Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mimpi Buruk Macetnya Penyaluran Dana Beasiswa PMLD yang Telat Hampir Empat Bulan

Redaksi oleh Redaksi
7 Mei 2023
A A
beasiswa pmld mojok.co

Ilustrasi uneg-uneg (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kalian boleh bilang saya kurus karena kurang gizi, malnutrisi, pola hidup tak sehat, hingga cacingan. Saya terima. Perawakan saya seolah mengiyakan itu semua. Namun yang terjadi sebenarnya, belakang ini saya makan hanya sehari sekali. Ini karena yang beasiswa macet hampir empat bulan.  

Saat ini saya menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga menggunakan beasiswa Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI). Penerima beasiswa PMLD angkatan 2019, di mana saya salah satunya, merupakan angkatan pertama alias percobaan. 

Iklan

Sejak awal, Kemenag memang kerap telat mengirimkan beasiswa di tiap pergantian tahun. Namun, baru kali ini keterlambatannya mencapai hampir 4 bulan. Keterlambatan penyalursan beasiswa itu tidak hanya berdampak pada penerima beasiswa saja. Bapak kos di mana saya selama ini menyewa kamar juga ikut terdampak. Saya sudah nunggak kos tiga bulan, hak beliau tidak terpenuhi. 

“Angkatan yang dulu-dulu di beasiswa Kemenag juga sering telat kok. Gitu aja kok ngeluh!” Mungkin menjadi salah satu alibi klise yang bakal muncul di tengah keterlambatan penyaluran kali ini. Tentu saja saya akan mendamprat balik pernyataan itu. Sudah tau bobrok kok malah dilestarikan!

Bagian paling menyakitkan

Untuk Kemenag, bagian paling menyakitkan dari keterlambatan beasiswa ini adalah terlilit utang. Paceklik yang cukup lama memaksa kami mau-tidak mau berutang. Memang, kami penerima beasiswa bukanlah kategori tidak mampu. Namun perlu disadari, mayoritas dari kami UIN Kalijaga juga bukan dari kalangan berlimpah, mayoritas berangkat dari kondisi  ekonomi tiarap. Sementara dalam kontrak beasiswa awal, kami dilarang bekerja dan diminta fokus studi. 

Mungkin uneg-uneg ini terkesan sambat tak tahu diri. Banyak orang di luar sana tidak seberuntung kami yang bisa melanjutkan pendidikan dengan beasiswa. Namun para penerima beasiswa juga manusia. Kami juga butuh makan, butuh membayar untuk tempat tinggal, perlu bensin untuk penelitian. Semua itu diperlukan demi mengejar tenggat waktu disertasi yang dituntut selesai dalam waktu cepat. 

Perihal urusan administrasi kementerian yang terkesan alot dan lama, apa benar-benar tidak ada solusi sama sekali?  Sebab kami mencium gelagat pilih kasih di sini. Ceritanya, ketika ada salah satu perwakilan kelas kami yang mencoba menghubungi bertanya tekrait beasiswa ini, kok tidak ada balasan. Sementara  penerima beasiswa PMLD di UIN Jakarta direspons pesan WA-nya. Memang LDR selalu jadi masalah ya, yang berjarak kalah dengan yang dekat.

Jangan bawa narasi ‘berkah’

Untuk pengelola UIN Sunan Kalijaga, Tolong, berhentilah memakai—untuk tidak menyebut jualan—narasi “berkah”. Kerap kami diingatkan tanggung jawab beasiswa yang dari pajak rakyat, jika tidak berhati-hati bisa tidak berkah. Kami tahu. Saya sadar. Bahkan saking sadarnya sejak dulu saya tidak mau mengakui kalau beasiswa ini diberi pemerintah. Ini diberi rakyat, orang-orang biasa. Pemerintah hanya penyalur. 

Please…jangan bawa narasi berkah dong. Saya geli mendengarnya. Mengingat yang bicara begitu adalah sosok pejabat kampus yang juga masih mengajar di kelas. Saat bertugas mengajar dalam satu mata kuliah, ternyata beliau ini sering absen. Hanya dua kali masuk kelas dan yang terakhir tiba-tiba memberikan UAS. Memang sih, mahasiswa, lebih-lebih yang berada tingkat pascasarjana, itu dituntut belajar mandiri. Namun ini persoalan komitmen juga saya rasa. Dia sebagai pengajar telah ditugaskan, kok malah begitu dihubungi sulit balasnya dan sering sesuka hati memberikan jadwal. Kok kampus yang konon dapat penghargaan inklusif sebegitu sepihaknya?

Beasiswa ini memang niat awalnya sangat baik yakni untuk memutus rintangan distraksi finansial. Oleh karenanya, calon akademisi muda bisa fokus memproduksi ilmu pengetahuan. Namun yang terjadi kini, beasiswa malah macet pencairannya yang bukan tidak mungkin bisa membatalkan niat awal yang mulia itu. 

Naufal Waliyuddin
Umbulharjo, Kota Yogyakarta
[email protected]

BACA JUGA Dear Debt Collector, Menagih ke Kontak Darurat Itu Sia-sia dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2023 oleh

Tags: beasiswauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO
Eksplor

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO
Sekolahan

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
Mahasiswa dapat beasiswa KIP Kuliah bohongi orang tua demi uang saku dobel MOJOK.CO
Sekolahan

Dapat Beasiswa KIP Kuliah Jalur FOMO, Bohongi Ortu biar Dobel Uang Saku karena Gaya Hidup Tak Cukup Rp750 Ribu

20 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026
Derita anak magang atau PKL SMK: diperlakukan sebagai pekerja penuh waktu hingga ikut lembur dan dibentak-bentak MOJOK.CO

Magang SMK Tak Dibayar tapi Jadi Tenaga Kerja Serabutan, Ikut Lembur hingga Dibentak-bentak kalau Ada Kesalahan

9 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.