Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Alfagift, Penyelamat Pekerja Jakarta dari “Mati” Kelaparan karena Kelelahan dan Tak Punya Teman Makan

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
4 Maret 2026
A A
Kurir Alfagift, layanan Alfamart penyelamat pekerja Jakarta

Kurir Alfagift, layanan Alfamart penyelamat pekerja Jakarta (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tidak hanya menjadi tempat singgah orang-orang yang harus menahan pulang demi bekerja, Alfamart juga berjasa dengan menghadirkan Alfagift. Berkat Alfagift, orang-orang yang tidak bisa keluar untuk membeli langsung kebutuhannya, masih bisa bertahan. Khususnya bagi pekerja Jakarta yang sudah kelelahan dan sendirian, Alfagift ibarat teman paling setia.

Alfagift, belanja online bebas ongkir tanpa minimal beli

Alya (24) adalah salah satu orang yang diuntungkan dengan adanya Alfagift. Ia menjadi lebih mudah untuk membeli kebutuhannya selama berada di Jakarta.

Iklan

Sebetulnya, Alya bukan pertama kali tinggal di Jakarta. Ia sudah lebih dari tiga tahun menetap di sana, tetapi berpindah lokasi dari wilayahnya sebelumnya. Di Jakarta Pusat, Alya hanya menjadi satu dari sekian orang yang bertaruh hidup dalam keramaiannya.

Karena itulah, dengan adanya Alfagift sebagai aplikasi belanja online dengan layanan pengantaran mulai pukul 07.00 pagi sampai 22.00 malam, Alya tidak perlu lagi merasa cemas.

Tanpa minimal pembelian, barang sekecil apa pun akan langsung diantarkan ke depan kos-kosannya di Jakarta. Ini membuatnya merasa lebih nyaman dan tenang dengan kecanggihan fasilitas antar dari belanja Alfagift ini, mengingat juga Alya tidak mempunyai kendaraan yang bisa mempermudahnya dalam mobilisasi, termasuk untuk belanja kebutuhan, selama berada di Jakarta.

“Alfagift tuh penyelamat semuanya,” katanya, Selasa (3/3/2026) malam.

Penyelamat pekerja Jakarta yang sudah terlalu lelah

Jika harus diurutkan, belanja online yang diantarkan tanpa minimal pembelian ini menjadi salah satu hal paling berjasa di hidup Alya selama di Jakarta. Bagaimana tidak, ia harus bekerja mulai dari pukul 09.00 pagi.

Bertarung dengan banyak orang di jalanan Jakarta menuju tempat yang sama, perkantoran di bilangan Jakarta Pusat.

Sesampainya di kantor, Alya dihadapkan dengan setumpuk pekerjaan yang tidak jarang mengharuskannya lembur. Akibatnya, pulang pukul 17.00 seperti patokan jam kerja umumnya adalah sesuatu yang terkadang mustahil untuknya.

Bisa jadi, Alya baru menyelesaikan pekerjaan bersamaan dengan adzan Maghrib. Bisa jadi juga, ia baru tiba di kos saat Isya. 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Jadi tak heran, sekalipun melewati beberapa gerai Alfamart di jalan pulangnya, Alya memilih langsung pulang. Di dekat kosnya pun, ia bilang, ada Alfamart yang berjarak sekitar 200 meter, tetapi dirinya sering sudah merasa terlalu lelah untuk menyempatkan singgah.

“Sebenarnya tiap aku pulang, bisa mampir dulu, tapi aku pilih langsung pulang aja biar dianter,” ujarnya.

“Walaupun Alfamart di sini aku sedekat itu, aku tetap pakai Alfagift,” aku Alya.

Jadi bisa makan, meski tidak ada teman dan sendirian

Krisis yang terjadi bagi pekerja Jakarta bukan hanya saat lelah. Justru, situasinya akan semakin berlipat ganda melelahkan ketika menyadari bahwa perut keroncongan dan sedang sendirian di kota orang.

Iklan

Kondisi ini jelas mengenaskan.

Belum lagi, saat sakit yang tiba-tiba hadir seiring dengan situasi semacam ini. Padahal, ada tanggungan pekerjaan yang masih menunggu keesokan hari. Sebab, bekerja di Jakarta berarti hidup dan mati dikerahkan sepenuhnya untuk pekerjaan.

Saat itulah, Alya bilang, layanan ini menolongnya. Ia bahkan bertanya-tanya dari mana keuntungan yang diperoleh Alfagift, mengingat jasa antarnya yang bisa diatur secepat kilat (dalam kurang dari satu jam) dan harga yang tidak berbeda dengan harga di Alfamart.

“Nggak ada minimal order, nggak ada ongkir. Untungnya di mana ya mereka?” tanyanya.

Bahkan, beberapa kali, Alya mengaku tidak membeli banyak. Ia hanya membeli makanan dan minuman dengan total kurang dari Rp30  ribu. Meski begitu, ia tidak merasa diremehkan karena belanja sedikit, malah tetap mendapat konfirmasi kalau-kalau barangnya tidak tersedia.

Karena itulah, Alfagift bisa disematkan sebagai juru penyelamatnya. Di saat tidak ada teman yang bisa mengantar keluar untuk membeli kebutuhan, juga sedang sendirian dan tidak ada kendaraan, layanan ini menjadi solusi paling praktis.

“Harganya juga sama kayak di Alfamart, terus barangnya nggak ada juga dikonfirmasi. Padahal kok bisa konfirmasi di saat pesanan mereka yang sangat banyak itu,” katanya.

Penulis: Shofiatunnisa Azizah

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign atau artikel liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2026 oleh

Tags: AlfagiftAlfamartalfamart 24 jamalfamart jakartaalfamart terdekatbebas ongkir Alfagiftbekerja di jakartabelanja online Alfamartcamilan alfamartgaya hidup Jakartalayanan antar belanja alfagiftpekerja jakarta
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co
Urban

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL
Catatan

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Gaji magang di Jakarta bisa beli iPhone gak kayak kerja di Jogja
Urban

Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita

28 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Terima Kasih No Na! "Udah Siap Belum?" Akhirnya Mengalahkan "Mas Bahlil Ganteng" di Kepala Bocil

Terima Kasih No Na! “Udah Siap Belum?” Akhirnya Mengalahkan “Mas Bahlil Ganteng” di Kepala Bocil

6 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.