Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Naik Bus Nusantara Jogja-Kudus Bikin Emosi Penumpang, Memang Nggak Ugal-ugalan tapi Cara Sopir Nyetir di Luar Nalar

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
16 Mei 2024
A A
Bus Nusantara Jogja Kudus Bikin Penumpang Emosi MOJOK.CO

Ilustrasi - Bus Nusantara Jogja-Kudus bikin emosi penumpang karena jalannya lamban. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bus Ramayana masih yang tercepat

Bus Nusantara Jogja-Kudus yang saya dan Atmo tumpangi itu baru sampai di Terminal Terboyo, Semarang pada pukul 15.30 WIB. Wajah Atmo sudah nampak bersungut-sungut. Bahkan saat hendak turun, ia sempat ngedumel di depan kernet bus yang dari wajahnya perkiraan usianya lebih tua dari Atmo.

“Pantes lama, naikmu Nusantara je,” ujar Zikri (23) saat menanyakan keberadaan saya melalui WhatsApp sesaat setelah saya turun di Terminal Terboyo, Semarang.

Zikri adalah teman rumah yang sudah sering riwa-riwi ke Jogja naik bus. Karena memang ia kuliah di Kota Pelajar. Hari saat saya hendak pulang ke Rembang itu, posisi Zikri sudah di rumah seminggu lebih awal dari saya. Ia memastikan posisi saya karena nanti ia lah yang bakal menjemput saya di jalan raya untuk naik ke desa kami yang memang agak blusuk.

“Pastinya nggak semua Bus Nusantara lemot. Tapi kebanyakan memang kayak gitu. Aku biasanya kan kalau nggak Hariyanto ya Ramaya. Dua bus itu masih mending lah,” kata Zikri saat kemudian kami bertemu di Rembang.

Pernyataan senada saya dengar juga dari salah satu teman komunitas (KBEA) yang merupakan seorang busmania, Mujib (38). Ia yang sudah menjajal beragam jenis bus di berbagai rute mengamini kalau Bus Nusantara memang bisa menguras kesabaran penumpang.

“Apalagi bagi orang yang sudah terbiasa naik bus seperti Sumber Selamat atau bus-bus Pantura. Bus Nusantara tentu bikin gregetan,” kata Mujib saat kami bertemu di Akademi Bahagia, Jogja, Rabu (15/5/2024) malam WIB.

“Kalau mau cepet ya Hariyanto atau Ramayana. Tapi menurutku Ramayana yang paling cepet,” sarannya pada saya.

Hariyanto dan Ramayana. Dua bus tersebut sepertinya harus saya coba. Untuk mengonfirmasi apakah benar yang dikatakan Atmo, Zikri, dan Mujib bahwa keduanya masih lebih mending ketimbang Bus Nusanatara yang membuat seorang penumpang sampai menyumpah serapah.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Lagu-Lagu di Bus Sumber Selamat Surabaya Jogja Mengaduk-aduk Perasaan, Sepanjang Jalan Penumpang Dibuat Gembira Sekaligus Disayat-sayat Hatinya

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2024 oleh

Tags: bus jurusan jogja semarangbus jurusan jogja-kudusbus jurusan semarang surabayabus nusantaraJogjajurusan bus nusantarapilihan redaksiSemarangterminal jomborterminal terboyoterminal terboyo semarang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

mahasiswa autis Fakultas Peternakan UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Autis UGM Sulit Berinteraksi Sosial, tapi Buktikan Bisa Lulus usai 6 Tahun Lebih dan Buka Usaha Ternak Kambing di Kampung Halaman

20 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO
Sosok

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026
Jogja berbenah saat Jakarta alami kemunduran. MOJOK.CO
Urban

25 Tahun Adu Nasib di Jakarta sebagai Orang Gila Kerja, Ternyata Hidup Lebih Waras Saat Pindah ke Jogja

20 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak Jakarta vs Anak Kabupaten.MOJOK.CO

4 Tahun Merantau di Jakarta Bikin Sadar, “Orang Kabupaten” Jauh Lebih Toksik dari Anak Jaksel: Sialnya, Susah di-Cut Off

19 Mei 2026
Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.