Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

AMSI dan UAJY Kerja Sama untuk Ciptakan Ekosistem Media yang Sehat

Redaksi oleh Redaksi
14 April 2026
A A
AMSI dan UAJY kerja sama untuk ciptakan media yang sehat. Penandatanganan diwakili Rektor UNY Sri Nurhartanto dan Ketua AMSI Pusat Wahyu Dyatmika. (Istimewa)

AMSI dan UAJY kerja sama untuk ciptakan media yang sehat. Penandatanganan diwakili Rektor UNY Sri Nurhartanto dan Ketua AMSI Pusat Wahyu Dyatmika. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY), Jumat, 10 April 2026. Kerja sama ini diharapkan mendorong dunia media dan dunia akademik dapat bersinergi dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.

Penandatanganan nota kesepahaman antara AMSI dengan UAJY diwakili oleh Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika dengan Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto SH, LLM di Auditorium Kampus 4 UAJY. Acara dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Ketua Umum AMSI dengan mengusung tema “Kekuatan Profesi Jurnalis di Era Digital”.

Rektor UAJY, Sri Nurhartanto, menyoroti keresahan masyarakat terhadap kredibilitas informasi di era digital. Menurutnya, banjir informasi justru membuat publik kesulitan memilah mana informasi yang dapat dipercaya.

“Kami sangat mendukung media untuk menyajikan berita yang tajam, terpercaya, objektif, dan independen,” ujar Sri Nurhartanto dalam siaran pers yang diterima Mojok, Senin, (14/4/2026).

Sebagai bentuk dukungan, UAJY membuka akses luas bagi media untuk memanfaatkan sumber daya akademik, termasuk pakar dan hasil riset dari dosen serta sivitas akademika. “Kami punya pakar, punya hasil riset yang itu bisa digunakan media untuk membuat beritanya semakin terpercaya,” tambahnya.Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika mengatakan kerja sama AMSI dengan UAJY menjadi momentum lahirnya sebuah kerangka kerja sama (framework) yang kokoh dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi, baik dari sisi akademik maupun media.

Menurut Wahyu Dhyatmika, media tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat saat ini mengenai kredibilitas informasi di ruang digital. Di tengah kondisi “banjir informasi”, masyarakat justru sering kali merasa bingung dan takut dalam menentukan informasi mana yang benar-benar dapat dipercaya dan dijadikan rujukan.

Ketua Umum AMSI menyetujui pendapat rektor UAJY, bahwa kampus merupakan pusat pengetahuan, karena memiliki para ahli, peneliti, dan guru besar yang mendedikasikan diri pada berbagai bidang ilmu. Namun, harus diakui bahwa selama ini distribusi produk pemikiran kampus masih sangat terbatas pada komunitas akademik, misalnya terbit di jurnal ilmiah.

Di sisi lain, kata Wahyu, masyarakat awam di luar kampus sangat “haus” akan informasi berbasis riset. Mereka membutuhkan jawaban atas persoalan nyata, mulai dari solusi pengelolaan sampah, isu lingkungan, hingga dampak hancurnya biodiversitas terhadap kehidupan sehari-hari. Jawaban-jawaban tersebut sebenarnya ada di dalam kampus, namun sering kali tidak utuh tersampaikan ke ruang publik.

“AMSI memiliki anggota lebih dari 500 media online di 28 provinsi. Kami berharap AMSI dapat menjadi jembatan yang menyambungkan kekayaan informasi dari kampus kepada masyarakat luas,” ujar Wahyu Dhyatmika.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, ia sangat mengapresiasi kerja sama ini. UAJY dan AMSI berkomitmen untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai model percontohan (pionir) bagi kerja sama dengan komunitas akademik lain di berbagai daerah.

Ajak Mahasiswa Kritis Informasi Melalui Media AMSI

Ketua Departemen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UAJY, Drs. Mario Antonius Birowo, MA, Ph.D mengatakan, menghadapi tantangan ke depan, Departemen Komunikasi UAJY ke depan akan berfokus pada penguatan eksistensi media.

“Kami percaya bahwa media harus tetap ada dan relevan. Oleh karena itu, tugas utama kami adalah meyakinkan kembali generasi ini agar terlibat aktif dalam menjaga ekosistem media agar tetap eksis,” ujarnya.
Di sisi lain, Ilmu Komunikasi UAJY menyadari bahwa teknologi akan terus berkembang pesat, termasuk kehadiran Artificial Intelligence (AI). Sehingga, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengenal teknologi baru tersebut, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana mereka bisa memanfaatkannya demi kepentingan masyarakat luas, bukan sekadar kepentingan pribadi.

Kemitraan dengan AMSI menjadi bagian strategis bagi Departemen Komunikasi sebagai tempat belajar yang berkelanjutan. “Fokus kami adalah menyiapkan mahasiswa yang memiliki prinsip bahwa informasi harus akurat dan kredibel. Mengapa? Karena informasi adalah instrumen krusial bagi masyarakat dalam mengambil keputusan dan bertindak,” ujarnya.

Guru Besar Fakultas Teknobiologi UAJY, Prof Ir. Ign Pramana Y. MSi., Ph.D yang mengatakan saat ini ia bersama tim di UAJY tengah melakukan riset tentang biodiversitas (biodiversity) di Indonesia. Menurutnya, isu soal biodiversitas masih belum banyak yang diangkat ke media.

Iklan

Isu biodiversity atau keanekaragaman hayati yang terjadi saat ini adalah ancaman populasi flora maupun fauna serta kerusakan habitat alami yang nantinya bisa mengancam keseimbangan ekosistem dan ketahanan pangan.

“Kami melihat, masih ada media yang ketika mengangkat isu biodiversitas itu kurang tepat mencari narasumber sehingga informasi yang sampai di masyarakat menjadi kurang kredibel. Lewat kerja sama dengan AMSI ini kami berharap masyarakat makin paham pentingnya isu biodiversitas di Indonesia,” ujar guru besar yang dikenal sebagai pakar burung di Indonesia ini.

Langkah yang sekarang sedang diupayakan adalah mengajak wartawan di wilayah DIY, Jateng, dan Jatim untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan lewat pelatihan dan turun ke lapangan. (*)

Terakhir diperbarui pada 15 April 2026 oleh

Tags: AMSIMediaUAJY
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

#NgobroldiMeta jadi upaya AMSI dan Meta dukung pelaku media memproduksi jurnalisme berkualitas di era AI MOJOK.CO
Kilas

#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

10 April 2026
Martin Hartono dari GDP Venture dan Willson Cuaca East Ventures MOJOK.CO
Kilas

Investor Masih Melirik Media di Era AI: “Nilai Edukatif, Keunikan, dan Visi Pendiri Adalah Kunci”

23 Oktober 2025
Menteri Hukum Umumkan Protokol Jakarta di IDC 2025,  Perkuat Perlindungan Hak Cipta atas Berita MOJOK.CO
Kilas

Menteri Hukum Umumkan Protokol Jakarta di IDC 2025,  Perkuat Perlindungan Hak Cipta atas Berita

23 Oktober 2025
AMSI Usung ‘Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital' di Indonesia Digital Conference 2025 MOJOK.CO
Kilas

AMSI Usung ‘Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital’ di Indonesia Digital Conference 2025

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

AMSI dan UAJY kerja sama untuk ciptakan media yang sehat. Penandatanganan diwakili Rektor UNY Sri Nurhartanto dan Ketua AMSI Pusat Wahyu Dyatmika. (Istimewa)

AMSI dan UAJY Kerja Sama untuk Ciptakan Ekosistem Media yang Sehat

14 April 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Lagu Indonesia Tak Lagi Punya Nyali karena Musisi Takut Lapar MOJOK.CO

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Meninggalkan Jogja demi Mengejar Financial Freedom di Jakarta, Berhasil Dapatkan Gaji Besar meski Harus Mengorbankan Kesehatan Mental

13 April 2026
Gagal daftar CPNS usai lulus Unair, pilih slow living di Bali. MOJOK.CO

Gagal CPNS karena Dipaksa Orang Tua usai Lulus dari Unair, Pilih “Melarikan Diri” ke Bali daripada Overthinking dan Hidup Bahagia

13 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.