Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Cuan

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis oleh Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis
9 Juni 2026
A A
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ide usaha minyak jelantah ini saya dapat dari tante saya. Jika telaten dan konsisten, ternyata bisa menghadirkan untung jutaan per bulan.

Saya pertama kali tahu kalau minyak jelantah bisa menjadi ide usaha dari tante saya yang ada di Kendal. Tante saya memang bukan pengepulnya langsung. Dia hanya berkeliling, mengambil jatah dari rumah tangga, warung makan, dan rumah sakit, lalu membawa hasilnya untuk disetorkan lewat pengepul resmi yang dia kenal.

Iklan

Pada dasarnya, usaha tante saya adalah menerima sedekah jelantah. Lalu, dia mengubah minyak jelantah tersebut menjadi uang. Setelah itu, tante saya memberikan uang tersebut kepada yayasan amal.

Dari ide usaha itu, saya akhirnya tahu, bahwa minyak jelantah ada pengepulnya. Bisnis ini juga punya ekosistem yang cukup menarik dan cukup cuan untuk saya observasi lebih lanjut.

BACA JUGA: 10 Ide Usaha Menjanjikan di Tengah Era Digital, Nggak Ribet Untung Lumayan: Alternatif Buat Siapa Saja yang Lagi Nyari Duit Sampingan

Limbah yang punya nilai ekonomi

Minyak jelantah menyimpan citra sebagai limbah. Namun, ternyata, ia membawa nilai ekonomi. Tahukah kamu, minyak jelantah sudah menjelma jadi bagian dari ekonomi sirkular, yang mana limbahnya punya nilai tambah untuk diolah kembali oleh industri tertentu.

Sebagaimana logika ekonomi bahwa segala sesuatu yang punya permintaan akan melahirkan rantai pasok. Sehingga, menstimulasi sebuah sirkulasi ekonomi baru yang bisa dioptimalkan.

Mengapa bisnis pengepul minyak jelantah ini bisa menjadi ide usaha kamu? Mungkin ada dua alasan mendasar. Pertama karena ada kebutuhan untuk mengelola limbahnya. Kita semua tahu, jelantah yang dibuang sembarangan dapat menimbulkan risiko lingkungan. 

Kedua, karena ada nilai ekonominya di hilir. Dalam kasus jelantah, nilai ekonominya semakin nyata karena ada pihak-pihak yang memanfaatkan used cooking oil (UCO) sebagai bahan baku dalam rantai industri tertentu. Sebut saja industri biodiesel (FAME), Renewable diesel/HVO (Hydrotreated Vegetable Oil), atau Industri oleokimia seperti sabun dan detergen.

Memahami bisnis minyak jelantah sebagai ide usaha

Untuk memahami gambaran dari ide usaha ini, saya kemudian mencari tahu alur distribusinya. Yaitu:

Lapisan pertama dari sisi hulu atau sumber jelantah. Sumbernya datang dari beberapa kalangan. Kalau melihat tante saya, dia mengumpulkan minyak jelantah dari rumah tangga, warung makan, rumah sakit, dan industri besar lainnya. Rumah tangga punya volume yang lebih kecil, tapi jumlah pemberinya lebih banyak.

Warung makan lebih stabil karena punya jadwal setor. Sementara rumah sakit, biasanya punya cara mendekati yang lebih formal, kecuali kalau punya kenalan “orang dalam”.

Lapisan kedua, dari sisi pengepul lapangan atau collector. Pada lapisan ini, bisnis ini mulai kelihatan. Pengepul lapangan akan jadi penghubung antara sumber jelantah dengan pasarnya, mulai dari menjemput, menerima, mengumpulkan, mengemas, lalu memastikan volumenya sebelum disetorkan.

Pada tahap ini, tantangan ide usaha ini ada tiga. Yaitu, konsisten menjaga rute pengambilan, menjaga kepercayaan sumber, dan memastikan jelantah tidak terkontaminasi yang bisa merusak kualitasnya.

Iklan

Lapisan ketiga ada aggregator atau mitra yang menerima. Pada tingkatan ini, setoran biasanya masuk melalui mitra dengan mekanisme yang lebih tertata. 

Contohnya kita lihat pada Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga yang menerima setoran minyak jelantah dari masyarakat di beberapa titik dengan harga tertentu. Waktu itu, harganya kisaran Rp6.000/liter. Saat ini bisa jadi naik.

Lapisan keempat, hilirasasi jelantahnya. Pada tahap ini, jelantah masuk ke industri tertentu yang disesuaikan dengan pemanfaatannya.

Baca halaman selanjutnya: Dianggap limbah, tapi untungnya lumayan.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2026 oleh

Tags: bisnis skala kecilcuanide bisniside usahajelantahminyak jelantahPertaminarekomendasi bisnisusaha rumahan
Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis

Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

Artikel Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
Tips Memulai Usaha Coffee Shop yang Tahan Disiksa Negara MOJOK.CO
Cuan

Tips Memulai Usaha dari Mantan Lulusan CPNS yang Memilih Menyiksa Diri Menjadi Pengusaha Coffee Shop

21 Juni 2026
Persaingan bisnis atau usaha di desa kabupaten kejam: cara kotor saling menjatuhkan hingga jebakan pelanggan loyal MOJOK.CO
Sehari-hari

Kejamnya Persaingan Bisnis di Desa Kabupaten: Cara Kotor Saling Menjatuhkan hingga Jebakan Pelanggan Loyal

20 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.