Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Merbabu Skyrace: Event Lari Melintasi Keindahan Gunung Merbabu, Sport Tourism yang Bikin Sebuah Dusun Mendunia

Redaksi oleh Redaksi
6 Juni 2026
A A
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO

Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO, Semarang – Event lomba lari lintas alam di kawasan Gunung Merbabu, Merbabu Skyrace, pada 2026 ini semakin diminati banyak orang dari berbagai negara. Menjadi ceruk tersendiri dalam pengembangan pariwisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah (Jateng). 

Sebanyak 2.700 pelari dari 14 negara mengikuti event lomba lari lintas alam, Merbabu Skyrace 2026, yang berlangsung pada Sabtu-Minggu, 6-7 Juni 2026.

Iklan

Ribuan peserta tersebut diketahui berasal dari Indonesia, Australia, Mesir Belanda, Kanada, Perancis, Jerman, Malaysia, Filipina, Rusia, Singapura, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam. Mereka terbagi atas lima kategori kompetisi, yaitu 5K, 10K, 20K, 40K, dan 50K. Start dan finish ajang tersebut berada di Lapangan Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Potensi sport tourism Jawa Tengah (Jateng) dan kesadaran mencintai alam di sekitar Gunung Merbabu

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyaksikan sendiri euforia event lari tersebut. Pada Sabtu (6/6/2026), per pukul 02.00 WIB, ia datang untuk melepas peserta kategori 40K dan 50K.

Adapun untuk kategori 20K akan start pada pukul 05.00 WIB. Sementara untuk kategori 10K dan 5K akan start hari Minggu (7/6/2026) pukul 05.00 dan 06.00 WIB.

Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu. (Pemprov Jateng)

Sumarno mengatakan, antusiasme peserta terhadap Merbabu Skyrace yang semakin meningkat dari gelaran tahun sebelumnya. Apalagi lebih banyak negara yang terlibat dalam ajang lari lintas alam tersebut. Oleh karenanya, pihaknya menegaskan mendukung penuh untuk menjadikan ajang ini sebagai pengembangan pariwisata olahraga (sport tourism) di Jateng.

Maka dari itu, melalui ajang ini, Ia berharap peserta dapat menikmati rute dan keindahan alam Gunung Merbabu. Dengan begitu, semakin menumbuhkan kesadaran peserta mencintai alam.

“Inilah salah satu upaya kita untuk mengajak masyarakat, mari kita cintai alam dan lingkungan. Salah satunya adalah Gunung Merbabu,” tutur Sumarno.

Daya tarik: lari melintasi keindahan Gunung Merbabu Jawa Tengah (Jateng)

Untuk diketahui, tahun ini adalah edisi keempat penyelenggaraan event lari lintas alam Merbabu Skyrace.

Seturut keterangan Race Director Merbabu Skyrace, Sri Agus Budi Santoso, event ini juga sudah berafiliasi dengan International Skyrunning Federation, International Trail Running Association (ITRA), dan Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB).

Selain itu, Merbabu Skyrace juga menawarkan berlari melintasi keindahan dari Gunung Merbabu dan hamparan savananya, juga kearifan lokal dari Thekelan dan Desa Batur. Rute lari juga melewati hampir semua jalur pendakian di Gunung Merbabu.

Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu. (Pemprov Jateng)

“Merbabu Skyrace karena punya ikonnya naik (Gunung) Merbabu dan capaian ketinggian atau elevasinya tinggi. Jadi itu yang kita dorong menjadi sesuatu yang unik dan spesial dibandingkan dengan event lain,” terang Agus.

Agus menambahkan, jumlah pelari tahun ini meningkat signifikan dari tahun 2025. Tahun 2026 ini hampir 2.700 peserta, di mana sebagian besar atau paling banyak ada pada kategori 20K dengan total sekitar 1.200 pelari.

“Harapan kami ke depan, ini menjadi event yang selalu dinanti, menjadi event yang memang ditunggu-tunggu,” lanjutnya.

Iklan

Nama Dusun Thekelan mendunia

Lebih lanjut, dengan banyaknya peserta yang terlibat itu diharapkan Merbabu Skyrace memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan.

Agus menerangkan, sejak gelaran Merbabu Skyrace pertama digelar tahun 2023, dampak yang sudah dirasakan salah satunya adalah nama Thekelan yang semakin dikenal masyarakat hingga tingkat internasional.

“Diikuti banyak peserta, peserta asing dari banyak negara juga. Perputaran ekonomi juga besar,” ujar Agus.

Seorang peserta kategori 50K asal Sidoarjo, Alfian Nugraha, mengaku baru pertama ikut Merbabu Skyrace meskipun sudah sering ikut event trail run lain. Ia juga sudah sering hiking dan camping di Gunung Merbabu.

Meski begitu, melalui event ini, ia bisa mencoba seluruh jalur pendakian karena rute 50K melewati hampir seluruh basecamp pendakian. “Merbabu itu memang view-nya luar biasa cantik. Jadi nggak ada bosennya ke sini,” akunya.***(Adv)

BACA JUGA: Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2026 oleh

Tags: event larievent lari jatenggunung merbabujawa tengahMerbabumerbabu skyracesport tourismsport tourism jatengwisata jatengwisata jawa tengah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO
Kabar

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO
Kilas

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO
Kilas

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
burnout kerja kantoran mojok.co

Mencintai Pekerjaan tanpa Harus Menyukai Orang-Orang di Dalamnya

4 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.