Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Eksplor

Ahli Mekanik Vespa Coba Modifikasi Fazzio Kuning Bermotif Bebek dengan Modal Rp4 Juta, Berbuah Senyuman Anak dan Penghargaan

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
2 Juli 2026
A A
Mekanik Vespa modifikasi Fazzio ramah anak. MOJOK.CO

ilustrasi - Ajivas dengan Fazzio kuning bermotif bebek. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah 19 tahun ini, Jati Wahyu Aji atau yang akrab dipanggil Ajivas menggeluti dunia mekanik khususnya Vespa. Pemuda asal Magelang itu mengaku dari dulu hobi mengotak-atik sepeda motor termasuk Fazzio, hingga berprofesi menjadi mekanik Vespa seperti sekarang.

“Aku dulu berangkat kuliah harus pulang-pergi dari Magelang ke Semarang. Nah sejak saat itu aku sudah ingin beli motor yang ngebut,” kata Ajivas kepada Mojok, Rabu (1/7/2026).

Iklan

Sementara itu, motor yang dia miliki waktu kuliah adalah Vespa, yang pada awal kemunculannya terkenal dengan tarikan santai dan kecepatan maksimal yang terbatas. Dengan kata lain, lajunya terbilang lambat jika dibandingkan dengan motor lainnya.

Oleh karena itu, Ajivas mencoba memodifikasi motornya sendiri agar kecepatannya lebih kencang. Siapa sangka, banyak orang yang tertarik dan minat untuk memodifikasi Vespanya seperti punya Ajivas. 

“Sampai sekarang ternyata banyak pelanggannya,” ungkapnya.

Yang utama dari memodifikasi motor

Menurut Ajivas yang sudah menggeluti dunia mekanik dari tahun 2007 sampai sekarang, memodifikasi Vespa sebenarnya tidak perlu konsep yang muluk-muluk. Begitu juga dengan motor lainnya seperti Xmax, Nmax, Aerox, Freego, dan Fazzio yang dia pakai sehari-hari.

Ajivas 1. MOJOK.CO
Ajivas dan Fazzio miliknya. (dok.istimewa)

“Yang penting, tidak mengesampingkan faktor keselamatan. Misal pakai ban kecil, lepas spion, lampu ditutupi, rem dilepas. Nah, perangkat-perangkat itu yang seharusnya bisa melindungi dan membantu pengendara malah jadi nggak fungsi,” jelasnya.

Hal itu dibuktikan dengan pengalaman Ajivas saat memodifikasi Fazzio Hybrid Neo berwarna kuning, hingga hasil fotonya terpajang dalam iklan Yamaha. 

Selain sibuk mengotak-atik Vespa, Ajivas baru-baru ini memang tertarik dengan Fazzio karena bentuknya yang bagus dan bisa dimodifikasi. Apalagi dari dulu, dia ingin mencoba merancang motor yang mengedepankan kenyamanan anak.

“Anak kedua saya itu hobi sekali touring,” kata Ajivas.

Berdasarkan itu semua, Ajivas pun tak mampu menahan diri untuk membeli Fazzio sampai memodifikasinya. Apalagi, Ajivas yakin motor tersebut berpotensi besar untuk dimodifikasi agar ramah anak.

Desain Fazzio dengan stiker bebek agar ramah anak

Langkah pertama Ajivas untuk memodifikasi Fazzio miliknya agar ramah anak adalah dengan mengubah tampilannya lebih ceria. Selain warna dasar kuningnya yang sudah menunjang, Ajivas sengaja memilih desain bebek alias karakter yang disukai oleh anak keduanya.

“Desain stiker bebek sengaja saya tambahkan khusus untuk menuruti permintaannya agar serasi dengan helm kesayangannya. Ada 3 bebek yang berbeda baik dari segi gaya dan ukuran, yang besar menggambarkan anak saya nomor pertama, yang sedang untuk anak saya yang nomor 2, dan yang kecil sendiri untuk anak saya nomor 3, biar adil semua,” kelakarnya.

Modifikasi motor bebek. MOJOK.CO
Modifikasi Fazzio yang menonjolkan stiker bebek serasi dengan helmnya. (dok.istimewa)

Selain desain, Ajivas juga merancang Fazzio miliknya jadi ceper agar mudah dinaiki anaknya. Tak lupa dilengkapi dengan visor pelindung angin untuk menyiasati beban motornya yang ceper. 

Iklan

Terakhir, Ajivas menggunakan shock modifikasi 240 milimeter yang dilengkapi preload adjuster luar agar mudah disetel cepat. 

Modifikasi Fazzio modal Rp4 juta berujung manis

Untuk memodifikasi Fazzio miliknya, Ajivas mengeluarkan uang sekitar Rp4 juta. Namun baginya, angka itu tak seberapa jika dibandingkan dengan hasil yang dia terima saat melihat anak-anak merasa nyaman dan senang bermain di sekitar motor tersebut. 

Terbukti ketika motor itu dipajang di Plaza Ambarrukmo dalam acara Classy Modifest Jogja pada Sabtu (27/6/2026) lalu. Beberapa anak didampingi orang tua mereka tampak mengerubungi motor kuning bebek milik Ajivas. Bahkan, seorang anak perempuan dengan santai menaikinya. 

Alih-alih menyuruhnya turun, Ajivas justru tersenyum dan membiarkan anak tersebut. Seolah bangga bisa memodifikasi motor sesuai dengan harapannya. Atas kerja kerasnya, motor bebek milik Ajivas berhasil mendapat penghargaan kategori proper decal di Classy Modifest Jogja.

Selain Ajivas, 9 orang dari 40 peserta pemilik motor Fazzio lainnya juga mendapat penghargaan dengan kategori berbeda. Meski begitu, Ajivas merasa peserta lain bukanlah saingan melainkan kawan sesama pecinta motor dengan berbagai sudut pandang unik.

“Setiap orang punya seleranya sendiri, tidak perlu dengar apa kata orang dan pastikan modifikasimu aman dan fungsional,” kata Ajivas.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2026 oleh

Tags: ahli mekanikajivasFazziomekanik Vespamodifikasi motormotor Fazziomotor ramah anakvespayamaha
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO
Eksplor

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO
Otomojok

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO
Sehari-hari

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Tahlilan jadi acara yang tidak empati pada perempuan. Tak punya jeda untuk berduka karena harus mikir suguhan hingga amplop kiai-tamu undangan MOJOK.CO

Tahlilan Jadi Beban Fisik dan Mental bagi Perempuan: Tidak Diberi Ruang Berduka karena Tuntutan Amplop hingga Suguhan

1 Juli 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Menemukan “La Pausa” Cilik di Supersoccer Arena Kudus

2 Juli 2026
FGD “Di Balik Ruang Redaksi: Medianomics, Kuasa Kepemilikan, dan Masa Depan Jurnalisme” inisiasi Telkom University Purwokerto. Membincangkan masa depan industri media jurnalisme di era AI dan kuasa kepemilikan MOJOK.CO

Diskusi Soal Industri Media dan Masa Depan Jurnalisme: Beranjak dari Keresahan Lama ke Menjawab Tantangan Baru

1 Juli 2026
Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum MOJOK.CO

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum

1 Juli 2026
Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.