Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
21 Mei 2026
A A
Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO

Ilustrasi: Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan. (Ilustrasi Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Status sebagai karyawan bank tak membuatnya gengsi jualan mie ayam malam hari. Semua demi kebahagiaan istri, rumah idaman, dan orang tuanya. 

***

Iklan

Rasa kantuk yang menyerang membuat motor saya nggak stabil. Saya paham, dalam kondisi seperti itu, menepi dan beristirahat adalah pilihan tepat. 

Jalan Godean atau Jalan Ngapak – Kentheng antara perempatan Demak Ijo hingga sebelah barat Jembatan Klajuran memang terkesan lengang. 

Namun, justru di sini bahayanya. Banyak pengendara baik itu motor dan mobil yang menekan dan memutar gasnya kencang-kencang karena merasa kondisi jalan yang sepi. 

Apalagi ruas jalan tersebut sudah diperbaiki dan relatif halus. Hampir tidak ada lubang di tengah jalan yang biasanya banyak ditemui di Jalan Godean. 

“Sering terjadi kecelakaan, sudah beberapa kali di dekat jembatan. Jalannya memang agak gelap,” kata penjual mie ayam tempat saya memutuskan berhenti dan beristirahat. Nama warung itu Mie Ayam dan Bakso Urat Pak Sunar.

Saat melihat ponsel, waktu menunjukkan pukul 00.10 WIB. Saya memesan mie ayam bakso, sambil ngobrol dengan penjualnya.

Enggar biasa jualan mulai pukul 20.00 WIB hingga habis sekitar pukul 01.00 WIB MOJOK.CO
Enggar biasa jualan mulai pukul 20.00 WIB hingga habis sekitar pukul 01.00 WIB. (Agung PW/Mojok.co)

Alasan jualan mie ayam malam

Awalnya ngobrol basa basi saja untuk menghilangkan kantuk sambil menunggu racikannya selesai. Namanya Dewajati Enggar. Usianya tergolong masing muda, 31 tahun. Mulai buka warung di tempat tersebut sekitar dua tahun lalu.

“Saya jualan malam karena memang punya waktunya itu, Mas. Kalau pagi sampai sore saya kerja kantoran,” katanya tersenyum. Enggar mulai jualan pukul 20.00 WIB sampai jualan habis antara pukul satu hingga dua pagi.

Enggar kemudian cerita kalau dirinya kerja di salah satu bank syariah di Kota Jogja. Ia dan istrinya yang ia nikahi tahun 2021 sama-sama kerja di bank syariah. Ia di bagian IT sementara istrinya di bagian lain. 

“Ini semua saya buat sendiri, Mas. Pulang kerja saya langsung buat adonan, termasuk ayamnya. Saya nggak nyetok, takut basi,” katanya.

Mie ayam malam dengan rasa asin gurih

Belum sempat ngobrol panjang, mie ayam buatan Enggar sudah jadi. Lokasi warung Enggar ini ada di depan deretan toko. Selasarnya ini yang dijadikan tempat lesehan pembeli menikmati pesanannya.

 

Iklan

Penampilan

Seporsi mie ayam bakso Pak Sunar dengan toping sawi dan daging ayam MOJOK.CO
Seporsi mie ayam bakso Pak Sunar dengan toping sawi dan daging ayam. (Agung PW/Mojok.co)

masakan Enggar menggiurkan. Toping berupa daging ayam dan sawi hijaunya menutup mie. Dari mangkok yang yang disodorkan Enggar itu, menguar aroma yang membuat selera makan meningkat. 

Tampilan daging ayam maupun kuahnya yang kekuningan, bisa ditebak kalau rasa mie ayam ini nggak jauh dari rasa asin gurih. Benar saja, seruputan pertama kuahnya langsung tergambar cita rasa gurihnya. 

Bentuk mienya agak keriting dan tidak terlalu besar. Ada tambahan satu pangsit yang disertakan sebagai pelengkap. Dari daftar menu, sekilas saya melihat kalau menu yang ditawarkan oleh Enggar terdiri bakso, mie ayam bakso, dan mie ayam ceker. Tekstur baksonya kenyal berserat urat, enak.

“Sehari untuk mie ayam saya buat sekitar 5 kilogram tepung, itu satu kilogramnya jadi 10 porsi mie, kalau bakso sekitar 200 butir,” jawab Enggar ketika saya tanya berapa porsi yang ia jual setiap hari. Semuanya habis terjual, kalau pun tersisa, sangat sedikit. 

Baca halaman selanjutnya

Belajar dari tetangga baik hati

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2026 oleh

Tags: bisnis mie ayamekspedisi mie ayamKulinermie ayammie ayam malam
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO
Kuliner

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO
Urban

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
makan mie ayam di Solo. MOJOK.CO
Liputan

Curiga dengan Pedagang Mie Ayam di Dekat Rutan Solo, Beli Seporsi tapi Tak Diminta Bayar. Eh, Ternyata Intel Lagi Nyamar

28 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO
Esai

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

belanja di MR DIY. MOJOK.CO

Celingak-celinguk di MR DIY sambil Dengarkan Jingle yang Candu, Rasanya Damai Sekalipun Tidak Beli Apa-apa

5 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026
Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko” MOJOK.CO

Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko”

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.