Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Di Balik Skandal Korupsi Rp103 Juta, AUBMO Menyelamatkan Hidup Mahasiswa Penerima Beasiswa yang Merantau

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
23 Juni 2026
A A
AUBMO Selamatkan Hidup Mahasiswa penerima KIP-K di Unair. MOJOK.CO

ilustrasi - AUBMO selamatkan mahasiswa penerima KIP-K Unair. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kasus mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang meraup dana iuran mahasiswa KIP-K sebesar Rp103 juta berimbas pada University Bidikmisi Organization (AUBMO), organisasi yang menaungi para penerima beasiswa tersebut. Sejumlah pihak pun mempertanyakan apa tujuan AUBMO? Perlukah organisasi ini tetap ada, serta bagaimana bentuk transparansi laporan keuangan mereka?

AUBMO penyelamat mahasiswa penerima KIP-K Unair

Sebagai eks Ketua AUBMO Unair tahun 2023, Muhammad Ridhoi mengaku organisasi tersebut menyelamatkannya sebagai mahasiswa penerima beasiswa. Organisasi itu, kata dia, berbeda dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya.

Iklan

“AUBMO berdiri atas perasaan senasib antaranggotanya sebagai penerima KIP-K Unair,” kata Ridhoi kepada Mojok, Minggu (20/6/2026).

Di sana, mahasiswa KIP-K bisa mengembangkan dirinya dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan, seperti pendampingan akademik, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan sosial. Apalagi jika kegiatan tersebut diadakan secara offline.

“Acara apa pun di AUBMO yang mengundang mahasiswa KIP-K secara offline pasti ada konsumsinya. Itu sudah jadi bare minimum. Lumayan kan, kami bisa hemat uang jajan,” kelakar Ridhoi.

Sebagai mahasiswa perantauan, Ridhoi tak menampik bahwa dirinya begitu bergantung pada uang beasiswa. Masalahnya, dia tidak bisa mengandalkan uang tersebut secara penuh karena pencairan KIP-K sering kali terlambat. 

Makanya, Ridhoi sangat bersyukur atas kehadiran AUBMO. Terutama karena program mereka yang menjunjung solidaritas antarmahasiswa penerima beasiswa.

Program AUBMO yang tidak dimiliki organisasi lain

Lebih dari itu, AUBMO juga memiliki program unggulan seperti KIP Kuliah Goes to School yang melibatkan lebih dari 70 volunteer dan tersebar dalam 27 wilayah sosialisasi. Program ini juga menjadi upaya atau perpanjangan tangan dari Direktorat Kemahasiswaan (Dirmawa) Unair. 

“Itu juga alasanku aktif di AUBMO. Aku ingin menyebarkan informasi soal beasiswa terutama bagi siswa agar mereka berpikir bahwa ekonomi tak jadi halangan untuk kuliah,” ujar alumnus Unair itu yang baru lulus pada April 2026 lalu.

Selain KIP Kuliah Goes to School, AUBMO juga punya program BM Pinjam bagi mahasiswa penerima KIP-K Unair yang kesulitan secara finansial. Namun, nominal maksimal uang yang bisa mereka pinjam hanya sebesar Rp1 juta.

Meskipun jumlahnya tidak besar, program itu telah mencerminkan visi dari AUBMO. Melansir dari laman resmi Unair, AUBMO telah eksis sejak tahun 2010 atas inisiatif Muhammad Iqbal, alumnus dari Fakultas Perikanan dan Kelautan tahun 2010.

Mulanya, Iqbal mendirikan sebuah komunitas yang menampung aspirasi mahasiswa penerima beasiswa untuk berkembang, berprestasi, dan memperkuat solidaritas. Hingga akhirnya, komunitas itu berkembang menjadi suatu organisasi yang bekerja sama dengan Dirmawa Unair dan diberi nama AUBMO.

Oleh karena itu, setiap akhir semester, kepengurusan AUBMO harus melaporkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) ke Dirmawa Unair. Guna menjalankan berbagai program yang mereka miliki, AUBMO biasa meminta iuran sukarela kepada anggotanya sebelum kegiatan SPJ berlangsung. 

Iuran itulah yang disalahgunakan oleh Yuni Ilma Permata Sari selaku menteri keuangan AUBMO tahun 2025 untuk kebutuhan pribadinya. Detail kasus ini sudah pernah Mojok tulis dalam artikel berjudul “Kasus Mahasiswa KIP-K Unair Korupsi Rp103 Juta: Dari Salah Transfer, Terlilit Pinjol, hingga Janji Mengganti dengan Jaminan Sertifikat Rumah”.

Iklan

Iuran mahasiswa KIP-K Unair yang disalahgunakan

Buntut dari kasus korupsi iuran SPJ itu tak pelak berimbas pada nama organisasi AUBMO. Sejumlah mahasiswa pun mempertanyakan tujuan dari iuran SPJ dan bentuk transparansi pengurus selama ini.

Atas kegaduhan tersebut, Ketua Umum AUBMO 2025, Rimanda, menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa KIP-K Unair, pihak kampus, alumni, serta pihak yang terdampak.

“Saya menyadari bahwa kejadian ini menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem monitoring keuangan organisasi AUBMO yang menjadi tanggung jawab saya sebagai seorang ketua,” kata Rimanda. 

Rimanda mengakui bahwa selama ini segala iuran SPJ AUBMO disimpan di rekening pribadi mahasiswa sehingga bisa saja tercampur dengan tabungan si pemegang rekening, yakni menteri keuangan itu sendiri. 

Parahnya, sistem ini sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan karena tak ada inisiasi dari pengurus untuk membuat rekening atas nama organisasi, melainkan karena status AUBMO yang masih belum jelas berada di bawah naungan mana. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, AUBMO bukanlah BEM, HIMA, maupun UKM sehingga proses pembuatan rekening organisasi jadi terhambat. 

Oleh karena itu, Rimanda berharap kasus penggelapan ini dapat menjadi komitmen kampus untuk memperbaiki tata kelola organisasi. 

“Kami akan meningkatkan sistem pengawasan keuangan, dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang,” tegas Rimanda.

Unair evaluasi tata kelola keuangan AUBMO

Sementara itu, Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, berujar sudah melakukan klarifikasi awal kepada Ilma maupun pengurus AUBMO. 

Lewat pertemuan tersebut, Unair menyimpulkan bahwa permasalahan ini lebih mengarah pada aspek administrasi dan tata kelola keuangan organisasi, khususnya terkait penggunaan rekening pribadi dalam proses pengelolaan dana kegiatan.

“Pengumpulan dana yang dilakukan organisasi telah diketahui oleh pihak terkait dan pada saat pelaksanaannya tidak terdapat kewajiban pelaporan khusus sebagaimana yang dipersepsikan oleh sebagian pihak,” kata Pulung.

Selain itu, Unair juga memandang bahwa setiap organisasi kemahasiswaan perlu menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.

Oleh karena itu, AUBMO bersama Direktorat Kemahasiswaan berkomitmen melakukan pembenahan administrasi, termasuk penataan mekanisme pengelolaan keuangan dan penggunaan rekening organisasi yang lebih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Mengenai penyelesaian kewajiban yang masih ada, langkah penyelesaian dilakukan melalui mekanisme internal organisasi dengan skema penyelesaian bertahap. Universitas akan terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi agar proses penyelesaian berjalan sesuai kesepakatan serta menjadi momentum perbaikan tata kelola organisasi kemahasiswaan ke depan,” ucap Pulung.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2026 oleh

Tags: AUBMObeasiswa kipKIP-Kkorupsilarangan penerima kip kuliahpenerima beasiswapenerima KIPunair
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO
Esai

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO
Kabar

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO
Tajuk

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO
Esai

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak penjual tahu kuliah di ITB. MOJOK.CO

Perjuangan Mutiara Belajar Mandiri dan Andalkan Buku Panduan dari Sang Ayah Penjual Tahu hingga Tembus ITB

27 Juli 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
jadi bridesmaid usai cut off di pernikahan mantan sahabat. MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Mengapa Kasus Korupsi Kepala Daerah Terus Berulang?

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.