Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Dulu Bikin Orang Rela Inden, Sekarang Bikin Dealer Pusing: Suzuki Jimny dan Karma dari Kesombongan Mobil Kotak Setengah Miliar

Alan Kurniawan oleh Alan Kurniawan
30 Oktober 2025
A A
Suzuki Jimny, Karma Mobil Setengah Miliar yang Terlalu Sombong MOJOK.CO

Ilustrasi Suzuki Jimny, Karma Mobil Setengah Miliar yang Terlalu Sombong. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Untuk Suzuki Jimny, “langka” itu tidak selalu berarti “dicari”. Kadang, “langka” juga bisa berarti “tidak diminati”. Kamu sombong, sih.

Ada satu kebenaran universal di dunia otomotif Indonesia. Yang naik daun terlalu cepat, biasanya jatuhnya juga dramatis. Dan tak ada contoh yang lebih pas menggambarkan kalimat itu selain Suzuki Jimny.

Masih ingat masa-masa awal kemunculannya di Indonesia sekitar tahun 2019? Saat itu Suzuki Jimny bukan cuma mobil, tapi simbol status sosial baru. Ini mobil kecil, tapi macho. 

Orang yang beli Jimny serasa bilang ke dunia, “Saya bukan anak off-road, tapi saya suka tampilan yang bisa nanjak ke gunung kalau mood lagi bagus.”

Harga aslinya waktu itu saja sudah tinggi. Tapi, begitu unitnya susah didapat, muncullah para calo dan oknum sales yang dengan lihai memainkan taktik upping price.

“Kalau mau cepet dapet, nambah 80 juta ya, Pak.”

Begitu kira-kira bisikan maut yang sering terdengar di ruang pamer Suzuki.

Lucunya, banyak yang tetap mau. Demi tampil outdoor looks with city vibes, duit segitu jadi terasa receh. Pokoknya waktu itu, nggak peduli caranya, harus punya Suzuki Jimny.

Dari antrean inden ke antrean diskon

Namun waktu, seperti biasa, adalah makhluk yang sabar tapi kejam. Lima tahun kemudian, 2025, kabarnya Suzuki Jimny yang dulu langka sekarang malah nganggur di gudang.

Banyak unit menumpuk di stockyard, menunggu pembeli yang tak kunjung datang. Yang dulu rebutan, sekarang malah saling tolak-tolakan. Yang dulu bilang, “Wah ini mobil keren banget!” sekarang lebih sering bilang, “Kecil amat, tapi kok mahal segitu?”

Pihak Suzuki Mobil sampai harus memberi diskon besar-besaran, bahkan sampai puluhan juta, demi menggoda hati calon pembeli yang mulai ragu. Beberapa dealer bahkan terpaksa “nge-bundle” unit Suzuki Jimny bareng promo servis gratis biar kelihatan lebih menggoda.

Kata teman saya yang sales Suzuki, “Sekarang Jimny tuh kayak mantan yang dulu susah banget dideketin, tapi sekarang sering nge-chat duluan nanya kabar.”

Baca halaman selanjutnya: Dulu antre inden, sekarang antre masuk gudang.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: harga Suzuki Jimnyinden Suzuki JimnyJimnymobil Jimnymobil Suzukimobil Suzuki Jimnypromo Suzuki JimnysuzukiSuzuki Jimny
Alan Kurniawan

Alan Kurniawan

Jebolan lama UKSW Salatiga, yang garis takdirnya membawanya menjadi auditor di salah satu perusahaan otomotif terkemuka di (masih) Ibu Kota Jakarta. Seorang petrolhead garis keras yang sesekali menumpahkan isi kepalanya ke ruang-ruang sunyi di internet.

Artikel Terkait

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO
Otomojok

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Suzuki Satria Pro: Motor Aneh yang Meleburkan Cinta dan Benci MOJOK.CO
Otomojok

Suzuki Satria Pro: Motor Aneh yang Meleburkan Batas antara Cinta dan Benci

11 Juni 2026
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO
Sehari-hari

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.