MOJOK.COHati-hati ketika tertarik investasi saham di tengah pandemi. Jangan mudah tergiur ketika melihat harga saham yang murah. Berikut panduan praktis buat kamu yang tertarik berinvestasi di pasar saham ketika pandemi.

Pandemi Covid-19 membuat banyak dari kita mengalami syok. Berbagai keluhan mungkin sering kita ucapkan. Tidak apa, manusia memang begitu, banyak mengeluh, tandanya masih hidup.

Salah satu isu hangat saat ini adalah goncangan ekonomi. Nah, salah satu sektor yang mengalami goncangan yakni pasar saham. Jika sudah investasi saham, mungkin kalian akan mendapat laporan portofolio yang membuat emosi, sebab harganya yang “anjlok”.

Banyak saham yang harganya turun drastis di tengah pandemi. Hal ini membuat banyak orang berpikir. Jika bisa menemukan saham bagus dengan harga murah, apakah ini waktunya berburu?

Jika kalian termasuk kaum yang hendak berburu saham murah di tengah pandemi, terlebih jika “pemain baru”, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut.

Pelajari dulu cara main saham

Sebagai calon investor, sudah selayaknya kalian paham yang perlu dilakukan. Harga saham murah nan menggiurkan jangan sampai membuat kita langsung terjun tanpa persiapan. Pelajari dulu, jangan asal nyemplung.

Jangan malas membaca dan belajar. Di tengah pandemi yang mengharuskan kita #dirumahaja, rangsang otak kita untuk tidak berhenti berpikir.

Cek kondisi keuangan kamu, siap atau tidak untuk investasi?

Sudah paham cara main saham? Jika sudah, kalian sudah pantas untuk menentukan pilihan, siap “bermain” atau tidak.

Baca juga:  Dengan atau Tanpa Pandemi, di Masa Depan, Pembelajaran Jarak Jauh Memang Bakal Menjadi Tren Baru

Mari melaju ke proses selanjutnya, cek kondisi keuangan. Di tengah pandemi, bukan hanya kesehatan fisik yang perlu diperhatikan, kondisi keuangan pun harus.

Sebelum memutuskan berinvestasi, pastikan kondisi keuangan kalian berada di titik “aman”. Misalnya masih bisa membeli kebutuhan sehari-hari. Pertimbangkan juga tanggung jawab ekonomi yang lain. Antar lain, bayar tagihan, cicilan, hutang, pajak, zakat, dan sebagainya. Jika semua “aman” dan kalian masih punya sisa uang, silakan investasi.

Ingat, kita sedang berada di tengah pandemi dan belum tahu kapan semua ini berakhir. Berbagai dana darurat sudah sepantasnya kita persiapkan. Jangan sampai prospek menggiurkan dari investasi saham membuat kalian melalaikan tanggung jawab yang lain.

Cari informasi perkembangan harga saham

Gunakan internet sebaik mungkin untuk mencari informasi. Berbagai situs menawarkan informasi detail terkait harga saham. Misalnya, perhatikan harga saat ini, grafik harga dari masa ke masa, analisis perusahaan, laporan keuangan perusahaan, dan lainnya. Informasi ini penting untuk dipelajari sebelum “percaya” pada suatu perusahaan.

Berita ekonomi juga harus sering kalian baca. Kaitkan juga dengan berita pandemi, karena berpengaruh pada gejolak pasar saham. Intinya, jangan malas mencari informasi.

Sektor mana yang sedang “anjlok”, sektor mana yang masih “tangguh”? Semua bisa kita simpulkan dari informasi yang didapat.

Mulai berburu saham murah

Berbagai sektor mengalami kerugian besar. Hal tersebut dapat berdampak pada perubahan harga saham. Efeknya, banyak saham “bagus” yang harganya anjlok.

Baca juga:  Jokowi Berselancar ke Natuna, China Langsung Bersalin Muka

Jika menemukan saham murah dan percaya (berdasarkan simpulan setelah mencari informasi) bahwa saham tersebut akan memberi keuntungan (dalam jangka waktu tertentu), pertimbangkan untuk dibeli.

Ingat, jangan asal, ya! Bermain saham ada seninya. Jangan asal beli karena harga saham sedang murah.

Ingat, investasi saham adalah investasi berisiko tinggi

Jika sudah paham cara mainnya, kalian pasti sadar bahwa saham merupakan jenis investasi berisiko tinggi. Kalian bisa dapat keuntungan tinggi, tapi juga bisa rugi dalam jumlah banyak. Jadi, lakukan analisis yang benar sebelum berani.

Jika punya teman yang ahli di bidang ini, tak ada ruginya sering diajak diskusi. Berbagi pengalaman adalah cara belajar yang menyenangkan.

Pelajari semua risiko. Kita sedang berada di “medan perang”. Kita tidak tahu akan jadi seperti apa dunia setelah pandemi “mereda”. Mungkin saja, beberapa bulan ke depan kita akan mengalami gejolak ekomoni yang lebih ekstrem. Semua bisa terjadi.

Jika tidak siap menerima risiko, cari jenis investasi yang lebih aman. Jangan jadikan investasi saham sebagai “media judi” semata.

Nah, sekian lima hal yang perlu diperhatikan saat ingin investasi saham murah di tengah pandemi. Jangan lupa jaga kesehatan, ya!

BACA JUGA Panduan Memulai Investasi Saham bagi Pemula atau tips keuangan lainnya di rubrik CELENGAN.