Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Cuan

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis oleh Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis
4 Juni 2026
A A
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Ilustrasi Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bisnis laundry memang “basah” karena uang bergerak tiap hari. Tapi, kalau nggak teliti, bukannya cuan malah boncos jutaan. 

Banyak orang menganggap bisnis laundry sebagai salah satu usaha yang bakal cuan. Saya mengakui pandangan dan sempat tertarik untuk mencoba peruntungan dalam bisnis ini.

Iklan

Karena ketertarikan itu, saya akhirnya ngobrol dengan salah satu teman yang sudah menjalani bisnis laundry ini setidaknya 6 tahunan. Secara garis besar, teman saya memberitahu gambaran umum soal bisnis “basah” ini.

Misalnya soal modal, setidaknya dia butuh sekitar Rp70-an juta untuk skala bisnis yang terbilang ekonomis. Kemudian, dia membelanjakan modal tersebut untuk membeli mesin cuci dan mesin pengering masing-masing 5 set. 

Setelah itu, dia membeli setrika uap, meja, timbangan, rak, keranjang, dan sol awal detergent parfum, serta plastik. Lalu, dia membereskan biaya instalasi air, listrik, exhaust, dan pembuangan. 

Kemudian, dari sisi biaya berjalan, baik harian maupun bulanan, pengeluaran untuk bisnis laundry antara Rp6 sampai Rp8 juta per bulan dengan 4 orang karyawan. Omzet kotornya per bulan di Rp15 sampai Rp20 juta dengan tarif laundry Rp5 ribu per kilogram. Estimasi menerima pakaian di minimal 50 kilogram per hari. Terlihat sangat menggiurkan.

BACA JUGA: Bisnis Laundry Rumahan Lebih Banyak Buntung daripada Untung karena Tetangga Sering Ngutang

Mempelajari kebocoran bisnis laundry

Tapi di balik itu, teman saya ini justru sambat soal satu hal, yaitu kebocoran-kebocoran sepele yang bikin profitnya malah makin menipis. Dia bercerita pernah secara perhitungan omzet kotor dapat Rp21 jutaan. 

Jika mengacu ke biaya bulanan, dia menerima profit sekitar Rp13 juta sampai Rp15 juta. Namun, karena ada kebocoran, dia hanya menerima profit Rp3 juta. Gila nggak, tuh. Angka Rp3 juta tentu sangat kecil untuk napas sebuah usaha.  

Ada kasus lain ketika memasuki tahun kedua bisnis laundry berjalan, teman saya ini malah minus. Penyebabnya karena memang laundrynya sepi dan dia gagal menambal kebocoran-kebocoran yang sebetulnya sepele, sesegera mungkin. Yaitu:

#1 Salah menimbang cucian 

Ini kelihatannya sederhana, tetapi sangat menentukan pendapatan. Gambaran boncosnya begini: berat cucian nggak akurat, tarif jadi lebih kecil, sementara biaya operasional hariannya tetap keluar sesuai berat aslinya. Misalnya, cucian pelanggan sebenarnya 10,5 kilogram tetapi yang dicatat karyawan 10 kilo.

Karena tarifnya Rp5 ribu per kilo, selisihnya jadi Rp2.500 ribu untuk satu pelanggan. Nah, masalahnya, teman saya luput dan nggak teliti ketika sedang memulai bisnis laundry miliknya.

Akibatnya, selisih tersebut terjadi berulang di puluhan pelanggan. Selain karyawan, masalah yang sering terjadi datang dari timbangan yang nggak presisi dan aturan pembulatan yang nggak pakem.

#2 Tidak menghitung biaya riil untuk setiap kilogram pakaian 

Jadi, kesalahan teman saya adalah mematok tarif laundry sekian ribu per kilo tanpa menghitung biaya sebenarnya untuk setiap kilo. Dia hanya ikutan harga kompetitor. 

Iklan

Ibarat menjual mie ayam, penjualnya harus tahu banyak jenis biaya. Misalnya, biaya riil dari seporsi mie ayam dengan segala kondimennya itu berapa. Misalnya Rp5 ribu, kemudian jual Rp10 ribu, maka untung Rp5 ribu.

Sama halnya dengan bisnis laundry. Seseorang nggak bisa sekonyong-konyong menentukan tarif Rp5 ribu per kilo tanpa benar-benar menghitung keseluruhan biaya yang dibutuhkan untuk setiap kilo pakaian.

Jadi, kalau tarifnya Rp5 ribu per kilo, biaya riilnya harus di bawah Rp5 ribu, dong. Dan itu berarti meliputi biaya detergen, parfum, listrik, air, pengering, plastik, tenaga karyawan, penyusutan mesin, biaya sewa, serta operasional lainnya yang nggak terduga. Seluruh komponen itu harus bisa dinominalkan dalam bentuk biaya per kilo.

Nah teman saya di awal bisnis laundry, hanya mempertimbangkan biaya deterjen dan parfum saja yang biayanya sekitar Rp1.500 per kilo. Dia percaya diri nawarin jasa laundry di angka Rp3.500 karena merasa sudah ada margin Rp2 ribu. Padahal keliru dan akhirnya boncos di awal-awal.

Baca halaman selanjutnya: Jangan ikuti kebodohan ini.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2026 oleh

Tags: bisnis laundrybisnis laundry cuci sendiribisnis laundry kiloancara bisnis laundrylaundrymodal bisnis laundryself service laundrytips bisnis laundry
Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis

Muhamad Iqbal Haqiqi Maramis

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

Artikel Terkait

Cuci baju di laundry konvensional bikin kapok MOJOK.CO
Sehari-hari

Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu

15 April 2026
Laundry Surabaya Lebih Rewel dari Laundry Jogja MOJOK.CO
Ragam

Model Laundry di Jogja bikin Kaget Orang Surabaya karena Laundry di Surabaya bikin Kapok Nyuci

10 Juli 2024
laundry murah andalan mahasiswa menyiksa pekerja lulusan SMA.MOJOK.CO
Ragam

Derita Pekerja Lulusan SMA di Jasa Laundry Andalan Mahasiswa Jogja: Gaji Rendah, Dituduh Mencuri hingga Kerap Kerja 18 Jam Sehari

14 Mei 2024
utbk uny.MOJOK.CO
Kampus

Perjuangan Peserta UTBK di UNY Kerja Sambil Belajar Ujian, Ringankan Beban Ibu yang Sakit dan Bapak Tukang Bangunan

4 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid? MOJOK.CO

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid?

22 Juni 2026
“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

19 Juni 2026
Perjuangan Lily usai lulus dari manajemen dakwah. MOJOK.CO

Kisah Anak Tukang Tambal Ban yang Setahun Nganggur usai Wisuda, Kini Bisa Kerja di Sekolah Internasional setelah Ratusan Penolakan

17 Juni 2026
Persaingan bisnis atau usaha di desa kabupaten kejam: cara kotor saling menjatuhkan hingga jebakan pelanggan loyal MOJOK.CO

Kejamnya Persaingan Bisnis di Desa Kabupaten: Cara Kotor Saling Menjatuhkan hingga Jebakan Pelanggan Loyal

20 Juni 2026
tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
Tips Memulai Usaha Coffee Shop yang Tahan Disiksa Negara MOJOK.CO

Tips Memulai Usaha dari Mantan Lulusan CPNS yang Memilih Menyiksa Diri Menjadi Pengusaha Coffee Shop

21 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.