Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
5 April 2026
A A
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Ilustrasi Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Astrea Grand adalah motor Honda penuh dusta, penuh mitos. Namun, banyak orang percaya karena memang sangat meyakinkan.

Sejak kali pertama masuk ke pasar Indonesia, Honda memang ingin mencitrakan diri sebagai produsen sepeda motor dengan konsumsi bahan bakar paling irit. Dan mereka melakukannya dengan sangat baik.

Contohnya, mereka konsisten memakai mesin 4-tak ketika mesin 2-tak yang lebih bertenaga itu masih menjadi norma. Pada salah satu iklan televisi yang fenomenal, Honda berani mengklaim bahwa hanya butuh satu sendok bensin untuk membuat motornya melaju. Sesuatu yang nyaris mustahil dilakukan mesin 2-tak paling irit sekalipun.

Mereka berhasil mempertahankan kolaborasi apik antara insinyur mesin dan tim marketing hingga sekarang. Hasilnya, kita masih menyepadankan kata “Honda” dengan “irit” sebagaimana “Suzuki” dengan “durabilitas” dan “Kawasaki” dengan “pecicilan”.

Kita masih saja mendengar perdebatan tanpa ujung mengenai manakah di antara BeAT dengan Supra yang memegang predikat motor Honda paling irit sepanjang masa. Akan tetapi, perdebatan semacam itu rasanya tidak lengkap bila kita tidak memasukkan motor Honda era 90-an yang kini telah disuntik mati dan menjadi buruan kolektor: Astrea Grand.

BACA JUGA: 3 Keunggulan dan 3 Penyakit Honda Astrea Grand

Desain Astrea Grand, klasik dan ikonik

Sejujurnya, sedikit sekali motor Honda yang mampu menarik perhatian saya. Dan Astrea Grand, jelas adalah salah satu dari sedikit penghuni daftar tersebut.

Kita tidak bisa tidak memulai pembahasan motor Honda ini dari desainnya yang, menurut saya, menjadi salah satu desain terbaik di dunia otomotif roda dua. Sebagai penerus Astrea Prima yang lekat dengan kesan elegan, Astrea Grand mempertahankan pakem desain tersebut.

Nyaris tak ada tukikan dan tarikan garis tajam pada Astrea Grand. Semuanya serba landai dengan sudut-sudut membulat, menegaskan kesan elegan yang mulai ditinggalkan motor Honda sejak kemunculan generasi Supra.

Untuk memperkuat kesan tersebut, Honda menambahkan lapisan krom ke beberapa bagian. Mereka melabur knalpotnya yang berbentuk lurus dengan jumlah yang cukup untuk menjadi cermin. 

Lapisan krom juga membalut sekujur tutup shockbreaker belakang. Ini menjadikan shockbreaker Astrea Grand sebagai salah satu shockbreaker paling ikonik sepanjang sejarah sepeda motor.

Saya biasanya tidak suka penambahan krom pada kendaraan. Daihatsu Terios, misalnya, bermandikan krom di banyak bagian yang membuatnya terkesan norak alih-alih elegan.

Namun, proporsi krom pada Astrea Grand ada pada takaran yang tepat. Motor Honda ini bisa memadukan konsep desainnya secara keseluruhan, penambahan krom justru memunculkan kesan berwibawa, aristokrat, dan berkelas.

Honda berhasil memunculkan kesan tersebut. Dan membuat Astrea Grand menjadi kendaraan dinas para guru yang hendak berangkat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, juru ketik kelurahan saat pergi mendampingi atasan, dan para PNS era Orde Baru yang berangkat ke kantor untuk bermain Zuma. 

Iklan

Baca halaman selanjutnya: Penuh mitos yang membuatnya jadi pujaan.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 April 2026 oleh

Tags: astrea grandhonda astreahonda astrea grandHonda Grandhonda iritirit bensinmitos astrea grandmodifikasi astrea grandMotor Hondamotor koleksi
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Staf pengajar dan pelapak daring paruh waktu, ibu rumah tangga penuh waktu.

Artikel Terkait

Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO
Otomojok

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Supra X 125, Motor Honda yang Menderita dan Nggak Masuk Akal MOJOK.CO
Otomojok

Supra X 125 Adalah Motor Honda Penuh Penderitaan dan Nggak Masuk Akal, tapi Menjadi Motor Paling Memahami Derita Keluarga Muda

14 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO
Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026
Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.