Arsip Artikel: Ahmad Effendi
1,549 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan
Perombakan buku pelajaran berisiko menjadi proyek politik yang berpotensi memboroskan anggaran.
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja
Lurah Gowongan, Tika Andriatiavita, menekankan bahwa kegiatan ini sangat inklusif dan merangkul semua kalangan.
Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan
Pengamen lampu merah di Jogja terbukti lebih berkelas dan sopan dibandingkan pengamen Malioboro yang cuma modal nekat dan suka memaksa.
Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi
Membawa Mie Gacoan saat pulang kampung adalah hal yang wajib.
Suasana KKN Tak Seindah Konten di TikTok: Banyak Drama Sesama Mahasiswa, hingga Tangis Palsu Saat Perpisahan dengan Warga Desa
KKN seringnya cuma dipenuhi drama sesama mahasiswa, bahkan konflik dengan warga desa.
Mencintai Pekerjaan tanpa Harus Menyukai Orang-Orang di Dalamnya
Beban tugas tak pernah benar-benar membunuh gairah kerja. Keharusan merawat basa-basi sosial lah yang diam-diam menghabisinya.
Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya
Punya rumah di desa setelah menikah tak selalu menjadi hal yang bisa disyukuri.
Tangis Sunyi Para Perantau: Uang Habis Untuk Hidupi Keluarga, tapi Dicap Durhaka karena Jarang Pulang dan “Tak Hadir” di Orang Tua
Banyak perantau dicap durhaka karena jarang pulang. Padahal, gajinya habis buat menghidupi keluarga di desa.