Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Supra X 125 Adalah Motor Honda Penuh Penderitaan dan Nggak Masuk Akal, tapi Menjadi Motor Paling Memahami Derita Keluarga Muda

Zuhana Anibuddin Zuhro oleh Zuhana Anibuddin Zuhro
14 April 2026
A A
Supra X 125, Motor Honda yang Menderita dan Nggak Masuk Akal MOJOK.CO

Ilustrasi Supra X 125, Motor Honda yang Menderita dan Nggak Masuk Akal MOJOK.CO (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Supra X 125 sudah menjadi bagian keluarga kami. Motor Honda ini memang paling tahan hidup menderita, bahkan nggak masuk akal.

Keluarga di atas segalanya. Itu adalah arti dari sebuah kalimat dalam Bahasa Latin berbunyi, “Familia supra omnia.” Kutipan ini mengingatkan saya pada kutipan lain yang juga terkenal dari film The Godfather, ketika Vito Corleone bilang, “A man who doesn’t spend time with his family can never be a real man.” 

Iklan

Tapi, tulisan ini bukan tentang laki-laki atau perempuan. Ini tentang sebuah keluarga, juga tentang sepeda motor merek Honda Supra X 125 dengan pelipit warna hitam abu. Namanya Supa’i.

BACA JUGA: 10 Tahun Mengendarai Honda Supra X 125 Adalah Salah Satu Kebanggaan dalam Hidup Saya

Supra X 125 wujud cinta orang tua

Supra X 125 ini datang di awal 2012, kalau tidak salah, Januari. Ketika itu kami masih sekira 50 hari jadi manten anyar. Karena datang melalui KAI Logistik, kami harus menjemput motor Honda itu di Stasiun Jember. 

Seorang teman Mapala bernama Matyas Catur Wibowo alias Blendes, dialah yang membantu kami ambil Supa’i di stasiun. Supra X 125 itu masih kinyis-kinyis, dengan kode plat nomor kendaraan bermotor yang berasal dari wilayah eks Karesidenan Bojonegoro. 

Sungguh kontras, plat S di antara plat P. Kata orangtua saya di Tuban, Supa’i adalah hasil dari begitu banyak cinta. Jadi, ketika kami menikah, banyak orang-orang terkasih yang menitipkan amplop kepada orang tua. Nah, orang tua saya, tidak lantas memberikan uang tersebut kepada saya dan suami.

Kedua orang tua saya menambah sekian rupiah ke dalam yang amplop untuk menjadi Supra X 125 itu. Itulah salah satu wujud cinta dari kedua orang tua saya.

Supra X 125 tersebut memang tampan. Namun, orang-orang sudah telanjur menyebutnya sebagai sepeda wedok atau motornya cewek. Memang begitu budaya di negeri ini. 

Motor roda dua saja punya jenis kelamin, sepeda wedok dan sepeda lanang. Ia yang tak punya tangki di belakang kemudi disebutnya sebagai sepeda motor perempuan. Dilengkapi dengan pelek/velg bintang, lengkap sudah ketampanannya. 

Meskipun masuk kolom sepeda wedok, kami tetap menamai motor Honda tersebut dengan nama Supa’i. Tidak ada arti khusus selain hanya karena mudah diucapkan, dari Supra X ke Supa’i. Manalah saya mengira bila kelak Supa’i masuk terlalu dalam di hidup kami.

Baca halaman selanjutnya: Motor yang bisa memahami dan kuat menahan derita.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 April 2026 oleh

Tags: hondaJemberMotor Hondamotor supra xSuprasupra xsupra x 125
Zuhana Anibuddin Zuhro

Zuhana Anibuddin Zuhro

Ibu rumah tangga biasa yang suka menulis dan sedang belajar menjadi tetangga yang baik.

Artikel Terkait

Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO
Otomojok

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO
Otomojok

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO
Catatan

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO
Sehari-hari

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan MOJOK.CO

Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan

22 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Tawadhu Tidak Seharusnya Membuat Santri Diam saat Menjadi Korban MOJOK.CO

Tawadhu sebagai Pisau Bermata Dua: Santri Tidak Seharusnya Dibungkam saat Menjadi Korban

26 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.