Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Lulusan SMK Diremehkan, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik ketimbang Sarjana yang Banggakan Gelar tapi Nganggur

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
14 Mei 2025
A A
Bersyukur jadi lulusan SMK meski diremehkan karena lebih mudah cari kerja ketimbang sarjana MOJOK.CO

Ilustrasi - Bersyukur jadi lulusan SMK meski diremehkan karena lebih mudah cari kerja ketimbang sarjana. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Persoalan joki UTBK beberapa waktu lalu agak menggelitik Handika (25), seorang lulusan SMK yang kini bekerja di Cikarang, Jawa Barat. Selorohnya, hanya orang-orang yang ngebet pengin kuliah S1 yang nekat menggunakan jasa joki. Padahal jelas-jelas makin ke sini gelar sarjana saja makin susah buat cari kerja.

Oleh karena itu, Handika merasa mensyukuri pilihannya sekolah di SMK dan tidak menuruti gengsi kuliah.

Jumlah pengangguran lulusan SMA/SMK turun, sarjana naik

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkap pengangguran terbuka untuk lulusan SMA/SMK mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Namun, situasi sebaliknya terjadi pada lulusan S1 dan diploma.

Pada 2022, tingkat pengangguran terbuka lulusan diploma I/II/III sebesar 4,59%. Lalu mengalami kenaikan pada 2023 mencapai 4,79%. Kemudian pada 2024, jumlahnya naik di angka 4,83%.

Sementara, untuk lulusan S1, pada 2022 tercatat di 4,80%, 2023 sebesar 5,15% , dan 2024 naik lagi sebesar 5,25%.

Pengamat ekonomi dari Bright Institute, Muhammad Andri Perdana dalam laporannya di BBC Indonesia mengimbau, turunnya tingkat pengangguran terbuka untuk lulusan SMA/SMK jangan disikapi sebagai kabar baik.

Sebab, bisa jadi para lulusan SMA/SMK hanya bekerja di sektor informal atau belum mendapat pekerjaan layak.

“Sektor informal atau formal. Layak atau nggak. Tapi paling tidak ada pekerjaan yang bisa digarap oleh lulusan SMA/SMK. Daripada tidak sama sekali. Kasusnya sekarang kan banyak sarjana yang nganggur-gur-gur,” balas Handika saat saya sodori laporan tersebut, Selasa (13/5/2025).

Bersyukur menjadi lulusan SMK meski diremehkan

Hanya sedikit teman SMP Handika yang memilih melanjutkan Sekolah Menengah Kejuruan. Mayoritas memilih SMA atau MA. Di daerah Handika di Rembang, Jawa Tengah, entah kenapa SMK kerap dipandang sebelah mata. Karena sekolah tapi berurusan dengan pekerjaan kasar seperti mbengkel (untuk Otomotif) dan sejenisnya.

“Pas PKL misalnya. Aku kan di bengkel. Itu juga jadi bercandaan. SMA atau MA nggak ada gitu-gitu. Kalau ke anak SMK, masa sekolah disuruh sambil mbengkel,” ungkap Handika. Tapi dia tutup telinga.

Termasuk ketika masa kelulusan. Banyak anak SMA atau MA bersaing demi lolos perguruan tinggi. Bahkan ada yang rela bayar puluhan juta untuk sewa jasa joki.

Sementata lulusan SMK seperti Handika tidak ikut-ikut dalam pusaran itu. Dengan bekal teknis selama sekolah, dia memilih langsung mencicipi dunia kerja.

Handika merasa bersyukur akhirnya bisa kerja di sebuah dealer motor di Cikarang, Jawa Barat sejak 2018 hingga sekarang. Gajinya di angka Rp4 jutaan.

Dengan gaji itu, dia bisa menabung untuk membeli sesuatu yang dia ingin beli. Juga bisa menyisihkan untuk diberikan kepada orangtuanya untuk tambahan biaya sekolah sang adik.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Teman-teman sarjana sambat nganggur hingga pakai ijazah SMK biar keterima kerja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2025 oleh

Tags: loker lulusan smklulusan SMKsarjanaSMK
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Lulusan SMK cuma kerja jadi pegawai di SPBU, diremehkan saudara tapi malah jadi tempat ngutang MOJOK.CO
Sehari-hari

Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

21 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO
Sekolahan

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Alfath, mahasiswa berprestasi UGM Jogja lulusan SMK di Klaten
Sekolahan

Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM

11 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing Mojok.co

Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing

24 April 2026
Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.