Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Adik Sukses Kerja di Bandung hingga Dapat Puluhan Juta, Kakak Diremehkan karena Cuma Buka Angkringan di Jogja, Padahal Omzetnya Tak Kalah Lumayan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
24 Maret 2024
A A
Penjual Angkringan Jogja Dibandingkan dengan Adik yang Kerja di Bandung MOJOK.CO

Ilustrasi angkringan di Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang penjual angkringan di Jogja merasa bangga karena sang adik bisa kerja di Bandung dan jadi orang sukses di ibu kota Jawa Barat tersebut, meski sering kali ia mendengar ada yang membanding-bandingkannya.

Begitulah pengakuan Amin (50), seorang penjual angkringan di Jogja yang saya temui Sabtu (16/3/2024).

Iklan

Malam saat saya mampir ke angkringannya, sebenarnya ia sudah bersiap untuk tutup. Tapi ada satu obrolan yang membuat Amin urung menutup angkringannya lebih dulu.

Membanggakan adik yang kerja di Bandung

“Oh wartawan, suka baca berarti?” tanya Amin saat mengetahui profesi saya. Saya mengangguk sembari mengganyang sisa-sisa mendoan di atas meja angkringan.

“Pernah baca bukunya … (Ia menyebut nama penulis, tapi tidak bisa disebut di sini)?” tanyanya lagi

“Itu adik kandung saya,” sambungnya lagi tak lama setelah saya jabarkan buku-buku karya si penulis.

Sontak saja saya berhenti mengunyah. Di hadapan saya memang bukan si penulis. Tapi dekat dengan orang terdekat seorang penulis terkenal bagi saya sudah menjadi sesuatu yang luar biasa.

“Adik saya dari dulu memang suka nulis. Mangkanya jadi penulis. Kalau saya nggak telaten,” imbuh Amin

Amin tak bisa menyembunyikan rasa bangganya karena saat ini sang adik sudah menjadi penulis sukses di Bandung.

Yang membuatnya merasa bangga adalah, sering kali ketika ia menyebut nama sang adik kepada orang lain, pasti banyak yang mengaku kenal dengan raut wajah antusias. Meskipun sering kali pula banyak yang meragukan pengakuan Amin sebagai kakak dari penulis yang kini tinggal di Bandung tersebut.

Sering dibanding-bandingkan

Amin sempat mengira kalau saya kaget karena tak percaya, mana mungkin kakak seorang penulis terkenal di Bandung hanyalah seorang penjual angkringan di Jogja? Tapi alasan kekagetan saya sudah saya jawab di atas.

Amin tak luput membanggakan profesi-profesi hebat  yang pernah sang adik jalani sebelum akhirnya menjadi penulis terkenal di Bandung, Jawa Barat. Yang ternyata sudah malang melintang di dunia perbukuan.

“Ya dulu cerita, dari salah satu novel best sellernya itu dapat uang puluhan (juta),” beber Amin yang merupakan pria asli Jogja.

Oleh karena itu, tak ayal jika kemudian Amin mengaku tak jarang mendengar selentingan-selentingan yang membanding-bandingkannya dengan sang adik. Mengingat, jalan hidup Amin sendiri dari dulu sampai sekarang menurutnya cenderung flat dan biasa-biasa saja. Tak seperti sang adik yang bisa dibilang sudah menjadi sosok populer, minimal di dunia perbukuan tanah air.

Iklan

“Kalau saya kerja apa saja, Mas. Sekarang buka angkringan karena umur-umur se-saya ini sudah sulit dapat kerja,” tutur Amin

Baca halaman selanjutnya…

Omzet angkringan tak kalah lumayan 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Juni 2024 oleh

Tags: angkringanankringan jogjaBandungjawa baratJogjakerja di bandungpilihan redaksi
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO
Sehari-hari

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.