• 82
    Shares

MOJOK.COPNS memang masih menjadi pekerjaan primadona, khususnya bagi orang tua. Namun, kalau memang dianggap tidak sesuai dengan passion, bagaimana? Tetep daftar CPNS juga?

Orang tua mana yang tidak menginginkan kesuksesan untuk anak-anaknya. Menginginkan anaknya hidup sejahtera dan terjamin di hari tua. Orang tua mana yang nggak pengin anaknya seperti itu. Maka, tidak mengherankan ketika anaknya telah lulus kuliah, orang tua langsung menyodori lowongan-lowongan pekerjaan yang dianggap bisa membuat anaknya segera dapat hidup mapan dan terpandang.

Maka pekerjaan yang dapat menjamin hal itu di mindset orang tua adalah dengan menjadi PNS atau kalau dipanjangan Pegawai Negeri Sipil. Si abdinya negaranya. Sangat jarang orang tua yang tidak bangga kalau anaknya jadi PNS. Pasalnya, di situlah keterjaminan itu berada.

Walau gajinya nggak bisa dikatakan gede-gede banget–kecuali kalau sering plesiran dengan SPPD– bagi orang tua, menjadi PNS memberikan banyak kelebihan. Diantaranya, terjamin di hari tua dengan uang pensiun, gaji terjamin, tidak bakal di PHK (kalau nggak parah-parah banget kesalahannya), punya jenjang karier yang jelas, dan yang terpenting bakal lebih mudah untuk menggaet hati mertua.

Namun masalahnya, di era teknologi yang semakin berkembang ini, pilihan pekerjaan menjadi semakin banyak. Generasi saat ini pun banyak yang berpikir bahwa menjadi PNS merupakan pekerjaan yang “Bukan aku banget”. Ada jenis pekerjaan-pekerjaan lain yang lebih bikin jatuh hati. Misalnya, bekerja di perusahaan start-up yang katanya seru serta bakal lebih bebas dan tidak mengikat itu.

Tetapi, tidak banyak orang tua yang cukup memahami. Perseteruan konsep pun tak dapat dihindari. Orang tua pun tak kalah semangat memintamu untuk segera daftar CPNS.

Ehm, jika kamu memang bener-bener nggak pengin daftar CPNS, sini, kami coba kasih solusi. Supaya kamu bisa menjawab permintaan yang menyuruhmu segera mendaftar CPNS, baik dari orang tua maupun sanak saudara. Yuk cusss~

1. Ingin Mencari Pengalaman Dulu

Alasan pertama yang bisa kamu gunakan adalah dengan sok-sokan mau cari pengalaman dulu. Kamu bisa bilang, bahwa kamu ingin belajar bekerja dulu di sebuah perusahaan atau lembaga. Sehingga ketika berstatus PNS nanti akan menjadi pegawai teladan dan tidak merepotkan. Dikarenakan kamu sudah terbiasa dan tidak kaget dengan dunia kerja.

2. Mau Melanjutkan Sekolah Dulu

Tidak ada orang tua yang tidak bangga jika anaknya berpendidikan tinggi. Maka, jika kamu memang ogah untuk mendaftarkan diri sebagai CPNS, kamu bisa beralasan bahwa kamu masih memiliki keinginan untuk melanjutkan sekolah dulu. Kamu juga bisa meyakinkan mereka dengan mendapatkan beasiswa, kalau memang tidak ingin merepotkan.

3. Pengin Fokus Berwirausaha

Nah, kalau ternyata kamu adalah tipe orang yang maunya jadi bos dan nggak mau diatur, sepertinya memang akan sulit jika harus bekerja sebagai PNS. Ya mohon maaf, sebagai PNS pasti bakal punya yang namanya pimpinan. Ehm, jadi alasan saja kalau kamu ingin fokus berwirausaha. Yang jika disambi oleh pekerjaan lain, maka hanya akan membuat usahamu tidak berjalan dengan maksimal.

4. Pura-pura Lupa Jadwal

Jika kamu memang tidak memiliki passion di atas, kamu bisa gunakan alasan ini. Ketika orang tuamu memberi tahu tentang pendaftaran CPNS, kamu cukup mengiyakan saja pemberitahuan dari mereka itu. Lalu, pada saat jadwal seleksi, jika kamu tinggal serumah dengan mereka, pergilah sementara dari rumah. Namun, jika kamu tinggal jauh, kamu cukup tidak berkomunikasi dengan mereka terlebih dahulu. Nah, setelah jadwal seleksi tersebut sudah berlalu, ketika mereka menanyakan lagi, maka kamu bisa menjawabnya, “Astaga, lupa. Duh, kelewatan nih!” Tak lupa, dengan wajah sok menyesalmu itu.

5. Pengin Jadi Pengangguran Aja

Jawab dengan poin nomor lima ini, kalau kamu memang tidak ingin melakukan apa-apa. Serta ingin dicoret dari Kartu Keluarga.

  • 82
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles