Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
Kalau cuma modal tajir, orang Jakarta tak akan bisa slow living di desa. Sebab, syarat hidup di desa adalah srawung,...
Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Kalau cuma modal tajir, orang Jakarta tak akan bisa slow living di desa. Sebab, syarat hidup di desa adalah srawung,...
"Jurusan Buangan" di PTN hanya menang gengsi kalau dibandingkan dengan PTS. Namun, di dunia kerja, jurusan ini tetap kalah telak.
Lanjut kuliah S2 karena FOMO dan sebagai pelarian bikin menyesal. Setelah lulus kuliah, ijazahnya tak dihargai dan susah dapat kerja.
Peristiwa Geger Sepehi pada tahun 1812 adalah bukti keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II dalam menolak tunduk pada penjajah. Atas keteguhan...
Karakter Tante Yuli di film Tunggu Aku Sukses Nanti adalah villain kita di dunia nyata. Sosoknya muncul dalam setiap keluarga...
Pembangunan fisik dan perluasan area industri di Papua berdampak buruk pada kelestarian alam. Satwa menjadi langka, manusia pun ikut merana.
Jurusan sepi peminat memang gampang masuknya. Namun, bagi Rizal, ia malah menyesal karena bikin tersiksa saat sudah lulus kuliah.
KA Eksekutif memang elite. Harganya mahal dan fasilitasnya mewah. Namun, kelakukan norak oknum penumpang kereta api ini malah bikin kesal.
Film Tunggu Aku Sukses Nanti adalah potret tentang standard kesuksesan yang keliru bisa pelan-pelan merusak kewarasan anak muda. Terutama mereka...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.