Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
21 Mei 2026
A A
Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO

Ilustrasi: Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan. (Ilustrasi Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Belajar dari tetangga baik hati

Enggar sendiri belajar membuat mie ayam dari tetangganya. Awalnya ia yang hobi makan mie ayam tertarik untuk jualan. Keinginannya lantas ia utarakan pada tetangga yang jualan keliling dengan dorong gerobak. 

Tetangganya nggak keberatan untuk mengajari Enggar. Syaratnya, Enggar harus langsung jualan. 

Tetangganya mungkin ingin melihat keseriusan Enggar yang ingin jualan. “Langsung diminta jualan, jadi langsung tahu kesalahan,” katanya tertawa.

Awalnya mie ayam yang ia pelajari dari tetangganya tipe yang manis. Namun, ia kemudian sesuaikan dengan seleranya yang lebih suka bercita rasa asin gurih. 

“Saya memang hobinya makan mie ayam, Mas. Kalau ada info warung yang enak enak pasti saya datangi, sampai sekarang,” katanya. 

Warung mie ayam pertamanya kemudian ia serahkan ke adiknya karena ia mulai kerja kantoran sehingga tidak punya waktu. Baru dua tahun kemudian berpikir untuk membuka mie ayam malam hari. 

“Alasannya kenapa malam hari, ya karena saya punya waktunya itu, pagi sampai sore kan harus di kantor,” ujarnya. 

Mie ayam malam demi rumah idaman dan membahagiakan keluarga

Enggar tak memungkiri ada orang-orang yang ngrasani, mengapa seorang pegawai bank mau-maunya jualan mie ayam. Padahal secara pendapatan seharusnya sudah mencukupi. Belum dengan rasa lelah yang mungkin ia rasakan. 

“Saya ingin membahagiakan keluarga saya, istri dan orang tua. Saya sedang membangun rumah. Ngapain harus gengsi, selama saya sanggup, akan saya usahakan,” kata Enggar menjelaskan alasannya jualan 

Menurutnya, rumah untuk istrinya sudah jadi, tapi karena rumah tumbuh tentu butuh proses sampai benar-benar jadi rumah idaman. Selama pekerjaan itu halal dan ia mampu secara fisik dan pikiran, akan tetap ia kerjakan. 

Baginya meski fisik kadang terkuras, Enggar tidak mempersoalkan karena ia senang melakukannya. Meski kadang kerepotan, ia melarang istri membantunya. Ia juga sudah dibantu satu karyawan, sehingga sebenarnya tak terlalu kerepotan.

“Kalau kenapa nama warungnya Mie Ayam dan Bakso Urat Pak Sunar itu berasal dari nama bapak saya, Sunarko,” kata Enggar menjelaskan nama warungnya.

Lokasi: Jalan Godean, sebelah barat Jembatan Klajuran
Buka: Pukul 20.00 – habis

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Achmad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA Rekomendasi Mie Ayam Paling Enak di Wonogiri Versi Warga Lokal Maniak Mie Ayam

dan tulisan menarik lainnya tentang di kanal Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2026 oleh

Tags: bisnis mie ayamekspedisi mie ayamKulinermie ayammie ayam malam
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO
Esai

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
usaha mie ayam wonogiri.MOJOK.CO
Kuliner

Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal

6 Mei 2026
Mie ayam bintang di Jakarta. MOJOK.CO
Kuliner

Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

29 April 2026
5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co
Pojokan

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

21 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Jogja berbenah saat Jakarta alami kemunduran. MOJOK.CO

25 Tahun Adu Nasib di Jakarta sebagai Orang Gila Kerja, Ternyata Hidup Lebih Waras Saat Pindah ke Jogja

20 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.