Sebagian orang sepakat, memodifikasi motor bukan cuma soal tampil keren semata, melainkan cara jujur untuk mengukir cerita, sekaligus jadi simbol kasih sayang untuk orang-orang yang peduli di sekitar mereka. Seperti halnya kisah dari para pemilik motor Yamaha Fazzio dalam gelaran Classy Modifest Jogja.
Di balik kelap-kelip bintang motor Fazzio milik Alya
Belum ada satu tahun pemakaian, Fazzio milik Alya Hasna (20) sempat ringsek karena tabrakan adu banteng antara motor dengan motor di sebuah jalanan Jogja. Kejadian itu bermula pada Juni 2023 saat adiknya meminjam motor Fazzio miliknya.
Alya bercerita bahwa motornya mengalami kerusakan yang cukup parah. Misalnya, slebor atau penutup roda bagian depan motornya sampai sobek dan penyok, hingga kaca depannya retak. Sementara bagian samping kanannya tergores cukup dalam sampai berimbas pada kerangkanya.
“Padahal, aku baru pakai di bulan September 2022. Hadiah ulang tahun dari kedua orang tuaku,” kata Alya saat ditemui Mojok di acara Classy Modifest Jogja di Plaza Ambarrukmo pada Sabtu (27/6/2026).

Akibat peristiwa tersebut, motor Fazzio milik Alya harus ditahan di kantor polisi selama beberapa minggu. Belum lagi, motor itu juga harus menjalani perbaikan di bengkel. Alhasil, Alya harus LDR dengan motornya selama kurang lebih 5 bulan.
Di masa-masa menunggu motornya kembali, Alya menyadari bahwa Fazzio bukan sekadar kendaraan, melainkan teman berharga yang selama ini membantunya wira-wiri di Jogja, sehingga harus dia jaga dan rawat dengan baik.
Alya sendiri memilih Fazzio bukan tanpa alasan. Ketika teman-teman sebayanya sedang menyukai tren motor Vespa matic, Alya mantap memilih Fazzio. Padahal, ayah dan adiknya yang hobi memodifikasi motor kurang familiar dengan brand itu. Maklum, karena baru dirilis di Indonesia oleh Yamaha pada tahun 2022.
“Waktu aku lihatin foto Fazzio dari internet, bapak juga suka. Bentuknya cocok untuk cewek: simple dan elegan. Look-nya clean seperti kanvas. Terus aku lihat fiturnya, bagasinya luas bikin lega apalagi untuk anak cewek yang barang bawaannya banyak kayak aku,” kata Alya.
“Pijakan kakinya juga luas di bagian depan. Makanya aku jatuh cinta dengan motor ini, bahkan sebelum dia mendarat di Indonesia,” lanjutnya.
Mengobati luka Fazzio hitam dengan modifikasi

Tanpa Alya sadari, bapak dan ibunya sudah mengantongi keinginan anak pertamanya itu sebagai kejutan di hari ulang tahunnya. Sepulang sekolah saat dia sedang makan, terdapat sebuah mobil terparkir di halaman rumahnya, yang ternyata mobil pengiriman dari Yamaha.
“Nggak lama kemudian, ada petugas yang nurunin motor Fazzio, mirip dengan motor yang aku inginkan. Ternyata itu hadiah dari bapak dan ibu di hari sweet seventeen ku,” tutur Alya.
Tak pelak ketika peristiwa kecelakaan itu terjadi, Alya sempat sedih. Guna menebus kesalahannya, sang adik dengan bantuan ayahnya pun memodifikasi motor Fazzio milik Alya, khususnya di bagian komponen utama. Sementara detail kecil seperti stiker bintang, spion, dan hand grip merupakan keinginan pribadi Alya.
“Aku menghabiskan tabunganku sekitar Rp2,5 juta dari hasil usahaku menjahit,” kata Alya.
Totalitas modifikasi hingga berbuah penghargaan racing look
Jika Alya menghabiskan uang sebesar Rp2,5 juta, Bebby Maureen Vidha Saragih (30) lebih dari itu. Tak tanggung-tanggung, Bebby rela mengeluarkan uang sekitar Rp47 juta untuk memodifikasi Fazzio warna pink miliknya.

Senada dengan Alya, perempuan asal Jogja itu mengaku langsung jatuh hati saat pertama kali melihat Fazzio, terutama karena bentuknya yang imut serta testimoni dari orang-orang yang katanya gesit dan irit bensin.
“Apalagi motornya ringan banget, cocok buat aku cewek dengan tinggi 158 sentimeter dan nyaman dipakai boncengan. Thanks untuk suami yang ngasih kado ini di April 2026 kemarin,” kata Bebby Choi, sapaan akrabnya.
Suami Bebby tak memberikan motor Fazzio kepada istrinya secara cuma-cuma. Selain memilih warna pink sesuai dengan kesukaan Bebby, dia memodifikasi sendiri motor tersebut. Salah satunya dengan melukis wajah Bebby seperti anime di tubuh samping kiri motornya.
“Tapi kalau untuk bagian tersulit, kata suami, justru ada di custom lampu depan dan custom knalpot. Basic knalpot Fazzio punyaku ini pakai knalpot XMAX agar bisa terpasang rapi di Yamaha Fazzio. Dan yang memang bikin mahal itu ada di bagian karbonnya,” jelas Bebby.

Dengan graphic design yang ikonik serta sangat jarang digunakan oleh para modifikator Fazzio lainnya, tak pelak motor Fazzio pink milik Bebby pun berhasil meraih penghargaan kategori racing look dalam acara Classy Modifest Jogja 2026.
Fazzio: Teman hidup dan simbol cinta
Selain racing look, terdapat juga kategori lain seperti best of the best, daily tipis-tipis, retro vibes, outstanding concept, proper decal, proper painting, dan outfit check. Meski Alya Hasna tak mendapat penghargaan dari seluruh kategori, dia mengaku senang dan puas.
Selain bisa menambah pengalaman dan relasi baru, Alya bisa berdiskusi dengan 52 peserta lainnya di acara Classy Modifest Jogja yang bekerja sama dengan Land of Leisures 2026.
“Ternyata banyak banget yang modifikasinya lucu-lucu, jadi memotivasi aku untuk lebih tahu lagi cara merawat motor Fazzio. Nggak cuman memakainya dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Alya yang baru kali ini mengikuti acara tersebut.
Bagi Alya maupun Bebby, motor Fazzio merupakan simbol kasih sayang dari orang-orang terdekat mereka sekaligus ekspresi diri tanpa batas bagi pemiliknya. Sebagai bentuk penghargaan, mereka tidak hanya mendandani fisik motornya, tetapi juga merayakan kehadiran orang-orang yang peduli di sekitar mereka.
Penulis: Aisyah Amira Wakang
Editor: Muchammad Aly Reza
BACA JUGA: Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan














