Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

3 Rahasia yang Buat Warung Madura Nekat Jualan di Dekat Indomaret dan Alfamart dengan Harga Tak Lebih Murah

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
29 April 2024
A A
warung madura berani mepet indomaret dan alfamart.MOJOK.CO

Ilustrasi warung Madura (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tidak jarang kita menemui warung Madura yang berdiri di dekat raksasa waralaba minimarket Indomaret dan Alfamart. Tentu, keputusan untuk berdekatan itu tidak sembarang ambil. Ada perhitungan di balik strategi yang kelihatan nekat itu.

***

Selain berdagang, Perantau Madura sebenarnya juga banyak yang mengambil jalan sebagai mahasiswa dan cendekiawan. Setidaknya, itulah yang Ketua Keluarga Madura Yogyakarta (KMY), Jugil Adiningrat sampaikan saat Mojok pernah ngobrol dengannya.

Namun, tidak memungkiri bahwa di urusan perniagaan lah bendera mereka berkibar kencang. Di Jogja misalnya, Mojok setidaknya pernah memetakan delapan usaha yang identik dengan para perantau ini. Selain warung Madura, ada potong rambut, usaha barang antik, juragan rongsok, hingga pedagang penyetan. Jenis-jenis itu pernah terangkum dalam liputan Memetakan 8 Usaha Orang Madura di Perantauan Berdasarkan Ciri dan Asal Daerahnya.

Jugil bercerita, keberhasilan seorang perantau, apalagi yang dianggap sebagai tokoh masyarakat, mendorong banyak orang mengikuti jejaknya. Jika ada yang sukses membuka warung Madura, maka akan banyak tetangganya yang terdorong memanfaatkan peluang yang sama.

“Keberhasilan tokoh itu dianggap peluang bersama, akhirnya peluang itu jadi getok tular dan diikuti. Hal itu yang membuat misalnya toko kelontong banyak dari Sumenep, pasti awalnya kisah suksesnya diawali orang sana,” papar Jugil.

Warung Madura memang jadi fenomena, lantaran setidaknya satu dekade belakangan perkembangannya begitu pesat di berbagai kota besar Pulau Jawa. Mulai dari Surabaya, Jakarta, Jogja. Menariknya, memang sebagian dari pengusaha warung kelontong kecil ini nekat buka dekat dengan Indomaret dan Alfamart. Dua raksasa minimarket yang serba lengkap barang dagangannya.

Lantas, bagaimana sebenarnya mereka berani mengambil keputusan berdekatan dengan Indomaret dan Alfamart? Mojok pernah melakukan beberapa liputan untuk merangkum jawabannya.

Warung Madura dekat Indomaret dan Alfamart lengkap dan jualan kebutuhan eceran

Di Jalan Perumnas, Sleman saya pernah menjumpai warung Madura yang hanya terpisah dua bangunan dari gerai Alfamart. Itu merupakan jarak terdekat antara warung Madura dengan gerai waralaba minimarket besar yang pernah saya lihat.

Jika menilik ke dalam warung itu, memang dagangannya cukup lengkap. Stok barangnya bahkan membeludak hingga bagian luar toko. Sayangnya, penjaga warung saat itu bukan pemiliknya sehingga enggan saya wawancara.

warung madura dekat alfamart.MOJOK.CO
Salah satu warung Madura yang berada dekat Alfamart Jalan Perumnas, Sleman (Hammam/Mojok.co)

Namun, jika diamati salah satu karakternya selain dagangan lengkap adalah tersedianya kebutuhan pelanggan sekitar dalam bentuk eceran. Mulai dari rokok, minuman kemasan, bahkan hingga kondom dan tissue magic. Dua barang terakhir itu bahkan dijual secara ecer. Tampaknya pemiliknya memang memahami kebutuhan daerah sekitar yang banyak kos bebas, hotel, dan penginapan.

Muhdiyin (28) dan Ulfa (27), sepasang suami istri yang juga pernah menjaga warung Madura lain di sekitar sana mengungkapkan bahwa andalan mereka adalah tiga hal yakni rokok, minuman ringan, dan bensin eceran.

Rokok eceran tidak dijual di Indomaret dan Alfamart. Bensin, juga tidak bisa pelanggan temui di gerai waralaba minimarket tersebut. Sehingga, dua hal itu jadi salah satu alasan mengapa jenis warung ini tidak segan berdekatan dengannya.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Harga kadang lebih mahal tapi pelanggan tetap datang, padahal sampingnya Indomaret

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 April 2024 oleh

Tags: AlfamartIndomaretMaduraminimarkettoko kelontongwarung madura
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)
Pojokan

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Kurir Alfagift, layanan Alfamart penyelamat pekerja Jakarta
Urban

Alfagift, Penyelamat Pekerja Jakarta dari “Mati” Kelaparan karena Kelelahan dan Tak Punya Teman Makan

4 Maret 2026
Catatan

Beras Porang Indomaret, Makanan Aneh yang Saya Sesali untuk Sahur padahal Menu Favorit Orang Jepang

3 Maret 2026
produk indomaret, private label.MOJOK.CO
Sehari-hari

Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan

24 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Perasaan duka

Duka Dianggap Hanya Terjadi saat Menangis, padahal Perasaan Sedih Bisa Muncul secara Random dan Absurd

10 Maret 2026
Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Kuliner Sunda yang tidak ada di Jogja, seblak buat perantau ingin mudik Lebaran

Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”

10 Maret 2026
Sarjana Ekonomi pilih berjualan ayam penyet

Sarjana Ekonomi Pilih Berjualan Ayam Penyet, Sempat Diremehkan Banyak Orang, tetapi Bisa Untung 3x Lipat UMR dan Kalahkan Gaji Pekerja Kantoran

9 Maret 2026
wayang, plaza ambarrukmo.MOJOK.CO

Di Balik Pagelaran Wayang 20 Jam Nonstop: Menaklukkan Angin, Hujan, dan 40 Kepala Manusia di Atap Mal

8 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.