Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Redaksi oleh Redaksi
14 Mei 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Episode Sebat Dulu kali ini kedatangan Perunggu, band rock alternatif yang belakangan makin sering bikin orang merasa: “kok lagu ini tahu isi kepala gue, ya?” Bertempat di Pendopo Ambarukmo, dengan suasana Jogja yang santai tapi punya energi sendiri, obrolan mengalir ke mana-mana—dari musik, umur 30-an, pekerjaan kantoran, sampai urusan weton dan filsafat hidup ala orang Jawa.

Cerita Masa Lalu Perunggu

Perunggu datang bukan cuma membawa cerita soal album atau panggung besar. Mereka cerita soal masa-masa ketika masih hidup sebagai pekerja kantoran: berangkat kerja, pulang kerja, ngatur deadline, lalu di sela-sela waktu yang sempit itu masih berusaha membangun band dengan serius. 

Iklan

Dari situ terungkap bagaimana kebiasaan jadi “budak korporat” justru ikut membentuk cara mereka mengelola Perunggu—serba terencana, rapi, penuh checklist. Mulai dari rilisan, showcase, video klip, live session, branding visual, sampai cara membangun momentum album sedikit demi sedikit.

Obrolan lalu masuk ke cerita lahirnya Memorandum, album yang banyak dikerjakan saat pandemi. Ketika banyak orang merasa dunia lagi sempit-sempitnya, Perunggu justru menemukan ruang kreatif baru dari ritme work from home. Dari rumah, dari jeda, dari kebingungan yang akrab di masa itu, lahirlah lagu-lagu yang kemudian membawa mereka dikenal lebih luas.

Tapi ternyata tantangan sesungguhnya datang setelah itu: album kedua. Karena setelah album pertama diterima banyak orang, muncul tekanan yang tidak sederhana—gimana caranya bikin karya baru tanpa terus dibayang-bayangi kesuksesan sebelumnya? Dari situ obrolan jadi makin seru. Ada cerita soal intuisi, god feeling, sampai konsep ilmu titen ala Jawa. Bahkan, dengan gaya bercanda khas Mojok, Perunggu sempat “dibaca wetonnya” dan divonis: “kalian ini fix orang Jawa.”

Bukan Hanya Soal Musik

Tidak berhenti di musik, episode ini juga masuk ke keputusan besar yang mungkin pernah dipikirkan banyak orang tapi tidak semua berani menjalankannya: ninggalin pekerjaan mapan demi fokus pada sesuatu yang benar-benar dicintai. 

Perunggu cerita soal diskusi panjang dengan pasangan, restu orang tua yang tentu saja sempat khawatir, sampai pertanyaan yang lebih besar dari sekadar urusan gaji: apakah menjadi musisi penuh waktu bisa membuat mereka lebih hadir untuk keluarga, lebih bahagia, dan memberi dampak yang lebih besar untuk orang lain?

Pada akhirnya, episode ini bukan cuma ngobrolin band yang lagi naik daun. Ini obrolan tentang kerja, keluarga, keyakinan, budaya, tekanan hidup usia 30-an, dan bagaimana tetap waras sambil menjaga idealisme di tengah industri musik yang makin padat. 

Hangat, jenaka, ngalor-ngidul khas obrolan Mojok, tapi diam-diam menyimpan banyak hal yang mungkin terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

Tags: album baru perungguband perunggusebatdulu

Terpopuler Sepekan

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6 MOJOK.CO

Wonogiri Jadi Wilayah dengan Penutupan Perlintasan Liar Terbanyak di Daop 6

27 Juli 2026
Akhiri Kemitraan Semu, Saatnya Lindungi Hak Ojol melalui Kategori Pekerja Ketiga MOJOK.CO

Akhiri Kemitraan Semu, Saatnya Lindungi Hak Ojol melalui Kategori Pekerja Ketiga

25 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.