Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Tips Khusus Lulus Jurusan Kedokteran Tepat Waktu dan IPK 3,9 ala Sarjana Kedokteran UGM, Jadwal Padat Bisa Disiasati

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
3 September 2024
A A
Tips Lulus Cumlaud dari Jurusan Kedokteran UGM MOJOK.CO

Ilustrasi - Tips lulus Cumlaude dari jurusan Kedokteran UGM. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di balik prestisiusnya kuliah Kedokteran, ada beberapa momok yang membayangi mahasiswa jurusan ini. Misalnya, biaya kuliah di atas rata-rata, perkuliahan yang super sibuk, perkuliahan yang susah hingga membuat mahasiswanya lulus lama, dan lain-lain. Meski begitu, ada saja mahasiswa Kedokteran yang tetap bisa lulus tepat waktu di jurusan ini. Bahkan dengan IPK sempurna, meski dengan kesibukan luar biasa. Sarjana Kedokteran UGM berbagi tips agar mahasiswa yang kuliah Kedokteran bisa lulus tepat waktu sekaligus mendapat IPK sempurna.

***

Ada sebanyak 3.627 mahasiswa program Sarjana dan Sarjana Terapan yang diwisuda UGM pada Rabu (28/8/2024) dan Kamis (29/8/2024).

Dari 3.000-an sarjana tersebut, ada empat mahasiswa yang lulus dengan predikat sebagai sarjana Cumlaude (mendapat IPK tertinggi). Keempat sarjana UGM tersebut mendapat IPK 3,97.

Peraih predikat Cumlaude dari program Sarjana UGM antara lain Naura Hidayat dari prodi Kedokteran (FKKMK), Mutiara Destyana Safitri  dari prodi Gizi (FKKMK), Daniella Nadia Prijadi dari prodi Teknik Kimia (Fakultas Teknik), serta Finessa Meutia Kamila dari prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (Fakultas Teknologi Pertanian).

Tak menyangka lulus Cumlaude dari Kedokteran UGM

Naura Hidayat mengaku tak menyangka bisa lulus Cumlaude dari Kedokteran UGM. Pasalnya, ia sebenarnya tak pernah menarget bisa lulus dengan IPK tinggi.

Naura baru tahu kalau ia akan mewawakili wisudawan dan perwakilan samir hanya sehari sebelum acara gladi bersih wisuda UGM hari itu.

“Tapi saya bersyukur sekali karena tidak hanya bisa lulus tepat waktu, tetapi juga menjadi salah satu lulusan terbaik,” kata Naura kepada tim Humas UGM, Senin (2/9/2024).

Untuk informasi, tugas akhir Naura mengambil topik keselamatan berkendara. Yakni perbedaan soal cedera kepala pada korban kecelakaan antara yang menggunakan helm dan tidak menggunakan helm.

Lulus tepat waktu di tengah agenda padat

Naura lulus dari  Kedokteran UGM dengan kurun waktu tiga tahun sembilan bulan. Ia butuh waktu sekitar tiga sampai empat bulan untuk merampungkan tugas akhirnya tersebut.

Tentu sangat mengagumkan. Mengingat, agendanya di Kedokteran UGM sendiri terbilang sangat padat.

Terlebih selama menjadi mahasiswa Kedokteran UGM, Naura tak Cuma sibuk urusan akademik saja. Ia juga aktif terlibat kegiatan non-akademik, menimbang posisinya sebagai Asisten Mahasiswa di Laboratorium Keterampilan Klinis untuk angkatan 2020 dan anggota organisasi CIMSA UGM. Naura juga sering berpartisipasi dalam berbagai kepanitiaan seperti PPSMB Morfogenesis.

“Meskipun menghadapi kendala dalam memotivasi diri untuk memulai pengerjaan skripsi, aku merasa beruntung memiliki dosen pembimbing dan penguji yang sangat mendukung dan membantu kelancaran proses penyusunan,” kata Naura.

Tips lulus tepat waktu dan Cumlaude Kedokteran UGM

Naura tak pelit berbagi tips perihal bagaimana ia bisa lulus tepat waktu dengan IPK sempurna di tengah padatnya agendanya selama kuliah Kedokteran UGM. Tips ini tentu tak hanya bisa dipakai oleh mahasiswa aktif Kedokteran UGM, tapi juga mahasiswa jurusan Kedokteran dari kampus-kampus lain.

Iklan

Dalam menjalani rutinitas yang padat di Kedokteran UGM, Naura betul-betul mencoba menerapkan manajemen waktu yang baik. Itulah tips yang Naura tawarkan ke mahasiswa Kedokteran.

Dalam kasus Naura, ia selalu memprioritaskan tugas-tugas berdasarkan urgensi. Ia juga berusaha mengerjakan semua tugas dengan efektif dan efisien untuk menghemat waktu. “Saya biasanya buat prioritas, mana yang lebih urgen dan penting saya selesaikan lebih dulu,” ungkap Naura.

“Saya merasa harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah ditugaskan pada saya,” sambungnya.

Selain itu, untuk metode belajar, Naura lebih memilih adaptasi metode Pomodoro: ia belajar selama 45-50 menit, lalu beristirahat selama 10 menit sebelum melanjutkan kembali. Intensitas belajarnya menyesuaikan dengan jadwal dan tingkat kesulitan materi yang harus dikuasai, terutama saat mendekati ujian akhir blok.

Selumrahnya manusia, Naura juga kerap mengalami momen sedang malas mengerjakan tugas, yang berujung menunda-nunda pekerjaan. Namun, ia pasti akan menebusnya dengan mngurangi jam tidur untuk menuntaskan tanggungjawab yang sempat terbengkalai.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: 4 Persiapan agar Tak Jadi Sarjana Pengangguran ala UNAIR Surabaya, Kalau Lulus Nganggur biar Nggak Salahkan Ijazah Kampus

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

Terakhir diperbarui pada 3 September 2024 oleh

Tags: jurusan kedokteranKedokteran UGMlulus cumlaude kedokterantips lulus cumlaudeUGM
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Deni mahasiswa berprestasi dari UGM berkat puisi. MOJOK.CO
Sekolahan

Balas Budi ke Ibu yang Jual Cincin Berharga lewat Ratusan Puisi hingga Diterima di UGM Berkat Segudang Prestasi

14 Mei 2026
Joki UTBK SNBT di Surabaya raup cuan Rp700 juta demi kebutuhan hidup. Kedokteran jadi incaran MOJOK.CO
Aktual

Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran

10 Mei 2026
Arta Wahana, pensiunan UGM isi waktu dengan berkebun selada (dok. UGM)
Sehari-hari

35 Tahun Mengabdikan Diri di UGM, Kini Pilih Budidaya Selada Hidroponik Malah Hasilkan Omzet Harian Rp750 Ribu

3 Mei 2026
Muhammad Rizky Perwira Zain, lulusan termuda S2 UGM kantongi gelar S2 Kesehatan Masyarakat dan S1 Kedokteran sebelum usia 25 tahun
Sekolahan

Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun

1 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.