Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Siswa Tergoblok Lolos SNBP Universitas Brawijaya Malang, Guru BK Tak Mau Apresiasi tapi Malah Meremehkan Berujung Nasibnya Jadi Tertawaan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
31 Maret 2024
A A
Siswa Tergoblok Lolos SNBP Universitas Brawijaya Bikin Guru BK Kesal MOJOK.CO

Ilustrasi - Siswa tergoblok lolos SNBP Universits Brawijaya bikin guru BK kesel. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak ada sambutan apapun. Guru-guru di sekolah justru menatap dengan tatapan meremehkan. Begitulah yang kira-kira Bobi* (25) terima saat pengumuman SNBP 2017 (dulu SNMPTN) keluar. Pasalnya, Bobi selama ini mendapat cap sebagai siswa goblok di sekolah.

Bobi lolos SNBP di Peternakan Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur. Tentu sebuah hasil yang prestisius. Sebab, ia menjadi satu dari sedikit siswa di sekolahnya yang lolos di UB. Bobi menyingkirkan nama-nama lain yang sebelumnya sudah digadang-gadang lolos oleh para guru di sekolahnya.

Diremehkan guru saat daftar SNBP UB

Awalnya Bobi tak berminat untuk daftar SNBP. Ia merasa sadar diri dengan kemampuan akademiknya. Wong dari SMP sampai SMA di Rembang, Jawa Tengah saja selalu berada di urutan sepuluh terakhir dalam peringkat kelas.

Selain itu, ia juga bukan berasal dari keluarga berada. Ayahnya sudah meninggal. Sementara ibunya sehari-hari jualan jajanan pasar. Sebuah kondisi yang dalam benak Bobi sangat tidak memungkinkan untuk membiayainya kuliah.

“Terlebih, di masa-masa awal pembukaan SNBP itu, guru BK kayak lebih antusias ke anak-anak pinter. Jadi aku dan temen-temen yang goblok-goblok ngenakin nongkrong di kantin aja,” ujar Bobi menceritakan ulang kisahnya tersebut, Sabtu (30/3/2024) siang WIB.

Sampai kemudian Bobi dan beberapa teman gobloknya iseng-iseng masuk ruang BK, sekadar ingin tahu respons dari si guru BK kalau mendengar mereka ikut SNBP.

“Apa? Peternakan Universitas Brawijaya?” tanya si guru BK setengah kaget dengan raut wajah yang sangat menjengkelkan kalau kata Bobi.

“Persaingannya ketat loh,” sambung si guru BK.

Entah kenapa, padahal sudah terbiasa diremehkan bertahun-tahun, tapi hari itu Bobi merasa sangat-sangat tersinggung. Dengan wajah serius Bobi menjawab memang itu jurusan yang ia pilih.

Bobi sadar, nilainya selama sekolah tentu tak akan menolongnya banyak untuk lolos SNBP Peternakan UB. Oleh karena itu, harapannya saat itu hanya tinggal keberuntungan.

“Tapi aku sudah bersumpah, kalau misalnya dari iseng-iseng (daftar SNBP UB) ini kok lolos, nanti kuliah aku bakal bener-bener serius,” tegas Bobi.

Lolos SNBP UB, guru malah jutek

Ternyata keberuntungan berpihak pada Bobi. Banyak siswa-siswa pintar pendaftar SNBP UB yang tidak lolos. Guru BK dan guru-guru penyayang siswa-siswa pintar pun mencoba menghibur siswa-siswa pintar yang tak lolos tersebut.

Sementara Bobi, siswa yang mendapat cap goblok dan urakan justru lolos SNBP UB. Bobi sendiri sempat tak percaya dengan pengumuman yang ia lihat di HP. Tapi memang itulah kenyataannya.

Tak hanya itu, Bobi juga lolos sebagai penerima beasiswa Bidikmisi. Mengingat, saat mendaftar SNBP UB tersebut, ia juga sekaligus mendaftar sebagai peserta Bidikmisi.

Iklan

“Respons guru BK terutama, kayak nggak percaya kalau malah aku, si siswa goblok, yang lolos SNBP. Peternakan UB lagi,” kata Bobi.

Yang lucu adalah, saat Bobi meminta panduan terkait proses-proses setelahnya pada si guru BK, si guru BK tersebut justru menanggapi dengan sangat berbeda ketimbang kepada siswa-siswa pintar kesayangan yang juga meminta panduan sebelumnya.

“Pokoknya jawabnya singkat-singkat, jutek, kayak orang lagi sebel. Guru BK-ku itu cewek, masih muda sebenernya,” beber Bobi.

Tentu Bobi mencoba tetap mengikuti panduan dari si guru BK meski dengan perlakuan yang sangat tidak menyenangkan. Baginya, kocak saja kalau ada guru yang justru tidak senang jika ada siswanya yang awalnya dicap goblok justru punya kesempatan untuk kuliah di universitas ternama di Malang, Jawa Timur seperti Universitas Brawijaya. Lolos lewat jalur SNBP lagi.

“Kalau ini cuma prasangkaku, tapi perbedaan perlakuannya kelihatan banget kok. Kalau ke siswa pinter gimana, kalau ke siswa goblok kayak aku gimana, itu kelihatan banget. Kalau ke siswa-siswa pinter lebih mengapresiasi, kalau ke aku kayak ogah-ogahan,” sambung Bobi.

Baca halaman selanjutnya…

Tertawakan nasib guru BK

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2024 oleh

Tags: kampus di malangMalangpeternakan ubpeternakan universitas brawijayasiswa goblokSNBPsnbp ubsnbp universitas brawijayaUBub malangUniversitas Brawijayauniversitas brawijaya malang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Anak penjual tahu kuliah di ITB. MOJOK.CO
Sekolahan

Perjuangan Mutiara Belajar Mandiri dan Andalkan Buku Panduan dari Sang Ayah Penjual Tahu hingga Tembus ITB

27 Juli 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO
Esai

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO
Eksplor

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peserta Pekan Budaya Difabel di Jogja. MOJOK.CO

Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif

29 Juli 2026
Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Mengapa Kasus Korupsi Kepala Daerah Terus Berulang?

29 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.