Momen Agustusan bikin Mahasiswa KKN di Desa Jadi Orang Bingung, Lebih Sigap Karang Taruna
Agustusan momen bikin mahasiswa KKN kelihatan jadi orang bingung, kalah pamor dengan anak muda Karang Taruna desa.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Agustusan momen bikin mahasiswa KKN kelihatan jadi orang bingung, kalah pamor dengan anak muda Karang Taruna desa.
Fenomena sarjana jadi pengangguran bukan salah individu atau perguruan tinggi. Tapi ada masalah struktur ekonomi dan ketimpangan kapital.
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal.
Mahasiswa baru (maba) rela jadi jongos abang-abangan kampus. Tidak pernah malu dan menyesalinya karena tidak lihat salahnya di mana.
Selain manajerial dan kedisiplinan, ada 4 keahlian vital yang harus dibekalkan kepada pegawai Kopdes Merah Putih pinggir kuburan.
Beban ekspektasi orang desa di Rembang yang merantau kerja di luar negeri: baru dipandang kalau bisa menggelar dangdutan setiap tahun.
Tercatat 1 juta lulusan S1 (sarjana) jadi pengangguran hingga terjebak pinjol karena hidup konsumtif. Apa yang seharusnya pemerintah lakukan?
Tinggal di kos dekat kampus memang memberi kemudahan. Tapi risikonya jadi tempat numpang teman dan berujung konflik sosial yang merepotkan...
Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di sebuah desa terluar Mentawai.
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.