Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas

Redaksi oleh Redaksi
3 Agustus 2026
A A
KAFEIN Gelar Workshop Kritik Film di DIY, Sasar Pelajar hingga Komunitas MOJOK.CO

Peserta workshop yang digelar KAFEIN. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Asosiasi Pengkaji Film Indonesia (KAFEIN) menggelar Workshop Sinema Digital: Estetika, Hukum, dan Industri di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Agustus hingga November 2026.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menonton film secara kritis sekaligus menyusun kritik film yang argumentatif, konstruktif, dan beretika.

Iklan

Ketua KAFEIN, Dyna Herlina Suwarto, mengatakan masyarakat perlu didorong agar tidak hanya menempatkan film sebagai hiburan. Penonton juga perlu memahami nilai estetika, persoalan hukum, serta dinamika industri yang berada di balik sebuah karya.

“Dengan meningkatnya literasi film, masyarakat diharapkan mampu memberikan apresiasi sekaligus kritik yang argumentatif, beretika, dan membangun bagi perkembangan perfilman Indonesia,” ujar Dyna dalam keterangan tertulis yang diterima Mojok, Senin (3/8/2026).

Workshop ini didukung Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Dana Indonesiana 2026. Dalam pelaksanaannya, KAFEIN bekerja sama dengan komunitas, sekolah, dan perguruan tinggi di DIY.

Di Kabupaten Gunungkidul, kegiatan melibatkan Komunitas Gunungkidul Menginspirasi dan Universitas Gunungkidul. Sementara itu, pelaksanaan di Kota Yogyakarta menggandeng SMK Negeri 7 Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan tentang film

KAFEIN juga bekerja sama dengan Cine Club Kulon Progo di Kabupaten Kulon Progo, MM Kine Klub Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Kabupaten Bantul, serta KOMPOR Universitas Islam Indonesia di Kabupaten Sleman.

Peserta yang disasar berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, akademisi, pegiat komunitas, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap perfilman.

Rangkaian kegiatan meliputi pemutaran film pendek, forum diskusi, dan pelatihan membuat kritik film. Peserta memperoleh materi mengenai estetika film, aspek hukum dalam produksi dan distribusi , serta perkembangan industri perfilman Indonesia.

Tidak berhenti pada pemaparan teori, peserta juga akan dilatih membaca bahasa visual, memahami konteks produksi, serta menuangkan analisis melalui tulisan maupun video. KAFEIN turut menyiapkan modul sinema digital yang akan menjadi acuan selama pelaksanaan workshop.

Project Manager Workshop Sinema Digital, Citra Dewi Utami, berharap program tersebut dapat mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam diskusi mengenai film Indonesia.

Menurutnya, kritik film yang berkualitas tidak sekadar menjadi saluran penilaian penonton terhadap sebuah karya. Kritik juga dapat membuka ruang dialog antara penonton dan pembuat sinema, meningkatkan kualitas karya, serta memperkuat ekosistem perfilman nasional.

Melalui program tersebut, KAFEIN ingin memperluas literasi visual sekaligus menumbuhkan budaya kritik yang sehat dan berbasis pengetahuan. Film dengan demikian tidak hanya dipahami sebagai tontonan, tetapi juga sebagai karya budaya, media komunikasi, dan bagian dari industri kreatif. (*)

BACA JUGA Saya Muak dengan Industri Film Horor yang Hanya (Bisa) Mengeksploitasi Budaya Jawa Seolah-olah Seram dan Mistis

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2026 oleh

Tags: Filmworkshop film
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia MOJOK.CO

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia

7 Mei 2026
Na Willa, film anak yang obati inner child

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Sinefil.MOJOK.co

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
Film Tukar Takdir Nggak Sekadar Adegan Mesra Nicholas Saputra dan Adhisty Zara dalam Mobil! Mojok.co

Film Tukar Takdir Nggak Sekadar Adegan Mesra Nicholas Saputra dan Adhisty Zara!

8 Oktober 2025
film tema perselingkuhan.MOJOK.CO

Main Serong di Sinema Indonesia: Mengapa Kamu Menyukai Film Bertema Perselingkuhan?

22 September 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair MOJOK.CO

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair

19 Agustus 2026

Sarjana BK Kebingungan Tentukan Arah Masa Depan: Tak Otomatis Jadi Guru BK, Jadi Dosen pun Susah

19 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.