Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Lulusan S3 di Jogja Tolak Tawaran Jadi Dosen karena Takut Kehilangan Waktu Luang untuk Mancing

Rizky Fajar Nur Azis oleh Rizky Fajar Nur Azis
18 Maret 2025
A A
Lulusan S3 kampus Jogja tolak jadi dosen demi mancing MOJOK.CO

Ilustrasi - Lulusan S3 kampus Jogja tolak jadi dosen demi mancing. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak orang mungkin tidak akan berpikir dua kali jika mendapat tawaran sebagai dosen. Apalagi yang menawari adalah rektornya sendiri. Lebih-lebih di tengah kondisi ekonomi yang carut marut. Tetapi tidak bagi Ujang (28), bukan nama sebenarnya, lulusan S3 di sebuah kampus di Jogja.

Ujang menolak tawaran tersebut. Dia takut kehilangan waktu luang untuk mancing. Menjadi dosen, dalam bayangannya, akan menyita banyak waktu karena dikejar banyak urusan.

Jadi dosen itu kering makna, lebih baik mancing

Alasan utama Ujang tidak kepinicut dengan tawaran menjadi dosen adalah karena takut kehilangan waktu luang untuk membaca dan menulis. Mancing ada di urutan terakhir.

“Sebelum tagar jangan mau jadi dosen viral, aku tahu bahwa kerja sebagai dosen akan dikoyak-koyak pekerjaan administratif. Keilmuan menjadi sekunder karena fokus dengan laporan dan tetek bengeknya. Itu kering makna,” ucap Ujang saat saya temui pada Rabu (12/3/2025).

Gambaran kehidupan semacam itu juga ujang dapat dari guru besar yang mengajarnya di sebuah kampus di Jogja. Bagi si guru besar, kini punya waktu luang untuk membaca novel menjadi kemewahan tersendiri. Saking waktunya dilahap oleh administrasi.

Mengerikan sekali, batin Ujang. Sebab, menurut lulusan S3 kampus Jogja tersebut, harta karun dalam hidup di zaman ketika industri merenggut jiwa manusia seperti sekarang, tidak lain adalah waktu luang. Saat ini Ujang telah memilikinya (waktu luang). Dia tak mau melepaskannya begitu saja.

Buktikan mancing tak melulu identik dengan pengangguran

Mancing bagi kebanyakan orang memang identik sebagai kegiatan pengangguran. Tetapi bagi Ujang, mancing adalah cara untuk menenangkan pikirannya yang berisik.

“Pertanyaan yang melintas di pikiranku bukan tentang bagaimana jika token listrik belum dibayar, melainkan ‘Kenapa daun ada banyak ya?’, ‘Adam dan Hawa kan sepasang, tapi kok bahasa di dunia jadi banyak, warna kulit juga berbeda-beda?’. Dan pertanyaan eksistensial lainnya yang berisik dalam kepalaku,” kata Ujang.

Maka untuk meredami pikiran dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Ujang memilih untuk mancing.

Syukurnya, orangtua Ujang tidak khawatir dan tidak menuntut apapun padanya: lulusan S3 kampus Jogja yang lebih suka mancing ketimbang berburu lowongan kerja prestisius.

“Aku bisa jamin ke orangtuaku, kebutuhan hidup bisa aku cari sendiri. Dari serabutan editor dan menulis. Dan itu sudah kulakukan,” beber Ujang. Toh selama kuliah pun dia nyaris tidak pernah meminta biaya dari orangtua. S1 hingga S3 dia biayai sendiri dengan beasiswa.

Baca halaman selanjutnya…

Sisi kelam kehidupan seorang dosen

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2025 oleh

Tags: Jogjakampus jogjas3 di jogjauniversitas jogja
Rizky Fajar Nur Azis

Rizky Fajar Nur Azis

Turun ke bumi untuk bersenda gurau.

Artikel Terkait

Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO
Eksplor

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
mahasiswa autis Fakultas Peternakan UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Autis UGM Sulit Berinteraksi Sosial, tapi Buktikan Bisa Lulus Usai 6 Tahun Lebih dan Buka Usaha Ternak Kambing di Kampung Halaman

20 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO
Sosok

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jawa Tengah terima berbagai penghargaan pendidikan dari Mendikdasmen, Gubernur Ahmad Luthfi tegaskan pendidikan adalah syarat mutlak meningkat SDM MOJOK.CO

Kualitas Pendidikan Jawa Tengah “Diakui”: Ubah Pola Pikir Lulus SMP Langsung Kerja hingga Sekolah Gratis untuk Warga Miskin

26 Mei 2026
In this economy: momen para laki-laki merasa gagal sebagai anak dan suami karena masalah keuangan (sulit ekonomi) MOJOK.CO

In This Economy: Momen Para Laki-laki Merasa Gagal sebagai Anak dan Suami, Gaji Numpang Lewat tapi Bingung Mau Kerja Model Gimana Lagi

1 Juni 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beri hadiah sapi kurban usai salat Iduladha bersama warga penghuni Huntara di Tegal MOJOK.CO

Salat Iduladha di Huntara Jatinegara Tegal: Hadiah Sapi 906 Kg dan Kebahagiaan di Tengah Situasi Sulit

27 Mei 2026
Evolusi Meme Mas Bahlil Ganteng: Saat Algoritma Menyelamatkan Citra Kanda Buahlil MOJOK.CO

Evolusi Meme Mas Bahlil Ganteng: Saat Algoritma Menyelamatkan Citra Kanda Buahlil

27 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Yang Perlu Kamu Tahu dan Kamu Lakukan di Tengah Kelesuan Ekonomi Saat Ini

29 Mei 2026

Video Terbaru

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

14 Mei 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.