Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Orang Tua soal Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang Tetangga

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
16 Mei 2025
A A
Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Tetangga tentang Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang.MOJOK.CO

Ilustrasi - Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Tetangga tentang Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cerita lucu, pernah menagih utang ke mantan teman kuliah

Secara sederhana, pegawai pinjol ini menjelaskan SOP penagihan. Jadi, seorang desk collection tak sekonyong-konyong marah. Sebelum membentak debitur, ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi.

“SOP pertama, nggak boleh marah. Saat penagihan awal-awal, kita wajib menagih secara halus. Apalagi kalau debiturnya memang tertib,” kata dia.

“Marah itu cuma boleh dipakai kalau debiturnya nggak angkat panggilan berkali-kali, nunggak berbulan-bulan tanpa kepastian, ataupun mereka juga ngegas.”

Soal menagih utang debitur, Dwi punya cerita lucu. Jadi, pegawai pinjol ini memiliki tugas untuk menagih utang seorang debitur. Ketika database dibuka, ternyata yang akan ditagih adalah teman kuliahnya yang dulu pernah sekelas.

“Sumpah itu lucu. Soalnya dia itu terkenal jadi anak tajir, ke teman-temannya nggak itungan gitu. Suka jajanin. Ternyata punya utang belasan juta, mana jatuh temponya udah dua tahun,” kisahnya.

Dengan berat hati, Dwi pun kudu tetap profesional. Mengingat sang debitur sudah berkali-kali “mangkir” dari panggilan telepon, mau tak mau ia menghubunginya sesuai SOP: marah-marah.

“Aku itu diajarin buat punya alter ego. Kalau sedang kerja, ya aku adalah orang lain. Makanya, nggak ada itu perasaan merasa bersalah karena udah misuh-misuhin sampai mengancam teman.”

Pegawai pinjol ngaku ke orang tua kerja di bank

Dwi sendiri merupakan perantau asal Jawa Tengah. Sementara kantornya berada di Jogja. Lucunya, pegawai pinjol ini tak pernah mau jujur ke orang tua soal pekerjaan aslinya.

Selama ini, Dwi mengaku bekerja sebagai customer service sebuah bank swasta. Orang tuanya, sih, percaya-percaya saja. Apalagi melihat penghasilan dia yang memang menjanjikan.

“Pinjol di tempatku itu kesannya udah negatif. Jahat, dianggap lintah darat. Padahal yang resmi ya kerja sesuai aturan. Tapi kalau aku ngaku kerja di pinjol, tetap aja aku dianggap lintah darat.”

Gara-gara ngaku kerja di bank, imbasnya ia jadi sasaran pinjam duit tetangga. Kata Dwi, orang desa memang memandang kalau kerja di bank itu penghasilannya setara dengan PNS.

“Ada anggapan sama orang desa, kalau kerja di bank itu banyak duit gara-gara tiap hari megangnya duit. Hahaha.”

“Nggak tahu aja mereka (tetangga yang utang) kalau aku kerjanya nagihin utang,” tutupnya dengan tawa.

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Hidup Sulit Para Honorer Menanti Kejelasan PPPK: Gaji Nunggak, Dirumahkan, Terpaksa Pinjol demi Bisa Makan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2025 oleh

Tags: desk collectionpegawai pinjolpenagih utangpilihan redaksipinjaman onlinePINJOL
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO
Catatan

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

29 April 2026
Tukang pijat.MOJOK.CO

Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.