Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Eksplor

Literasi Keuangan untuk Desa Terluar di Mentawai: Jadi Bekal Masyarakat Desa Hadapi Ragam Persoalan Finansial

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
10 Agustus 2026
A A
Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai MOJOK.CO

Ilustrasi - Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan perbankan, mengenali produk keuangan formal tentu tidak selalu mudah. Jarak geografis, kondisi kepulauan, hingga terbatasnya akses terhadap informasi membuat pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan belum begitu memadai. 

Padahal, kemampuan mengelola keuangan sehari-hari punya pengaruh besar terhadap kehidupan keluarga. Mulai dari mengatur pendapatan, menentukan kebutuhan dan keinginan, memilih layanan keuangan, sampai mengenali risiko ketika berhadapan dengan tawaran keuangan yang tidak aman. Kondisi minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan pada akhirnya membuat masyarakat terjebak dalam beragam persoalan keuangan.

Iklan

Persoalan semacam inilah yang kemudian mendorong Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I berkolaborasi dengan Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Bingkai Mentawai dalam upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat di desa terluar. 

Kolaborasi tersebut berlangsung di Desa Muntei dan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Salah satu bentuknya adalah Program LPS Bina Desa yang digelar di Desa Maileppet pada 17-20 Juli 2026.

Program tersebut merupakan inisiatif program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dirancang secara berkelanjutan, serta berdampak positif terhadap penguatan ekonomi desa.

LPS dan KKN-PPN UGM mencoba menerjemahkan pengetahuan literasi keuangan agar bisa menjadi kemampuan yang benar-benar bisa dipakai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari nantinya.

Jika literasi keuangan kuat: berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan ekonomi desa

Rangkaian program LPS Bina Desa di Kepulauan Mentawai berlangsung melalui kegiatan edukasi publik. Sejumlah pihak pun turut dilibatkan, dari organisasi komunal adat, siswa sekolah menengah atas, dan masyarakat umum.

Rangkaian kegiatan itu pun tidak hanya menyasar satu kelompok, tapi melibatkan berbagai unsur masyarakat: mulai dari organisasi komunal adat, siswa sekolah menengah atas, hingga masyarakat umum.

Pilihan kelompok sasaran tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan memang bukan urusan satu generasi saja. Anak-anak muda perlu mengenalnya sebelum memasuki kehidupan finansial yang lebih kompleks. Orang dewasa membutuhkannya untuk mengelola kebutuhan rumah tangga dan usaha. Sementara komunitas masyarakat membutuhkan pengetahuan tersebut agar keputusan ekonomi yang diambil tidak justru menimbulkan persoalan baru.

Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Aditya Ery Wibowo, berharap peningkatan literasi keuangan pada akhirnya tidak berhenti sebagai pengetahuan. LPS berharap, peningkatan literasi keuangan nantinya juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Jika itu terjadi, ekonomi desa pun akan semakin kuat sehingga bisa menjadi desa yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

“Program LPS Bina Desa bertujuan menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah terluar yang memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan keuangan,” jelas Aditya.

Selain itu, Program LPS Bina Desa juga selaras dengan penambahan tugas LPS dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Khususnya terkait program edukasi serta pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang dilakukan secara inklusif. 

Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Aditya Ery Wibowo, berharap peningkatan literasi keuangan bisa mensejahterakan masyarakat MOJOK.CO
Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Aditya Ery Wibowo, berharap peningkatan literasi keuangan di desa terluar Mentawai bisa mensejahterakan masyarakat. (Dok. LPS)

LPS Bina Desa: membantu masyarakat mengelola keuangan 

Tahun 2026 ini bukan kali pertama UGM mengirim mahasiswa KKN-PPM UGM ke Mentawai. UGM telah mengirimkan mahasiswa KKN-PPM ke Desa Muntei dan Desa Maileppet sejak 2024. 

Bilal Ma’ruf, Dosen Fakultas Teknik UGM sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan Tim KKN-PPM UGM Bingkai Mentawai, menjelaskan bahwa program tersebut memang dirancang dalam kerangka multiyears.

Iklan

“Program ini memang dirancang sebagai program multiyears yang saling berkesinambungan. Setiap tema yang diangkat pada tahun 2024 hingga 2026 bukan merupakan program yang berdiri sendiri, melainkan tahapan pembangunan yang disusun berdasarkan potensi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi masyarakat di Pulau Siberut sebagai salah satu wilayah kepulauan terluar Indonesia,” beber Bilal.

Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai MOJOK.CO
Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai. (Dok. LPS)

Dalam proses pendampingan itulah persoalan literasi keuangan muncul sebagai salah satu kebutuhan nyata masyarakat. Kolaborasi dengan LPS kemudian menjadi salah satu cara untuk menjawab kebutuhan tersebut. 

Sebab, masyarakat desa tidak hanya membutuhkan akses terhadap uang. Mereka juga membutuhkan pengetahuan untuk menentukan ke mana uang tersebut digunakan, bagaimana mengelolanya, serta bagaimana melindungi diri dari berbagai risiko finansial.

“Dengan dukungan program LPS Bina Desa, kami berharap dapat membantu meningkatkan literasi keuangan di masyarakat sehingga mendorong masyarakat untuk memiliki kemampuan mengelola keuangan secara lebih terencana, terstruktur, dan aman,” tutup Bilal.***(Adv)

BACA JUGA: Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2026 oleh

Tags: kkn di mentawaikkn ugmliterasi keuanganliterasi keuangan untuk desaLPSmahasiswa kknmahasiswa ugmMentawai
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Mahasiswa KKN di desa
Sekolahan

Serba Salah KKN di Desa: Terlalu Pendiam Dianggap Nggak Guna, Banyak Omong Dicap Sok Tahu

24 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO
Sehari-hari

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO
Catatan

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
UGM.MOJOK.CO
Sekolahan

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
Lahir di lingkungan NU tapi justru menemukan kedamaian di Muhammadiyah. MOJOK.CO

Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya

3 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.