Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Naiknya Gaji PNS, Tidak Membuat Kinerja PNS Memburuk, Kan?

Redaksi oleh Redaksi
19 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gaji PNS bakal naik sekitar 5% pada 2019 mendatang. Apakah hal ini akan berpengaruh dengan kinerja pelayanan PNS, yang dari laporan Ombudsman setiap tahunnya semakin buruk?

Hari ini (19/09) seleksi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dibuka. Bagi banyak masyarakat Indonesia, pembukaan pendaftaran ini sudah sangat ditunggu-tunggu. Diharapkan untuk menjadi tumpuan bagi kehidupan kedepannya. Bekerja di lembaga negara memang menjadi pilihan pekerjaan terfavorit saat ini.

Apalagi, gaji PNS tahun 2019 digadang-gadang akan naik sekitar 5%. Yap, hal ini sudah disampaikan pada RUU APBN dan Nota Keuangan 2019 di sidang paripurna DPR 16 Agustus lalu. Di situ, Jokowi dengan jelas menyatakan bahwa pemerintah akan menaikkan gaji pokok PNS dan pensiunan sebesar rata 5% pada 2019. Tentu saja hal ini sangat menggiurkan, bukan?

Menteri Keuangan, Sri Mulyani sendiri sudah memastikan bahwa kenaikan tersebut tidak akan menghapus tunjangan lain, seperti gaji ke-13, tunjangan hari raya, tunjangan kinerja, dan lainnya. Masalah tunjangan ini pun, akan tetap sama seperti tahun sebelumnya. Hayooo, siapa yang tidak pengin jadi PNS dengan keterjaminan ekonomi itu?

Apalagi untuk kamu para pria yang sedang ingin menunjukkan kemapanan pada calon mertuamu. Kesempatan untuk segera menikah sepertinya sudah di semakin dekat.

Eits, yang perlu diingat, ketika dibayar lebih ‘mahal’ oleh negara, bukan berarti bisa enak-enak saja. Tentu saja ada konsekuensi yang lebih besar dengan bayaran ‘mahal’ tersebut. Jangan lupa ya, menjadi PNS itu menjadi abdi negara. Abdi negara, Gaes. Mengabdi.

Jabatan ini bukan sekedar mempermudah kita untuk dapat pinjaman di bank, misalnya. Atau membuat kita leha-leha kemudian foya-foya. Bukan. Pekerjaan PNS ini dibayar untuk mengabdi.

Dalam abdi negara, terdapat kata abdi, yang menurut KBBI dapat diartikan sebagai orang bawahan, pelayan. Sehingga jika sedikit dijabarkan, abdi negara adalah orang yang bekerja pada negara. Yang sudah menyediakan dirinya untuk melayani negara.

Oleh karena itu, tidak seharusnya ada lagi protes atau keluh kesah para abdi negara ini ketika pekerjaan yang mereka urusi ini menumpuk dan tak berkesudahan. Lah namanya aja pelayan, je~

Hal ini harus benar-benar dipahami sebelum memutuskan mendaftar sebagai PNS. Pasalnya, dari laporan tahunan Ombudsman RI tahun 2017, lembaga ini menerima 10.558 laporan warga yang mengeluhkan pelayanan publik di instansi pemerintah. Baik dari Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan Instansi Pemerintah/Kementerian. Naik tipis dari tahun 2016 sebesar 10.476. Itu artinya, masih belum ada perbaikan pelayanan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Bahkan bulan ini, BKN juga merilis data rekapitulasi 2.357 PNS terlibat korupsi yang masih aktif. Jika ditotal berdasarkan catatan BKN, jumlah PNS yang terlibat korupsi jauh lebih besar, yakni 7.749 orang. Data tersebut diperoleh BKN setelah melakukan penelusuran data di Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

Jadi, ketika kita memutuskan untuk menjadi bagian dari lembaga negara, apakah justru akan menambah nilai rapor merah itu?

Iya, memang banyak ‘kesalahan’ tersebut bisa jadi bermula dari kesalahan yang sepele. Cuma salah masukin angka mungkin. Kalalaian ini kemudian langsung dituduh sebagai maladministrasi. Padahal kan nggak sengaja 🙁

Nah itu lah sulitnya menjadi abdi negara. Nggak bisa berkelakuan seenaknya sendiri. Aturannya pun ketat. Soalnya, uang yang digunakan untuk segala program yang berjalan tersebut plus yang bakal dipakek untuk menggaji para abdinya adalah uang negara. Uangnya rakyat. Yang pertanggungjawabannya itu gede. Masak iya, digunakan dengan seenaknya sendiri.

Iklan

Jadi gmana, udah siap belum menjadi abdi negara? (A/L)

Terakhir diperbarui pada 19 September 2018 oleh

Tags: Abdi NegaraCpnsDaftar CPNSGaji NaikPelayanan PNSPNS
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
Pojokan

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO
Urban

Jadi PNS di Desa Luar Jawa Lebih Sejahtera daripada di Kota, Ilmu Nggak Sia-sia dan Nggak Makan Gaji Buta

20 April 2026
Orang Desa Nggak Cocok Jadi PNS Jika Tak Punya Ilmu Menjilat Atasan. MOJOK.CO
Urban

PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk

17 April 2026
Tidak bisa jadi PNS/ASN kalau tidak mau terima gaji buta sebagai CPNS
Sehari-hari

PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani

16 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tongkrongan gen Z di coffee shop

Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik

23 April 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Omong kosong berkebun untuk slow living di desa. Punya kebun di desa justru menderita karena tanaman dirampok warga MOJOK.CO

Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki

23 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.