Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Mei 2026
A A
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO

ilustrasi - Salsabila Sabrina Rasya dan ibu, lolos UGM jalur SNBP. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada 31 Maret 2026 kemarin, menjadi momen tak terlupakan bagi Salsabila Sabrina Rasya (18). Saking takutnya dengan kemungkinan buruk ditolak Universitas Gadjah Mada (UGM), Salsabila sampai menunda melihat hasil pengumuman tersebut.

Takut melihat pengumuman SNBP 

Hari-hari Salsabila sebelum pengumuman SNBP dipenuhi rasa cemas. Ia takut jika mimpinya gagal, apalagi ibunya sudah memberi restu dirinya untuk kuliah dan merantau. Namun, gadis asal Balikpapan, Kalimantan Timur itu mengaku tidak percaya diri hingga akhirnya memilih tidur, alih-alih membuka hasil pengumuman di ponselnya.  

Tak berselang lama, sang ibu yang rupanya juga tak sabar melihat hasil pengumuman SNBP membangunkan Salsabila. Ia meminta putri semata wayangnya itu untuk untuk mengecek hasil di ponselnya. Bukannya bergegas, Salsabila justru menangis karena cemas.

Salsabila lolos jalur SNBP. MOJOK.CO
Salsabila lolos jalur SNBP 2026 untuk kuliah di UGM. (Sumber: UGM)

Namun, suasana berubah haru ketika ibunya menyambar ponsel milik anaknya dan melihat langsung hasil pengumuman. Spontan, ia berteriak, “Alhamdulillah,” tanda kalau anaknya berhasil diterima Jurusan Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM.

“Saya senang bercampur sedih, karena nantinya harus merantau berpisah dari ibu,” ujar Salsabila dikutip dari laman resmi UGM, Selasa (19/5/2026).

Doa ibu yang menguatkan hingga diterima UGM

Selama ini, Salsabila memang tinggal sendiri dengan sang ibu, Sri Indah (48). Guna menghidupi kebutuhan sehari-hari anak tunggalnya itu, Sri menjual bahan pokok yang ia jual di toko kelontong miliknya.

Ia mendukung penuh keinginan Salsabila untuk melanjutkan kuliah di UGM. Sebab sejujurnya, ia sudah menghadapi berbagai tantangan demi memastikan putrinya bisa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi.

Walaupun Sri tak bisa menampik, ada ketakutan dalam dirinya jika putrinya tidak lolos. Namun, ia memilih terus mendukung pilihan putrinya dan percaya pada usaha sang anak. Sampai ia pun tidak menyangka putrinya lolos jalur SNBP di UGM.

Salsabila dan ibu. MOJOK.CO
Salsabila berfoto dengan sang ibu di toko kelontong miliknya. (Sumber: UGM)

“Sangat senang dan bangga, Salsabila bisa masuk FEB UGM tanpa tes dan kuliah gratis. Ini merupakan jawaban doa-doa yang saya panjatkan selama ini,” ujarnya berkaca-kaca.

Meski cemas melepas putrinya merantau untuk kuliah di UGM, Jogja, Sri terus meyakinkan dirinya maupun Salsabila. Ia yakin, anaknya mampu menjalani proses tersebut. Sebagai seorang ibu, Sri berharap Salsabila dapat meraih kesuksesan.

“Harapannya Salsabila selalu diberikan kemudahan dalam setiap langkah, dipermudah jalannya dalam menuntut ilmu,” ujar Sri.

Terlebih, Sri bersyukur karena Salsabila juga memperoleh beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen, sehingga biaya kuliahnya sudah ditanggung secara gratis. 

“Yang jelas senang dan bersyukur karena bisa kuliah gratis dan meringankan keluarga mengingat ibu adalah satu-satunya tulang punggung keluarga,” kata Salsabila.

Prestasi yang membawa ke UGM

Salsabila berujar tak akan menyia-nyiakan kesempatan kuliah di UGM, apalagi ia sudah diterima lewat jalur SNBP dan mendapat beasiswa. Meski sempat tidak percaya diri, Salsabila sejujurnya anak yang berprestasi sehingga bisa diterima lewat jalur SNBP. 

Iklan

Sejak duduk di bangku SMA, ia sudah mempersiapkan diri dengan menjaga konsistensi nilainya di bidang akademik dari semester pertama, sembari memperdalam minatnya di bidang ekonomi dan akuntansi. 

Keseriusannya pun membuahkan hasil melalui berbagai prestasi nasional, di antaranya Medali Emas Olimpiade Nasional Gemanesia bidang Akuntansi dan Medali Emas Olimpiade Science Explorers Online bidang Ekonomi.

Selain berprestasi di bidang akademik, Salsabila juga dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan. Sejak kecil ia mengikuti kegiatan tahfidz dan beberapa kali mengikuti lomba tahfidz sejak sekolah dasar. Kemampuannya di bidang tersebut bahkan membawanya masuk SMA melalui jalur tahfidz. Selama SMA, ia juga aktif dalam organisasi rohis.

Oleh karena itu, Salsabila tak henti-hentinya mengucapkan syukur saat mengetahui dirinya lolos Jurusan Ilmu Ekonomi di UGM. 

“Saya sering menangis karena takut tidak diterima,” akunya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Mahasiswa Autis UGM Sulit Berinteraksi Sosial, tapi Buktikan Bisa Lulus usai 6 Tahun Lebih dan Buka Usaha Ternak Kambing di Kampung Halaman  atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2026 oleh

Tags: beasiswaFEBJogjajurusan ilmu ekonomiPendidikan UnggulSNBPUGM
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
pahlawan pertama di uang rupiah mojok.co
Kabar

Rupiah Melemah Bikin Kelas Menengah Makin Susah: Gaji Tak Kemana-mana, tapi Biaya Hidup Terus Melonjak

11 Juni 2026
Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cuti haid: hak pekerja perempuan saat menstruasi tapi diabaikan perusahaan MOJOK.CO

Cuti Haid Jadi Hak Penting Pekerja Perempuan yang Disepelekan Perusahaan: Izinnya Ribet dengan Ancaman SP, Nyeri Mens Dicap Lebay

15 Juni 2026
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026
"Bunyikan Klakson Kalau Kalian Resah sama Pemerintah" - Massa Aksi di Gejayan Soroti Harga BBM hingga Pelemahan Rupiah.MOJOK.CO

‘Bunyikan Klakson Kalau Kalian Resah sama Pemerintah’ – Massa Aksi di Gejayan Soroti Harga BBM hingga Pelemahan Rupiah

13 Juni 2026
Solusi agar lansia di Indonesia tidak rentan miskin tanpa dana pensiun untuk putus siksaaan finansial sandwich generation MOJOK.CO

Lansia Indonesia Rentan Miskin Tanpa Dana Pensiun bikin Anak Muda Tersiksa Finansial Jadi Sandwich Generation, Harus Diputus

11 Juni 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
Kiandra Ramadhipa Juara di MotoJunior Championship Portugal!

Kiandra Ramadhipa Juara di Race Moto3 Estroil 2026!

14 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.