Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
14 Maret 2026
A A
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Analisis dangkal, tapi masuk akal

Suatu kali saya dan Wisnu pernah makan rawon, salah satu makanan khas Jawa Timur, berdua saja di Taman Bungkul, Surabaya. Momennya memang pas. Saya sedang ke Surabaya dan dia mudik dari Jogja. Kami janjian di Rawon Kalkulator yang terkenal itu. Iya, memang bukan rawon terbaik, tapi masih enak kok buat lidah Jogja saya.

Salah satu topik obrolan kami adalah berusaha menjawab pertanyaan ini: “Kenapa rata-rata bebek dan semua makanan khas Jawa Timur yang ada di Jatim itu enak semua?”

Iklan

Wisnu yang pertama membuat analisis, yang kami sama-sama tahu, pasti dangkal. Maklum, kami ini sebatas penikmat, bukan ahli kuliner.

Jadi, kalau soal bebek, adalah Surabaya dan Madura yang merajai. Kenapa begitu? Mungkin, kata Wisnu: “Orang Surabaya dan Madura itu kayaknya sama kalau soal gengsi. Jelas gengsi kalau makanan yang mereka sajikan itu kalah enak.”

Maka, yang terjadi kemudian adalah “pemerataan rasa enak” di mana sebagai orang Jogja, saya sangat bersyukur. Dulu, saya dan istri itu hanya tahu kalau mau makan bebek enak ya ke Bebek Purnama. Namun, hanya dalam beberapa bulan, kami belajar bahwa semua warung bebek itu rata-rata enak.

Bagi saya juga, analisis dangkal dari Wisnu ini sudah cukup masuk akal. Sebagian orang Jawa Timur dan Madura yang saya kenal di Jogja memang begitu. Gengsi mereka besar dan berdaya saing. Meski terlihat santai dan kerjaannya ngopi saja, tapi pekerjaan mereka pasti beres dan terbilang bagus.

BACA JUGA: 4 Makanan Khas Jawa Timur yang Sebaiknya Nggak Buru-buru Ditawarkan pada Teman Bulemu

Berharap di Jogja lahir makanan khas Jawa Timur yang “konsisten”

Warung rawon, sebagai salah satu makanan khas Jawa Timur, di Jogja itu ada banyak. Salah satu yang masih terbilang baru ada di Jalan Magelang, tepatnya di halaman parkir toko pakaian De Kosmo. Namanya Kedai Rawon Bergelora. Ulasan yang saya temui di media sosial terbilang bagus.

Namun, nasib rawon di Jogja ya sama seperti bebek. Nggak semua enak, banyak yang jauh di bawah standar sebagai makanan khas Jawa Timur. Wisnu, sebagai orang Surabaya yang resah, pernah punya cita-cita mulia.

Dia pernah ingin membuka sebuah food court di Jogja. Isinya adalah parade makanan khas Jawa Timur. Wisnu yakin usahanya ini akan ramai karena banyak orang Jogja “tersiksa” oleh makanan khas-nya sendiri. Banyak yang suka asin, gurih, dan pedas. Saya sendiri termasuk di sana.

Namun, cita-citanya mentok di dana dan ilmu pengetahuan. Kembali lagi, kami ini penikmat, bukan ahli kuliner. Oleh sebab itu, hanya di momen mudik Lebaran, lidah Wisnu bisa menuntaskan rasa kangen kepada bebek goreng. 

Saat artikel ini tayang, Wisnu sudah mudik ke Surabaya. Saya yakin, dia nggak akan nunggu waktu lama untuk segera mengganyang bebek dan rawon. 

Kadang saya ingin titip bungkus sambal di Bebek Purnama yang pedasnya paripurna itu. Namun, kok nggak mungkin kalau titip cuma sambalnya saja.

Ah, sebagai orang Jogja, saya jadi pengin merasakan mudik. Berburu makanan khas dan memuaskan dahaga rindu. Seperti kawan saya si omnivora satu itu, mudik ke Surabaya untuk kangen-kangenan dengan makanan khas Jawa Timur.

Iklan

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Makanan Khas Jawa Timur Paling Red Flag, Cukup Sekali Dicoba atau Sekalian Nggak Usah Dicoba Sama Sekali dan pengalaman menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2026 oleh

Tags: Bakmi Jawabebek gorengbebek purnamagudegJogjakuliner jawa timurMaduramakanan khas jawa timurmakanan khas jawa timur di Jogjarekomendasi makanan khas jawa timur
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO
Otomojok

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO

Ragam Karya dan Pertunjukan dalam “Ars Longa: Generatio” sebagai Pembuka Trilogi Seni ARTJOG

24 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi MOJOK.CO

Warung Kopi Aceh: Tempat Orang Terlihat Sibuk, Padahal Cuma Ngopi

19 Juni 2026
dosen.MOJOK.CO

Butuh Biaya Puluhan Juta Demi Ijazah S2-S3, tapi Negara Malah “Melegalkan” Dosen Digaji di Bawah UMR

23 Juni 2026
penyakit, cuci darah.MOJOK.CO

‘Gaji Habis buat Cuci Darah’ – Yang Perlu Kamu Ketahui soal “Tren” Penyakit Lansia yang Menyerang Generasi Muda

19 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.