Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
7 Juni 2026
A A
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Ilustrasi - Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Motor Honda Vario 125 yang dibeli kakak laki-laki Farel (16) awalnya ditujukan untuk mobilitasnya sekolah. Akan tetapi, motor tersebut terlalu menggoda untuk dibiarkan sebagaimana adanya—rasanya ada yang kurang kalau tidak jadi objek modifikasi. 

Pada akhirnya begitu lah yang yang dilakukan Farel terhadap motor yang dibeli dari tabungan ibu dan kakaknya tersebut: dimodifikasi demi mengejar tren sinematik, dan justru berujung penyesalan mendalam. 

Iklan

Ibu dan kakak patungan untuk beli motor Honda Vario 125

Setiap ada keluhan soal motor—ganti oli kah, harus servis kah, atau lain-lain—kakak laki-laki Farel kini cenderung tidak peduli. Padahal dulu di masa-masa awal motor tersebut terbeli, kakak Farel pasti tanggap membawanya ke bengkel, dibereskan dengan uangnya sendiri. 

Farel mengaku, suatu hari sang kakak sudah merasa jengah dengan ulahnya. Ibu Farel pun demikian. Pasalnya, kondisi motor yang semakin ke sini semakin mirip rongsokan sudah kepalang membuat keduanya kecewa. 

“Motor Honda Vario 125 itu dibeli tahun 2022. Memang bekas, tapi masih bagus. Aku tahu, waktu itu ibu dan kakak patungan buat beli karena merasa kasihan karena di antara teman-teman sedesa dan sekolah, aku belum punya motor sendiri,” ujar siswa SMA asal Rembang, Jawa Tengah tersebut, Sabtu (6/6/2026). 

Farel tahu persis kenapa sang ibu dan kakaknya harus patungan untuk membeli satu motor. Bapaknya sudah tidak ada. Alhasil, mau tidak mau butuh usaha dua orang untuk membeli sebuah motor, sekalipun sebuah motor bekas. 

Godaan modifikasi motor Honda Vario 120 demi sinematik

Sebenarnya ibu dan kakak Farel sudah berpesan serius untuk merawat motor tersebut sebaik-baiknya, digunakan sebagaimana mestinya. Minimal tidak usah diotak-atik. 

Kakak Farel sejak awal memang punya kekhawatiran tersebut. Sebab, di desa Farel sendiri memang banyak anak-anak SMA yang gemar modifikasi motor hingga nyaris kehilangan fungsi aslinya. 

Hanya saja, untuk remaja labil seperti Farel (seperti yang ia akui sendiri), susah sekali untuk menghindari godaan tersebut. Apalagi, dalam sirkel pertemanannya, motor hasil modifikasi itu kemudian jadi semacam standar “kalcer”. 

“Kebutuhannya ya buat konten sinematik,” kata Farel. 

Satu persatu motor Honda Vario 125 Farel dimodifikasi. Awalnya sekadar mengganti lampu asli dengan lampu warna-warni. Kemudian beranjak ke spion, mengganti tulisan “Vario” timbul menjadi “Click” timbul, bodi dijadikan ceper sampai nyaris menyentuh tanah, knalpot brong, dan mengganti roda asli dengan roda kecil. 

“Ada kepuasan. Motor jadi terlihat ganteng,” ujar Farel. 

Baca lanjutannya di halaman selanjutnya…

Penyesalan karena berakhir jadi motor jamet dan sampah

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2026 oleh

Tags: Honda Vario 125modifikasi motorMotor Hondamotor modifikasimotor variomotor vario 125risiko modifikasi motorvarioVario 125vario 125 bekas
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia MOJOK.CO

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia tapi justru karena itu saya sayang banget sama motor ini

18 Agustus 2026
Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Mekanik Vespa modifikasi Fazzio ramah anak. MOJOK.CO

Ahli Mekanik Vespa Coba Modifikasi Fazzio Kuning Bermotif Bebek dengan Modal Rp4 Juta, Berbuah Senyuman Anak dan Penghargaan

2 Juli 2026
Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.