate klathak.

“Buat picky eater seperti aku yang khawatir dengan makanan Jogja yang dominan manis, aku butuh makanan yang cocok untuk semua kalangan. Apalagi aku cukup lama menginap di Jogja, sekitar 4 hari. Jadi aku juga butuh comfort food,” kata Mei. 

Iklan

Oleh-oleh khas Jogja selain bakpia

Kunardi memastikan tidak ada perbedaan kualitas atau rasa dari Olive maupun Karen Chicken. Ayam segar yang dipasok hari itu, kata dia, tidak pernah masuk ke freezer dan langsung dipakai hari itu juga demi mempertahankan juicy-nya.

Hanya saja, Olive memang dibuat khusus di Jogja dan sering menjadi oleh-oleh yang dibawa ke luar daerah bahkan lintas provinsi. 

“Kalau Olive Chicken biarlah di Jogja dan sekitarnya. Kalau Karen Chicken, seperti tagline-nya, dari Jogja untuk Indonesia,” kata Kunardi saat diwawancara Mojok, Sabtu (21/2/2021).

Dea, seorang pembeli asal Bali mengaku pernah titip Olive Chicken ke temannya yang ada di Jogja untuk di bawa ke Denpasar. Temannya mengaku membeli Olive di Sabtu siang, naik bus ke Denpasar hingga tiba di Minggu paginya.

“Aku makan Minggu siang sekitar jam 11.00 WIB ternyata masih enak walaupun nggak aku angetin pakai oven atau fryer. Dagingnya masih lembut walaupun kulitnya nggak sekriuk kalau pas baru matang,” jelas Dea dikutip dari Threads, Kamis (6/8/2026).

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Bagian Ayam Goreng Paling Disukai Owner Olive Fried Chicken dan Gerai di Jogja yang Kerap Dia Kunjungi atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2026 oleh

Tags: ayam goreng jogjacomfort foodKaren ChickenKuliner Jogjaoleh-oleh Jogjaolive chickenSurabayawisata jogja
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Mending Beli Rumah di Menganti, Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo. MOJOK.CO

Alasan Pasangan Muda Beli Rumah di Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo: Kena Imbas Pembangunan Perkotaan

12 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Tips Meningkatkan Kenikmatan Ayam Goreng Olive Chicken Jogja (Mojok/Agung)

Tips Meningkatkan Kenikmatan Rasa Ayam Goreng Olive Chicken Jogja yang Sudah Menjadi Legenda Kuliner Itu

3 Juli 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet.MOJOK.CO

Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet

25 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.