Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Lulusan S2 UI Tinggalkan Karier Jadi Dosen di Jakarta, Pilih Jualan Online karena Gajinya Lebih Besar

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
5 Desember 2025
A A
Lulus S2 dari UI, resign jadi dosen di Jakarta. MOJOK.CO

ilustrasi - lulusan S2 UI resign jadi dosen di Jakarta karena gaji kecil. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jadi pedagang online usai lulus S2 di UI

Siapa sangka, kerja keras itu terbayarkan setelah ia lulus S2 di UI tahun 2013. Dari pengalamannya tersebut, Agus sempat diangkat menjadi dosen di salah satu kampus bisnis di Jakarta. Bahkan pernah menjabat sebagai wakil rektor di usia yang masih muda. 

Sayangnya, ia merasa gaji sebagai dosen belum cukup untuk membayar beberapa cicilannya. Oleh karena itu, Agus mencoba pekerjaan sampingan dengan berjualan online.

“Awalnya aku nekat pakai modal dari sisa gaji bulanan yang tak sampai Rp1 juta buat beli produk dan mulai jualan online dari rumah,” jelas Agus.

Keputusan itu pun tak terhindar dari cemooh dari teman-temannya. Mereka tak yakin kalau usaha Agus sukses. Dan benar saja, di bulan-bulan pertama ia berdagang, bisnisnya surut. Tak ada satu orang pun yang membeli produknya.

Namun, Agus tak pernah berhenti belajar. Sebagai alumnus S2 UI, pantang baginya untuk mundur. Usahanya pun semakin lancar. Sampai-sampai tak ada waktu untuk mengajar. Akhirnya, Agus memutuskan untuk berjualan online dan meninggalkan kariernya sebagai dosen.

“Sekarang, aku justru bisa menjual ribuan produk setiap bulannya. Alhamdulillah, dari bisnis rumahan ini aku bisa menghasilkan ratusan juta rupiah bahkan pernah dapat satu miliar dalam sebulan,” ujarnya yang saat ini menjadi pembina seribu tim bisnis.

Kerja keras yang terbayarkan

Dalam kurun waktu tiga tahun, Agus bahkan sudah bisa membeli mobil Fortuner untuk pertama kalinya tanpa menyicil. Beberapa tahun kemudian, penghasilannya juga cukup untuk membangun rumah. Ia pun bisa liburan ke luar negeri seperti Jepang, Korea Selatan, Paris, Swiss, hingga Jerman.

Tak ayal, orang-orang jadi curiga terhadap bisnis yang Agus jalani. Mereka bahkan menuding kalau usaha milik Agus adalah bisnis MLM atau multi-level marketing. 

“Aku cuman pedagang online skincare dan suplemen kesehatan (british propolis) biasa. Kirim paket ke pelanggan setiap hari dan sering lembur sampai malam,” jelas alumnus S2 UI tersebut.

Selain orang-orang nyinyir, masih ada orang-orang yang mendukung dan mempercayainya. Sampai-sampai ia diundang menjadi pembicara di Hongkong. Menurut Agus, semua usahanya itu tak terlepas dari doa ibunya. 

“Alhamdulillah, aku sampai bisa ajak ibu umroh,” ucapnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA: Lulusan S3 di Jogja Tolak Tawaran Jadi Dosen karena Takut Kehilangan Waktu Luang untuk Mancing atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Desember 2025 oleh

Tags: bisnis onlineDosengaji dosenkuliah s2s2uiuniversitas indonesia
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO
Esai

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Beasiswa MEXT U to U di Jepang lebih menguntungkan daripada LPDP. MOJOK.CO
Sekolahan

Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik

6 Mei 2026
Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa? MOJOK.CO
Esai

Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa?

6 Mei 2026
Muhammad Rizky Perwira Zain, lulusan termuda S2 UGM kantongi gelar S2 Kesehatan Masyarakat dan S1 Kedokteran sebelum usia 25 tahun
Sekolahan

Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun

1 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

18 Mei 2026
Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.