Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Dulu PD Paling Tampan dan Jadi Idaman saat Naik Motor Suzuki Satria FU, Kini Malah Geli dan Malu karena Ternyata Jamet

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
22 April 2026
A A
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Ilustrasi - Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada masanya memiliki motor Suzuki Satria FU bisa membuat seseorang merasa menjadi pria paling tampan dan jadi idaman. Masa itu pernah digambarkan NDX A.K.A dalam lagu “Kimcil Kepolen”: 

Jaremu nek ra F.U., kowe ora I love you

Jaremu nek ra Ninja, kowe ora cinta

Pogo (26) adalah salah satu orang yang tumbuh dengan iringan ketampanan motor Suzuki Satria FU. Tiap kali mengingat masa-masa beberapa tahun silam, ia suka cengar-cengir sendiri. Malu-malu geli. 

Nostalgia “ketampanan” era SMA

Motor Suzuki Satria FU sudah sejak lama terjual. Sudah sejak lulus SMA. Setelahnya, pemuda asal Rembang, Jawa Tengah itu lebih akrab dan nyaman dengan motor matic. Motornya saat ini saja Yamaha Aerox. 

Ingatan Pogo pada motor lamanya itu terpantik oleh konten-konten nostalgia yang belakangan banyak bertebaran di media sosial.

Awalnya ia mengikuti konten nostalgia vibes kehidupan pedesaan di tahun-tahun tertentu di masa lalu. Lalu algoritma menyuguhinya konten tentang lagu-lagu yang pernah hype dan menemani romansa masa SMA. Misalnya lagu “Ku Simpan Rindu Di Hati” yang selalu jadi andalan saat bermain gitar di sekolah. 

“Merembet-merembet lah konten nostalgia. Mulai dari gaya rambut yang dulu jadi standar keren. Terus aku nemu konten, ke sekolah pakai motor Suzuki Satria FU itu dulu langsung nambah ketampanan. Hahaha, asu, sangat relate aku bagian ini,” ujar Pogo, Minggu (19/4/2026). 

Suzuki Satria FU, motor yang bikin penunggangnya merasa paling tampan

Pogo tidak ingat pasti bagaimana mulanya Suzuki Satria FU kemudian menjadi motor yang “viral” di masanya. Sejak kelas 3 SMP, beberapa temannya bahkan sudah memakai motor tersebut. 

“Aku SMP kan belum ada motor sendiri. Baru pas SMA lah aku minta dibeliin motor, langsung milih FU sama bapak, karena aku juga pengin kelihatan keren dan gaul,” kata Pogo. 

Dan Pogo akui, sejak menunggangi motor tersebut, rasa percaya dirinya menebal. Mau ke sekolah, mau bepergian, ia merasa percaya diri parah. Rasa-rasanya selalu jadi pusat perhatian. 

Entah kenapa, pada masa itu, menunggangi Suzuki Satria FU dengan tubuh agak nyondong ke depan (nungging karena efek desain jok belakang yang lebih tinggi) , tangan kiri fasih memainkan kopling, dan kaki kiri aktif menaik-turunkan gigi motor, membuatnya langsung full aura. 

Apalagi jika cara berkendaranya sambil kepat-kepot dan geber-geber knalpot yang mengeluarkan suara “serak-serak basah”. Makin damage saja. 

“Tapi memang, di masa itu, motor ini kayak jadi pembeda dari motor bebek pada umumnya. Motor bebek tapi kesannya kayak motor dengan punuk tangki (motor sport). Jadi kalau bawa FU, dicap anak gaul lah karena mengikuti tren motor baru, nggak ketinggalan di motor bebek pada umumnya,” ucap Pogo. 

Iklan

Suzuki Satria FU: motor “bad boy” untuk pikat perempuan dan modus jok belakang

Dalam konteks pengalaman Pogo, Suzuki Satria FU memang identik sebagai motor “bad boy”: siswa-siswa rebel yang sekolah dengan baju keluar sebelah, celana dimodel pensil melepet (ketat), juga gaya rambut berponi panjang (seperti gaya rambut vokalis-vokalis era itu). 

Siswa-siswa dengan model seperti itu dianggap sebagai anak gaul masa itu. Sementara siswa-siswa yang cenderung tertib dan cenderung lurus-lurus saja dianggap sebagai anak culun. 

“Ada lah siswa cewek yang demennya sama cowok bad boy seperti itu. Jadinya siswa model bad boy, ditambah motor Suzuki Satria FU sebagai tunggangannya, dengan gampang memikat cewek,” kata Pogo. Pogo termasuk salah satunya. 

Kata Pogo, menunggang motor Satria Suzuki FU sembari membonceng pasangan, semakin menambah perasaan “paling tampan” bagi pemilik motor. 

“Ya modus jok belakang yang bikin boncengannya terkesan lengket, jadi berasa kayak pemeran dalam FTV-FTV SCTV,” ujar Pogo. 

Tiba-tiba merasa geli dan malu sendiri

Masa-masa itu telah berlalu. Tapi kini, ketika diingatkan lagi, Pogo malah jadi geli dan malu sendiri. 

Lucu saja mengingatnya. Apalagi di kolom komentar banyak orang yang merasa relate tapi juga malu pernah menjadi “pelaku” tren Suzuki Satria FU. 

Sebab, gaya rambut dan bermotor seperti itu saat ini ternyata dimasukkan dalam kategori jamet, seiring dengan standar keren dan gaul yang berubah. Alhasil, orang yang masih “terjebak” dalam tren lawas model gaya rambut poni panjang, celana pensil melepet, dan merasa keren dengan motor Suzuki Satria FU, dianggap norak karena ketinggalan zaman. 

“Nah, kesan jamet ini nih, sekarang kan kayak jadi olok-olok gitu kalau punya penampilan jamet. Itu bikin aku geli-geli sendiri pas ingat masa lalu, apalagi pas nemu foto-foto lawas pakai Suzuki Satria FU di Facebook, asu geli banget, hahaha,” tutup Pogo.

Penulis: Muchamad Aly Reza

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 22 April 2026 oleh

Tags: motor jametmotor satriamotor suzukisatria fusuzukisuzuki satria
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO
Otomojok

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO
Otomojok

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026
Ilustrasi motor Suzuki MOJOK.CO
Otomojok

Betapa Sulitnya Tidak Membenci Suzuki, yang Katanya Pantas Kita Sayangi, Meski Kadang Bikin Jengkel Setengah Mati

28 November 2025
Suzuki Satria Pro: Bukti Suzuki Selalu Berhasil Bikin Produk Gagal MOJOK.CO
Otomojok

Suzuki Satria Pro Si Buruk Rupa: Bukti Suzuki Tidak Pernah Gagal Menciptakan Produk Gagal dan Entah Kenapa Mereka Masih Bangga dengan Kegagalan

12 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa berkuliah S2 UGM. PTN terbaik, tapi pakai AI

Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI

15 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual MOJOK.CO

Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual

20 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Derita orang Jember kerja di Jakarta: teralienasi karena dianggap tertinggal MOJOK.CO

Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

16 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.