Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
14 Maret 2026
A A
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Namanya Wisnu Pamungkas (38). Asli Surabaya, merantau di Jogja lebih dari 15 tahun. Setelah menikahi orang Sleman, dia langsung mengganti KTP-nya. Namun, sebagai asli Surabaya, dia tidak bisa lepas dari satu identitasnya, yaitu makanan khas Jawa Timur. Maka, mudik adalah momen untuk “balas dendam”.

Wisnu adalah sedikit dari teman saya yang sangat suka makan bebek. Mungkin, Tuhan memang memberinya anugerah bebas dari kolesterol dan darah tinggi atau semua penyakit yang katanya disebabkan oleh bebek. Dan kamu tahu, sebagai orang asli Surabaya, dia sangat tersiksa dengan olahan bebek di Jogja.

Saya tidak bisa membantah pernyataan dia suatu kali. “Bebek di Jogja itu sebetulnya ya nggak jelek banget. Cuma, nggak konsisten aja.” Saya tidak bisa membantah karena saya sendiri penyuka bebek dan sependapat dengan pernyataan itu. Beda jauh dengan di Surabaya di mana rasanya kok warung bebek itu sepakat untuk enak semua.

Tidak hanya bebek, tapi semua makanan khas Jawa Timur itu rata-rata konsisten. Maksudnya, warung-warung yang menyediakan makanan khas Jawa Timur sepakat untuk enak. Makanya, mudik Lebaran adalah momen bagi lidah Wisnu untuk melepas rindu.

BACA JUGA: Warung Bebek Purnama Terenak di Surabaya, Masakan Orang Madura Tak Pernah Mengecewakan

Rindu makanan khas Jawa Timur

Wisnu ini sebenarnya nggak pilih-pilih makanan. Dia bisa beradaptasi dengan cepat ketika harus makan gudeg. Dia tahu kalau gudeg itu dominan manis. 

Alih-alih mengeluh, dia selalu berpesan kepada penjual gudeg untuk menambah porsi krecek supaya pedasnya nambah. Kalau makan bakmi Jawa, dia selalu setia makan tanpa kecap. Intinya, dia memang orang Surabaya yang nggak lemah dan tahu hidup itu soal adaptasi.

Namun, meski bermental baja, Wisnu tetap manusia. Dia selalu kangen makanan khas Jawa Timur meski sudah lama sekali tinggal di Jogja dan ber-KTP Sleman. Maka, setiap momen mudik Lebaran, dia sudah membuat “daftar kunjungan” bersama istri dan anaknya. Bukan untuk mengunjungi saudara, tapi titik-titik terbaik yang menjajakan makanan khas Jawa Timur.

Bagi Wisnu, mudik Lebaran itu yang penting keluarga inti saja. Silaturahmi dengan keluarga besar juga sekadarnya saja. Saya tidak bisa menyalahkan atau membantah prinsip dirinya ini. Siapa saya kok mau menghakimi. Maka, setelah mudik lengkap oleh salam-salaman, dia berburu bebek.

Bebek Purnama adalah makanan khas Jawa Timur yang juga saya gemari. Namun, bagi Wisnu, makan bebek, khususnya di Surabaya, bukan perkara merek saja. Seperti yang dia bilang tadi bahwa bebek di Jogja nggak konsisten, di Surabaya beda perkara. Rata-rata enak dan kalau sudah kangen, nggak perlu pilih-pilih tempat.

Saya setuju dengan sikap ini. Pasalnya, saya pernah sangat sering berkunjung ke Surabaya untuk menengok istri yang bekerja di sana. Dan bebek di sana memang rata-rata enak.

Baca halaman selanjutnya: Kenapa di Jogja begitu mengecewakan?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2026 oleh

Tags: Bakmi Jawabebek gorengbebek purnamagudegJogjakuliner jawa timurMaduramakanan khas jawa timurmakanan khas jawa timur di Jogjarekomendasi makanan khas jawa timur
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)
Pojokan

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO
Sehari-hari

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Deep talk dengan bapak setelah 25 tahun merasa fatherless, akhirnya tahu kalau selama ini bapak juga sangat kesepian MOJOK.CO

Baru Deep Talk dengan Bapak di Usia 25, Bikin Sadar kalau Selama Ini Dia Sangat Kesepian dan Pikul Beban Sendirian

20 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Lulusan SMK cuma kerja jadi pegawai di SPBU, diremehkan saudara tapi malah jadi tempat ngutang MOJOK.CO

Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

21 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.