ADVERTISEMENT

Gagal CPNS karena Dipaksa Orang Tua usai Lulus dari Unair, Pilih “Melarikan Diri” ke Bali daripada Overthinking dan Hidup Bahagia

Gagal daftar CPNS usai lulus Unair, pilih slow living di Bali. MOJOK.CO

“Kamu tuh lulusan Unair loh, kenapa nggak masuk CPNS?” tiru Mega saat orang tuanya mulai menyindir, “aku marah banget rasanya, kayak kesal dibanding-bandingin terus,” lanjutnya.

Saking putus asanya mendapat kerja sekaligus jengah mendengar hal itu, Mega pun menuruti permintaan orang tuanya untuk daftar CPNS tapi gagal. Untungnya, Mega punya saudara yang menjadi support system di rumahnya. 

Saudaranya ini juga menyarankan Mega untuk mengikuti MT di salah satu tempat kerjanya. Mega mau-mau saja mengikuti saran tersebut. Ia tak mau tebang pilih. Toh, selama ini ia sudah mengirim ratusan lamaran kerja tapi tak kunjung berhasil.

Masalahnya, Mega tak menyangka kalau tes seleksi MT itu bakal full menggunakan Bahasa Inggris, sementara ia merasa kemampuannya masih kurang. Begitu pula saat wawancara bersama HRD. 

“Akhirnya aku gagal karena cuma bisa komat-kamit. Bahasa Inggrisku compang-camping,” kata Mega.

Bukannya sedih karena gagal, pengalaman itu malah bikin Mega semangat untuk melatih Bahasa Inggrisnya, mengingat mimpinya yang juga ingin kerja di Bali. Dibantu kakaknya, Mega akhirnya les Bahasa Inggris di sebuah lembaga kursus selama beberapa bulan.

Bisa kerja di Bali dan hidup bahagia

Setelah merasa Bahasa Inggrisnya lancar, Mega akhirnya mencoba daftar kerja di Bali. Beruntung, saat itu ia mendapatkan kesempatan dari kakak tingkatnya Unair yang kerja di bidang perhotelan

“Aku lumayan dekat dengan dia, karena dari SMP sampai kuliah di Unair selalu bareng,” kata Mega.

Pada akhirnya, Mega pun memutuskan untuk merintis kariernya di Bali, dan bekerja di salah satu hospitality business di sana. Ia mengaku lebih bahagia dengan pekerjaannya yang sekarang alih-alih menjadi PNS. 

Ia juga bersyukur karena ilmu yang didapatkan dari Unair tidak sia-sia. Bahkan di Bali, ia bertemu banyak orang yang memiliki perspektif unik. Sesekali ia juga bisa main ke alam, salah satunya pantai, spot favoritnya untuk beristirahat.

“Aku yang dulunya sempat menyesal masuk Unair di jurusan kurang top, sekarang malah bersyukur karena ilmu itu sangat bermanfaat ketika aku kerja di Bali,” kata Mega.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi dan artikel liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 21 April 2026 oleh .

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.