Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Shopee Paylater: Menguntungkan Seller, tapi Bikin Keuangan Pengguna Hancur, Siap-siap Gagal BI Checking!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
25 Juni 2024
A A
Shopee Paylater: Menguntungkan Seller, tapi Bikin Keuangan Pengguna Hancur, Siap-siap Gagal BI Checking! promo paylater

Shopee Paylater: Menguntungkan Seller, tapi Bikin Keuangan Pengguna Hancur, Siap-siap Gagal BI Checking!

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Shopee paylater atau sejenisnya kerap dianggap sebagai pasir isap yang menjebak pengguna pelan-pelan hingga tenggelam sepenuhnya dalam utang. Tapi, apakah fitur ini selalu buruk? Atau ada keuntungan yang tak kita tahu?

***

Kalau kalian adalah pemburu promo, saya yakin ada satu momen di mana kalian tergiur atau malah sudah terjerembab ke jurang paylater. Kenapa, karena promo paylater benar-benar menggiurkan. Kita tidak bicara promo ongkir atau cashback berapa belas ribu. Ini bicara tentang beda harga yang gila. Di bawah ini adalah contoh betapa gilanya promo paylater.

 

Contoh promo paylater (Dokumentasi penulis)

Sepatu yang dasarnya sudah promo, masih kena sikat promo lagi. Meski contohnya tidak pakai transaksi Shopee, tapi ini menunjukkan bahwa promo paylater memang segila itu. Kalau sudah begini, siapa yang tidak tertarik dengan paylater?

Di sinilah mengerikannya paylater, baik Shopee paylater atau sejenisnya. Tanpa kontrol diri yang baik dan manajemen keuangan yang mumpuni, strategi cari promo ini bisa jadi serangan balik untuk keuangan kalian yang mungkin tidak seberapa itu.

Iqbal (28), lulusan Perbankan Syariah dan sedang menjalani S2, mengatakan bahwa paylater ini bisa jadi pedang bermata dua jika tak bijak menggunakannya. Terlebih jika tak punya kontrol diri yang baik. Iqbal berkata, kalau tujuannya hanya untuk ambil promo, nggak apa-apa.

“Sebenarnya, kalau pake itu tujuannya memanfaatkan promo dan pembayarannya langsung dilakukan (nggak pernah nunggak), justru bagus untuk rekam jejak kredit kita, Mas. Karena kita dianggap patuh dan kemampuan bayar kita dianggap bagus.“

“Cuma paylater ini kan penyedianya bukan bank ya. Kebanyakan pinjol atau marketplace, jadi mereka sering menawarkan promo tanpa melihat kualifikasi dari pengguna paylaternya. Yah asal aja dilempar ke masyarakat.”

Mendaftar paylater, Shopee misal, memang tidak seribet kartu kredit bank. Kemudahan ini, menurut Iqbal, bisa jadi masalah yang mengerikan nantinya.

Bank yang ribet

Iqbal memberikan contoh bagaimana bank memberikan promo dan menjaring nasabah. Promo kartu kredit itu tidak diberikan pada semua nasabah, tapi pada nasabah tertentu. Kriterianya jelas, dan tepat sasaran. Bank wajib melakukan hal tersebut karena mereka wajib memelihara rekam jejak kredit nasabahnya. Toh, uang yang dipinjamkan juga dari masyarakat, jelas Iqbal.

Sementara paylater tidak punya mekanisme tersebut. Yang rentan di sini tentu nasabahnya. Sekali mereka nunggak pembayaran paylater, pasti ditandai oleh bank ketika akan mengajukan kredit di masa depan. Ditandai bank jelas bukanlah hal yang menyenangkan, sebab, sekalipun keuangan membaik di masa depan, tetap saja noda hitam ini terpampang nyata dan tak menghilang begitu saja.

“Skala mikronya begitu. Ketika nggak bisa ke bank, masyarakat mau nggak mau larinya ke pinjol. Makanya banyak yang terjerat pinjol karena bank nggak mau ambil risiko.”

Iqbal memberi saran kalau memang mau pake Shopee paylater atau sejenisnya, baiknya punya strategi yang jelas. Kontrol diri harus bagus, dan tidak bisa sembarangan. Iqbal menyarankan, pakai paylater hanya untuk potongan promo, jangan pakai fasilitas tunda bayar dengan skema cicilan, karena akan ada masalah setelahnya, seperti denda dan bunga.

Iklan

Selain itu, Iqbal juga menyarankan jangan pakai paylater yang sama lebih dari lima kali, dan gunakan prinsip kutu loncat alias cari promonya saja. Jadi pelanggan setianya sih, jangan.

Shopee paylater membantu seller 

Meski banyak kekurangannya, Shopee paylater dan sejenisnya justru membantu seller. Butet (38), salah satu seller di Shopee mengatakan bahwa paylater itu membantu seller agar dagangannya laku. Dia mengaku kalau banyak pembelinya menggunakan paylater saat membeli dagangannya. Skema pembayaran ini cocok dengan segmen buyernya, kebanyakan penjual es teh. Mungkin modalnya mepet atau malah mengejar promo agar bisa memaksimalkan keuntungan.

Butet menjelaskan, meski dagangannya dibeli dengan skema utang, dia sebagai penjual tetap menerima uangnya secara utuh, tidak dicicil. Jadi sebagai seller, dia tidak rugi apa-apa, sekalipun semua dibeli dengan paylater.

“Tapi buyerku rata-rata pakai paylater sekali di awal, sih. Pembelian selanjutnya udah nggak pakai paylater. Dan kuasumsikan, jualannya berjalan, walau di sisi mereka, mungkin tetep mumet cicilan.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Cerita “Alumni” Paylater Rungkad Gara-Gara Kecanduan: Hanya 2 Tahun Pakai tapi Bikin Gagal Nikah karena Nguras Tabungan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2024 oleh

Tags: bankBI Checkingcicilankredit bankpaylaterShopeeshopee paylaterutang
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Tips Membuat Utang Tidak Lagi Menjadi Beban Kehidupan MOJOK.CO
Cuan

Nggak Semua Utang Itu Buruk: Cara Mendeteksi Utang yang Baik dan Tidak Menjadi Beban

15 Juni 2026
Lupakan Punya Rumah, sebab KPR Rumah Akan Jadi Keputusan Terburuk Gara-gara Masa Depan Ekonomi Begitu Buram
Pojokan

Lupakan Punya Rumah, sebab KPR Rumah Akan Jadi Keputusan Terburuk Gara-gara Masa Depan Ekonomi Begitu Buram

22 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO
Catatan

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada MOJOK.CO
Tajuk

Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada

11 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

Satu Dekade Land of Leisures: Merawat Standar Kurasi dan Meneteskan Rezeki hingga Akar Rumput

30 Juni 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM MOJOK.CO

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM

29 Juni 2026
Cerita Lola Nadiya Putri, peserta Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 yang mengangkat persoalan crab mentality yang menghambat perempuan desa di Nganjuk untuk tumbuh dan maju MOJOK.CO

Ironi Perempuan di Desa: Dihambat Tumbuh dan Maju karena Crab Mentality

4 Juli 2026
kuis rempah rempah

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.