Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cara Bertahan Hidup Anak Kos di Malang dengan Gaji Rp2 Juta setelah Orang Tua Tiada, Tersiksa tapi “Kudu Legawa”

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
8 Oktober 2025
A A
Pilih kos murah di Malang karena gaji nggak UMR. MOJOK.CO

ilustrasi - nekat ngekos di Malang, padahal gaji nggak sampai UMR. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perempuan asal Malang ini harus mengkis-mengkis tinggal di kos murah dengan gaji Rp2 juta–tidak menyentuh UMR Malang. Sebetulnya, kos itu tak jauh dari rumah, hanya saja ia ingin terlepas dari “siksa” saudara-saudaranya di rumah, setelah kedua orang tua mereka tiada.

Sulit mencari kerja

Mencari kerja sesuai passion di Malang, rupanya tak semudah yang dibayangkan Salma Dwi. Sudah ratusan kali lamarannya ditolak oleh perusahaan. Kalaupun ada yang menerima, gaji dan beban kerjanya tak masuk akal. Pengalaman itu sudah pernah dirasakan Salma.

Iklan

Oleh karena itu, sekarang ia memutuskan untuk kerja sebagai content creator. Meski tidak menutup kemungkinan, ia masih berharap bisa kerja di sebuah perusahaan yang membidangi media sosial spesialis.

Karena tak kunjung diterima kerja, sementara ini Salma rutin membuat konten untuk melengkapi portofolionya. Kontennya berisi seputar kehidupan dia sebagai anak lulusan SMA yang nekat ngekos dan hidup mandiri, meski belum punya pekerjaan “mapan”.

Dari konten-konten itulah ia kerap menerima endorse-san. Jika ditotal, penghasilannya bisa mencapai Rp2 juta per bulan bahkan lebih. 

Meski gajinya tak sesuai dengan UMR Kota Malang sebesar Rp3,5 juta, Salma masih merasa cukup untuk saat ini. Setidaknya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, bahkan bisa menabung Rp1 juta per bulan. 

“Asal bisa ngaturnya,” kata dia saat dihubungi Mojok, Senin (6/10/2025).

Tinggal di kos murah sekitar kampus Malang

Beberapa minggu setelah ayahnya meninggal, Salma memutuskan untuk ngekos. Ia risih jika harus tinggal dengan tiga saudaranya yang seluruhnya adalah laki-laki. Sementara, ibunya juga sudah tiada–jauh sebelum ayahnya meninggal.

Bukan apa-apa, tinggal bersama tiga saudaranya membuat Salma kelelahan. Ia merasa seluruh pekerjaan rumah tangga selalu dibebankan kepadanya. Mulai dari memasak, mencuci, menyapu, belum lagi menata barang-barang mereka yang suka ditaruh sembarangan.

“Aku udah nggak kuat dengan budaya patriarki seperti ini. Aku juga ingin mandiri dan memberikan waktu untuk sendiri. Kini, aku merasa lebih bebas dalam artian nggak terbebani dengan pekerjaan domestik rumah tangga,” tutur Salma.

Oleh karena itu, Salma pun mulai mencari kos-kosan murah. Sampai kemudian ia menemukan kos di sekitar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang bisa ditempuh sekitar 30 menit dari rumahnya.

“Aku dapat kos seharga Rp450 ribu per bulan termasuk listrik, air, dan Wifi,” kata Salma.

Jujur saja, Salma agak kaget bisa mendapatkan kos dengan harga segitu, bahkan bisa lebih murah kalau dia bayar 6 bulan sekali. Lumayan buat dia yang gajinya bahkan tidak menyentuh UMR Malang.

“Minusnya itu kadang jam 10 malam aku bisa dengerin suara anak kecil lagi nangis ketambahan sanyo air. Berisik banget suaranya,” kata Salma.

Pangkas biaya makan, batasi jajan

Selain kos, makan adalah salah satu pengeluaran terbesar Salma. Untungnya, di Malang, apalagi di sekitaran kampus, harga makanan masih terbilang murah. Setidaknya, ia bisa mengeluarkan uang hanya Rp300 per bulan.

“Aku makan dua kali sehari. Dalam sehari itu, aku kasih budget Rp8 ribu sampai Rp10 ribu. Uang segitu bisa aku pakai buat beli bakmi atau nasi goreng,” kata Salma.

“Atau buat beli lauk seperti telur dan tempe, terus nasinya aku masak sendiri. Untuk beras 2 kilogram memang aku kasih budget Rp30 ribu dalam sebulan terus air galon Rp21 ribu per bulan,” lanjutnya.

Akhir-akhir ini, Salma juga rutin melakukan puasa Senin dan Kamis. Ia jarang sekali beli jajan. Dalam sebulan, ia hanya menghabiskan uang sejumlah Rp50 ribu untuk jajan. Entah itu untuk membeli buah atau biskuit.

Iklan

“Aku juga orang yang nggak bisa ngopi jadi lebih irit, tapi godaan jajan itu memang susah sih sebenarnya apalagi kalau pas keluar-keluar. Cuma lama-lama ya terbiasa juga buat nggak jajan,” kata Salma.

Sadar diri gaji tidak sebesar UMR Malang

Selebihnya, sisa gaji Salma dari hasil ngonten, ia gunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga. Misalnya membeli sabun mandi cair seharga Rp24 ribu, detergen untuk cuci baju Rp18 ribu, sampai produk skin care Npure untuk perawatan wajah seharga Rp 18 ribu. Dengan begitu, pengeluarnya tidak lebih dari 60 ribu.

“Aku juga jarang keluar yang jauh-jauh, jadi irit bensin,” kata Salma.

Dari seluruh kebutuhannya itu, Salma bisa menghabiskan uang hanya Rp1 juta selama sebulan. Dengan kata lain, Rp1 jutanya lagi bisa ia tabung untuk kebutuhan yang mendesak. Meski begitu, Salma menyadari bahwa pola hidup seperti itu tidaklah ideal.

“Tapi ya mau bagaimana lagi, namanya juga jadi WNI. In this economy, Bro!” kelakarnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Mahasiswa Malang 3 Tahun Tinggal di “Tempat Maksiat” demi Kos Murah, Malah Dapat Banyak Pelajaran Berharga atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2025 oleh

Tags: cara menabunghidup hematkelola keuangankos murahMalangsulit cari kerjaUMR Malang
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
sarjana muda gusar mencari kerja. MOJOK.CO

Realita Sarjana Muda Gusar Mencari Kerja: 4 Tahun Lamanya Berkutat dengan Buku, Lulus Kuliah Memilih Pasrah

23 Juli 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Kos kamar mandi luar memang murah. Tapi mending cari kamar mandi dalam kalau tidak mau kena mental MOJOK.CO

Kos Kamar Mandi Luar Memang Lebih Murah, Tapi bikin Repot Sendiri karena Dipakai Bareng Penghuni Lain Tak Tahu Diri (Kemproh dan Pemalas)

14 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.