Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida
Inilah titik lemah penanganan karhutla di Indonesia. Ada 72 orang sengaja bakar hutan untuk bukan lahan jadi ancaman ekosida.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Inilah titik lemah penanganan karhutla di Indonesia. Ada 72 orang sengaja bakar hutan untuk bukan lahan jadi ancaman ekosida.
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam versus solawatan, atraksi lampu jadi perburuan baru.
Bakpia Jogja memang gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial berharga bagi perantau desa: jadi perantara srawung.
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia.
Kondisi ekonomi yang terasa semakin sulit membuat pasangan muda di Jogja merasa tidak sanggup bermimpi bisa punya rumah sendiri.
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi. Bikin tegang, datang lebih awal belum jadi solusi.
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan/restoran yang seharusnya jadi kewajaran karena ternyata bisa sangat bermakna dalam memanusiakan.
Magang pemerintah dan Universitas Republik Indonesia (URI) belum bisa jadi solusi pengangguran lulusan perguruan tinggi. Apalagi cuma dibekali teori.
Cerita saya melabrak seorang guru saat adik jadi korban bullying di sekolah. Saya justru menerima jawaban memuakkan karena perundungan terlanjur...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.