Arsip Artikel: Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis
28 ArtikelMahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.
Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu
Usaha rumahan cuci sepatu langganan saya memulai usahanya dengan modal 2 juta. Setelah 5 bulan, sudah balik modal dan meraup untung.
Nggak Semua Utang Itu Buruk: Cara Mendeteksi Utang yang Baik dan Tidak Menjadi Beban
Utang seharusnya membantu kita menghadapi masalah, bukan malah menjadi masalah baru yang menghantui kita setiap bulannya.
Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan
Ide usaha minyak jelantah ini saya dapat dari tante saya. Jika telaten dan konsisten, ternyata bisa menghadirkan untung jutaan per bulan.
Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele
Bisnis laundry memang “basah” karena uang bergerak tiap hari. Tapi, kalau nggak teliti, bukannya cuan malah boncos jutaan.
Bahaya Dolar ke Rupiah Makin Gila dan Tembus 17 Ribu, Lalu Menjadi Gambaran Negara Sakit yang Semakin Kritis, Masyarakat Kecil dan Perintis Perlahan Mati
Dolar ke rupiah sudah tembus ke level paling buruk sepanjang sejarah. Terasa “biasa saja”, padahal menyimpan bahaya besar bagi bangsa.
Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan
Jastip masih cuan. Sulit cari kerja, usaha sendiri jadi alternatif. Mari belajar dari mahasiswa Flores meraup untung jutaan tiap bulan.
Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta
Jakarta memang kota rakus. Gaji 12 juta saja tetap bikin gila. Mending gaji 3 juta di Magelang tapi hidup jadi lebih waras.
Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga
Pedagang es teh jumbo sedang sangat menderita. Sudah disiksa tipisnya keuntungan, sekarang disiksa Israel dan Amerika Serikat.